• Latest
KPP Banjarmasin Bagi Uang Rp 1,5 Miliar, KPK Tetapkan Tiga Tersangka

KPP Banjarmasin Bagi Uang Rp 1,5 Miliar, KPK Tetapkan Tiga Tersangka

Februari 5, 2026
Amir Syarifuddin: Tokoh yang Terlalu Rumit untuk Sejarah Indonesia?

Amir Syarifuddin: Tokoh yang Terlalu Rumit untuk Sejarah Indonesia?

Mei 13, 2026
Pancasila atau Sekadar Hafalan? Ketika Tempat Tinggal Masih Membatasi Identitas

Pancasila, Toleransi, dan Tulisan “Kos Muslimah” yang Jarang Dipertanyakan

Mei 13, 2026
Rupiah Melemah, Harga Naik: Masih Yakin Ekonomi Baik-Baik Saja?

Rupiah Melemah, Harga Naik: Masih Yakin Ekonomi Baik-Baik Saja?

Mei 13, 2026
Sekolah Rakyat dan Mimpi Anak Miskin: Pendidikan Putus Rantai Kemiskinan?

Sekolah Rakyat dan Mimpi Anak Miskin: Pendidikan Putus Rantai Kemiskinan?

Mei 13, 2026
LCC 4 Pilar atau Lomba Artikulasi? Ketika Pengetahuan Kalah oleh Teknis

LCC 4 Pilar atau Lomba Artikulasi? Ketika Pengetahuan Kalah oleh Teknis

Mei 13, 2026
Berani Speak Up di Depan Juri: Sikap Kritis atau Tanda Mental Anak Makin Sehat?

Berani Speak Up di Depan Juri: Sikap Kritis atau Tanda Mental Anak Makin Sehat?

Mei 13, 2026
Perempuan Modern, Burnout, dan Semangkuk Seblak Pedas

Seblak Pedas, Burnout, dan Perempuan Modern

Mei 12, 2026
Profil Dandhy Laksono: Jurnalis yang Memilih Bertanya Saat Banyak Orang Diam

Profil Dandhy Laksono: Jurnalis yang Memilih Bertanya Saat Banyak Orang Diam

Mei 12, 2026
Sekolah Rakyat di Kupang: Jalan Baru Anak Miskin Keluar dari Batas Pendidikan?

Sekolah Rakyat di Kupang: Jalan Baru Anak Miskin Keluar dari Batas Pendidikan?

Mei 12, 2026
MBG Bisa Ditolak, Prabowo Persilakan Anak Orang Kaya Mundur

MBG Bisa Ditolak, Prabowo Persilakan Anak Orang Kaya Mundur

Mei 12, 2026
Hustle Culture Gen Z: Agar Sukses atau Terlihat Sukses?

Hustle Culture Gen Z: Agar Sukses atau Terlihat Sukses?

Mei 12, 2026
Katanya Reformasi Polri Total, Tapi Kenapa Praktik Lama Belum Benar-Benar Hilang?

Katanya Reformasi Polri Total, Tapi Kenapa Praktik Lama Belum Benar-Benar Hilang?

Mei 12, 2026
Rabu, Mei 13, 2026
No Result
View All Result
Bicara Tabu, Itu Tabooo!
  • Tabooo
  • Reality
  • Taboooverse
  • Figures
  • Global
  • Nasional
  • Regional
  • Deep
  • Edge
  • Check
  • Culture
  • Life
  • Talk
  • Vibes
  • Book Club
  • Madilog Series
  • Tabooo
  • Reality
  • Taboooverse
  • Figures
No Result
View All Result
Bicara Tabu, Itu Tabooo!
No Result
View All Result

KPP Banjarmasin Bagi Uang Rp 1,5 Miliar, KPK Tetapkan Tiga Tersangka

by dimas
Februari 5, 2026
in Nasional, Reality
A A
Home Reality Nasional
Share on FacebookShare on Twitter

Tabooo.id: Nasional – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengungkap praktik suap restitusi pajak di KPP Madya Banjarmasin yang melibatkan Kepala KPP Mulyono, auditor Dian Jaya Demega, dan Manajer Keuangan PT Buana Karya Bhakti, Venasius Jenarus Genggor. Ketiganya membagi “uang apresiasi” senilai Rp 1,5 miliar setelah pemerintah menyetujui restitusi pajak PT BKB sebesar Rp 48,3 miliar.

