Selasa, Juli 28, 2026
No Result
View All Result
Bicara Tabu, Itu Tabooo!
  • Tabooo
  • Reality
  • Taboooverse
  • Pattern
  • Figures
  • Global
  • Nasional
  • Regional
  • Deep
  • Edge
  • Check
  • Culture
  • Life
  • Talk
  • Vibes
  • Book Club
  • Madilog Series
  • Tabooo
  • Reality
  • Taboooverse
  • Pattern
  • Figures
No Result
View All Result
Bicara Tabu, Itu Tabooo!
No Result
View All Result

KPK Amankan Barang Bukti Rp 1 Miliar Dalam OTT KPP Madya Banjarmasin

by dimas
Februari 4, 2026
in Nasional, Reality
A A
Home Reality Nasional
Share on FacebookShare on Twitter

Tabooo.id: Nasional – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali menohok sektor pajak. Melalui Operasi Tangkap Tangan (OTT) di Kantor Pelayanan Pajak (KPP) Madya Banjarmasin, Kalimantan Selatan, KPK menyita uang tunai lebih dari Rp 1 miliar.

Juru Bicara KPK Budi Prasetyo menyebut tim penyidik menemukan uang tersebut saat mengamankan sejumlah pihak Rabu (4/2/2026).

“Terkait barang bukti, tim mengamankan uang tunai sekitar Rp 1 miliar lebih,” ujar Budi di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta.

Nilai sitaan yang besar menguatkan dugaan bahwa praktik korupsi ini berjalan sistematis dan melibatkan lebih dari satu pihak.

Kepala KPP Madya Banjarmasin Ditangkap

Dalam operasi tersebut, KPK menangkap Kepala KPP Madya Banjarmasin, Mulyono Purwo Wijoyo. Penyidik juga mengamankan satu ASN dan satu pihak swasta.

Ini Belum Selesai

Nelayan Kecil Kehilangan Solar, Kapal Besar Dapat BBM Murah

Kekeringan Ekstrem di Gunungkidul, Warga Jual Ternak Demi Air

“KPK mengamankan tiga orang. Salah satunya Kepala KPP Madya Banjarmasin, satu ASN, dan satu pihak swasta,” tambahnya.

Penyidik kini membawa ketiganya menuju Jakarta untuk menjalani pemeriksaan di Gedung Merah Putih KPK.

Dugaan Suap Restitusi Pajak

Wakil Ketua KPK Fitroh Rohcahyanto menyatakan OTT di Kalimantan Selatan berkaitan dengan dugaan korupsi dalam proses restitusi pajak di KPP Banjarmasin.

“Restitusi pajak. Ya, di KPP Banjarmasin,” ujar Fitroh melalui pesan singkat.

Restitusi pajak seharusnya menjadi mekanisme pengembalian kelebihan pembayaran pajak kepada wajib pajak. Namun, dugaan praktik suap mengubah skema ini menjadi ladang transaksi.

Jika dugaan tersebut terbukti, negara berisiko kehilangan penerimaan, sementara pihak tertentu meraup keuntungan pribadi.

KPK Dalami Peran Para Pihak

KPK masih mendalami konstruksi perkara, termasuk peran masing-masing pihak dan alur transaksi.

“Masih pendalaman,” tambahnya.

Sesuai hukum acara, KPK memiliki waktu 1×24 jam untuk menentukan status hukum pihak-pihak yang ditangkap, termasuk penetapan tersangka.

Dampaknya Menyentuh Publik

Kasus ini tidak berhenti di lingkup kantor pajak.

Setiap rupiah pajak yang bocor menggerus kemampuan negara membiayai layanan publik, mulai dari pendidikan, kesehatan, infrastruktur, hingga bantuan sosial.

Wajib pajak yang patuh juga menanggung dampak karena harus berhadapan dengan sistem yang tidak adil.

OTT ini kembali menegaskan ironi lama institusi yang bertugas mengumpulkan uang rakyat justru terseret dugaan korupsi. Tinggal kita lihat, apakah kasus ini benar-benar mendorong pembenahan, atau sekadar menambah daftar panjang penindakan tanpa perubahan mendasar. @dimas

Tags: BanjarmasinBirokrasiKeadilanKepercayaanKorupsi di IndonesiaKPKKriminal & HukumottpajakrakyatReformasi

Kamu Melewatkan Ini

Negara Hukum atau Massa? Pencuri Ayam dan Matinya Keadilan

Negara Hukum atau Massa? Pencuri Ayam dan Matinya Keadilan

by dimas
Juli 27, 2026

Tragedi tewasnya terduga pencuri ayam di Bali membuka perdebatan tentang negara hukum, praktik main hakim sendiri, dan krisis kepercayaan publik...

Tak Dipakaikan Rompi, Febrie Resmi Jadi Tersangka

Tak Dipakaikan Rompi, Febrie Resmi Jadi Tersangka

by dimas
Juli 26, 2026

Febrie Adriansyah resmi ditetapkan sebagai tersangka dugaan TPPU. Penahanan tanpa rompi merah memicu sorotan publik terhadap konsistensi penegakan hukum. Tabooo.id...

Pajak Dijaga Aparat: Membangun Kepatuhan atau Ketakutan?

Pajak Dijaga Aparat: Membangun Kepatuhan atau Ketakutan?

by dimas
Juli 22, 2026

Pajak Dijaga Aparat, apakah membangun kepatuhan atau ketakutan? Keterlibatan aparat dalam pengawasan perpajakan memunculkan perdebatan tentang batas peran negara, kepercayaan...

Next Post
Usai di Tegur Prabowo, Kemenpar Siapkan Operasi Bersih Pantai Bali

Usai di Tegur Prabowo, Kemenpar Siapkan Operasi Bersih Pantai Bali

Madilog Series

Logika: Senjata Sederhana Agar Tidak Mudah Ditipu – Madilog Series #3.4

Logika: Senjata Sederhana Agar Tidak Mudah Ditipu – Madilog Series #3.4

Juli 7, 2026
Logika: Hoaks, Algoritma, dan Ilusi Kebenaran – Madilog Series #3.3

Logika: Hoaks, Algoritma, dan Ilusi Kebenaran – Madilog Series #3.3

Juni 18, 2026
Logika: Kenapa Orang Pintar Bisa Tetap Bodoh? – Madilog Series #3.2

Logika: Kenapa Orang Pintar Bisa Tetap Bodoh? – Madilog Series #3.2

Juni 7, 2026

Marx Series

Working-Day: Kenapa Jam Kerja Selalu Jadi Medan Perang?

Working-Day: Kenapa Jam Kerja Selalu Jadi Medan Perang?

Juli 16, 2026

Ketika Marx Membongkar Rahasia Profit – Marx Series #1.5

Juni 20, 2026

Labour Power: Cara Kapital Membeli Waktu dan Tenagamu – Marx Series #1.4

Juni 2, 2026

Uang Menjadi Kapital: Ketika Uang Berubah Jadi Mesin Penghisap – Marx Series #1.3

Mei 29, 2026
Bicara Tabu, Itu Tabooo!

© 2026 Tabooo.id

Explore Tabooo

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy

Stay in the Loop

No Result
View All Result
  • Tabooo.id
  • Reality
  • Taboooverse
    • Deep
    • Edge
    • Check
    • Talk
    • Life
    • Vibes
    • Culture
  • Pattern
  • Figures

© 2026 Tabooo.id