Pelaksana Tugas Deputi Penindakan KPK, Asep Guntur Rahayu, menjelaskan bahwa para pihak sepakat membagi uang itu dan mencairkannya melalui invoice fiktif.

“Setelah restitusi masuk rekening PT BKB pada 22 Januari 2026, Dian Jaya langsung menghubungi staf Venasius untuk meminta bagiannya,” ujar Asep dalam konferensi pers di Gedung Merah Putih, Jakarta, Kamis (5/2/2026).

Pembagian Uang di Restoran dan Parkiran Hotel

Venasius menemui Mulyono di restoran untuk membahas jatah uang. Mereka sepakat Mulyono menerima Rp 800 juta, Dian Jaya Rp 200 juta, dan Venasius menyimpan Rp 500 juta untuk dirinya sendiri. Venasius menyerahkan Rp 200 juta kepada Dian Jaya, tetapi memotong 10 persen sehingga auditor itu menerima Rp 180 juta dan langsung menggunakannya untuk keperluan pribadi.

Selanjutnya, Venasius menyerahkan Rp 800 juta kepada Mulyono di parkiran hotel. Mulyono membawa uang itu dan menitipkannya kepada orang kepercayaannya di salah satu waralaba miliknya. Ia menggunakan Rp 300 juta untuk DP rumah, sedangkan sisa Rp 500 juta tetap disimpan oleh orang kepercayaannya.

Ini Belum Selesai

Sekolah Rakyat di Kupang: Jalan Baru Anak Miskin Keluar dari Batas Pendidikan?

MBG Bisa Ditolak, Prabowo Persilakan Anak Orang Kaya Mundur

Dampak bagi Sistem Pajak dan Publik

Kasus ini membuka praktik korupsi yang merugikan negara dan menurunkan kepercayaan publik terhadap sistem perpajakan. Lemahnya pengawasan internal memungkinkan pejabat memanfaatkan kewenangan untuk keuntungan pribadi.

KPK langsung menetapkan Mulyono, Dian Jaya, dan Venasius sebagai tersangka. Ketiganya ditahan di Rutan Cabang Gedung Merah Putih KPK selama 20 hari, mulai 5-24 Februari 2026. Mulyono dan Dian Jaya dijerat Pasal 12 a dan 12 b UU Nomor 31 Tahun 1999 serta Pasal 606 ayat (2) UU Nomor 1 Tahun 2026, sedangkan Venasius menghadapi Pasal 605 dan Pasal 606 ayat (1) UU Nomor 1 Tahun 2026.

Ilustrasi Praktik Korupsi

Asep menambahkan, modus suap ini melibatkan pencairan dana restitusi melalui dokumen palsu, negosiasi tatap muka, dan pembagian tunai secara diam-diam.

“Negara kehilangan kontrol ketika pejabat pajak memutarbalik aturan demi keuntungan pribadi,” ujarnya.

Transaksi uang besar di restoran dan parkiran hotel menunjukkan bagaimana sistem yang seharusnya melayani masyarakat justru dimanfaatkan segelintir orang. Dari Rp 1,5 miliar, sebagian langsung masuk kantong pejabat, sementara sebagian lain tetap di tangan pemberi suap.

Refleksi Tabooo

Kasus ini menegaskan satu hal korupsi sering terjadi di balik data resmi yang tampak rapi. Negara menyiapkan restitusi untuk perusahaan, tetapi pejabat membalik aturan untuk meraup keuntungan sendiri.

Publik menanggung dampak langsung dan tidak langsung. Selain kerugian negara, citra birokrasi publik jatuh sehingga menimbulkan skeptisisme terhadap sistem pajak. Bahkan Wajib Pajak patuh menghadapi ketidakpastian dan rasa takut.

Secara ekonomi, praktik ini menimbulkan biaya tambahan potensi pajak hilang dan kepercayaan masyarakat menurun. Suap pajak bukan hanya urusan pejabat dan perusahaan, tetapi soal bagaimana setiap rupiah yang seharusnya untuk pembangunan bisa berakhir di kantong pribadi.

Dan pertanyaannya tetap menggantung berapa banyak “uang apresiasi” lain yang belum terungkap, sementara masyarakat menanggung akibatnya? @dimas

Tags: BanjarmasinEkonomi IndonesiaIntegritasInvestigasiKorupsi di IndonesiaKPKpajakSosial & Publiksuaptransparansi

Kamu Melewatkan Ini

Rupiah Melemah, Harga Naik: Masih Yakin Ekonomi Baik-Baik Saja?

Rupiah Melemah, Harga Naik: Masih Yakin Ekonomi Baik-Baik Saja?

by dimas
Mei 13, 2026

Rupiah menyentuh rekor pelemahan baru saat harga kebutuhan pokok terus naik. Di tengah klaim ekonomi tumbuh, publik mulai mempertanyakan realita...

Rupiah Anjlok ke Rp 17.500 per Dolar AS, Investor Mulai Kehilangan Kepercayaan

Rupiah Anjlok ke Rp 17.500 per Dolar AS, Investor Mulai Kehilangan Kepercayaan

by dimas
Mei 12, 2026

Rupiah anjlok menyentuh angka Rp 17.500 per dolar AS. Tekanan global dan turunnya kepercayaan investor disebut jadi penyebab utama. Di...

Ketika Pembangunan Terlihat Megah, Tapi Rakyat Tetap Gelisah

Ketika Pembangunan Terlihat Megah, Tapi Rakyat Tetap Gelisah

by dimas
Mei 11, 2026

Pembangunan tampak megah lewat angka pertumbuhan, gedung tinggi, dan proyek infrastruktur besar yang terus dipamerkan. Namun bagi banyak orang, kemajuan...

Next Post
Albanese ke Jakarta, Hubungan RI-Australia Diuji di Tengah Geopolitik Kawasan

Albanese ke Jakarta, Hubungan RI-Australia Diuji di Tengah Geopolitik Kawasan

Pilihan Tabooo

Saat Kehilangan Jadi Awal Perjalanan Baru

Peristiwa Yesus Naik Ke Surga: Saat Kehilangan Jadi Awal Perjalanan Baru

Mei 10, 2026

Realita Hari Ini

MPR RI Nonaktifkan Juri dan MC LCC Kalbar Usai Polemik Jawaban DPD Viral

MPR RI Nonaktifkan Juri dan MC LCC Kalbar Usai Polemik Jawaban DPD Viral

Mei 12, 2026

Rupiah Anjlok ke Rp 17.500 per Dolar AS, Investor Mulai Kehilangan Kepercayaan

Mei 12, 2026

Kuota Tanpa Batas? Nyaman Buat Kamu, Tapi Jaringan Bisa Kewalahan

Mei 8, 2026

Sekolah Rakyat di Kupang: Jalan Baru Anak Miskin Keluar dari Batas Pendidikan?

Mei 12, 2026
Bicara Tabu, Itu Tabooo!

© 2026 Tabooo.id

Explore Tabooo

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy

Stay in the Loop

No Result
View All Result
  • Tabooo.id
  • Reality
  • Taboooverse
    • Deep
    • Edge
    • Check
    • Talk
    • Life
    • Vibes
    • Culture
  • Figures

© 2026 Tabooo.id