Jumat, Mei 15, 2026
No Result
View All Result
Bicara Tabu, Itu Tabooo!
  • Tabooo
  • Reality
  • Taboooverse
  • Figures
  • Global
  • Nasional
  • Regional
  • Deep
  • Edge
  • Check
  • Culture
  • Life
  • Talk
  • Vibes
  • Book Club
  • Madilog Series
  • Tabooo
  • Reality
  • Taboooverse
  • Figures
No Result
View All Result
Bicara Tabu, Itu Tabooo!
No Result
View All Result

Dua OTT KPK dalam Sehari, Pajak Disasar di Banjarmasin, Jakarta Masih Gelap

by yudi
Februari 4, 2026
in Regional
A A
Home Reality Regional
Share on FacebookShare on Twitter

Tabooo.id: Regional – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali menunjukkan taringnya. Rabu (4/2/2026), lembaga antirasuah itu menggelar dua operasi tangkap tangan (OTT) sekaligus di dua wilayah berbeda: Banjarmasin, Kalimantan Selatan, dan Jakarta.

Wakil Ketua KPK Fitroh Rochayanto memastikan dua operasi tersebut berjalan paralel namun tidak saling terkait.
“Jadi hari ini ada dua OTT, satu di Banjarmasin dan yang kedua di Jakarta. Beda kasus,” ujar Fitroh singkat kepada wartawan.

Restitusi Pajak Jadi Sasaran di Banjarmasin

OTT di Banjarmasin diketahui menyasar Kantor Pelayanan Pajak (KPP) Banjarmasin. Kasus ini berkaitan dengan dugaan korupsi dalam proses restitusi pajak skema pengembalian pajak yang seharusnya membantu wajib pajak, tapi justru diduga jadi ladang transaksi gelap.

Jika dugaan ini terbukti, yang diuntungkan jelas segelintir oknum dan pihak tertentu yang bisa “mempercepat” atau “memperbesar” restitusi.
Sebaliknya, yang dirugikan adalah negara dan masyarakat luas karena setiap rupiah yang bocor dari pajak berarti berkurangnya dana untuk layanan publik.

OTT Jakarta Masih Gelap, Publik Diminta Menunggu

Berbeda dengan Banjarmasin, OTT di Jakarta masih diselimuti tanda tanya. KPK belum mengungkap lokasi penangkapan, siapa saja yang diamankan, maupun konstruksi perkaranya.

Ini Belum Selesai

Jurnalis Kalteng Diteror Usai Ajakan Nobar “Pesta Babi”, Diancam Disiram Air Keras

“Sepatu Kekecilan” dan Tragedi Siswa SMK Samarinda yang Mengguncang Publik

KPK berdalih, proses pendalaman masih berlangsung. Sesuai hukum acara, lembaga ini punya waktu 1×24 jam untuk menentukan status hukum pihak-pihak yang ditangkap, termasuk penetapan tersangka.

Sinyal Tegas atau Rutinitas Lama?

Dua OTT dalam satu hari tentu jadi sinyal keras bahwa praktik korupsi belum kehabisan ruang, bahkan di sektor yang seharusnya paling tertib: pajak. Di satu sisi, KPK diuntungkan karena kembali menunjukkan eksistensinya. Di sisi lain, birokrasi dan aparatur negara kembali tercoreng, sementara publik dipaksa bersikap sabar menunggu kejelasan.

Pada akhirnya, masyarakat hanya bisa berharap OTT ini bukan sekadar statistik penindakan. Karena kalau korupsi terus ditangkap tapi tak pernah benar-benar jera, mungkin yang perlu direstitusi bukan pajak melainkan kepercayaan publik. @yudi

Tags: BanjarmasinJakartaKPKott

Kamu Melewatkan Ini

Benarkah Jakarta Sudah Bukan Ibu Kota Negara?

Benarkah Jakarta Sudah Bukan Ibu Kota Negara?

by dimas
Mei 13, 2026

Benarkah Jakarta sudah bukan ibu kota negara? Simak fakta status konstitusi IKN, Keppres pemindahan, dan polemik UU DKJ. Tabooo.id -...

Drama Madiun Belum Tuntas: Giliran Bagus Panuntun Diperiksa KPK

Drama Madiun Belum Tuntas: Giliran Bagus Panuntun Diperiksa KPK

by Tabooo
Mei 11, 2026

Bagus Panuntun diperiksa KPK sebagai saksi dalam kasus dugaan pemerasan yang menyeret Wali Kota Madiun nonaktif, Maidi. Dari luar, ini...

Konsep Otomatis

Pemerintah Madiun dalam Sorotan KPK: Ketika Sistem Terlalu Lama Dibiarkan

by jeje
Mei 11, 2026

Di Kota Madiun, cerita itu seperti membuka bab baru dari buku lama. Sebab, kasus yang kini menyeret sejumlah nama di...

Next Post
Arief Hidayat Pamit, Adies Kadir Segera Duduk di Kursi Hakim MK

Arief Hidayat Pamit, Adies Kadir Segera Duduk di Kursi Hakim MK

Pilihan Tabooo

Saat Kehilangan Jadi Awal Perjalanan Baru

Peristiwa Yesus Naik Ke Surga: Saat Kehilangan Jadi Awal Perjalanan Baru

Mei 10, 2026

Realita Hari Ini

Sepatu Kekecilan Itu Membunuh? Tragedi Siswa SMK Samarinda Bikin Publik Tersentak

“Sepatu Kekecilan” dan Tragedi Siswa SMK Samarinda yang Mengguncang Publik

Mei 15, 2026

Judol Memburu Anak-anak: 80 Ribu Bocah di Bawah 10 Tahun Terpapar

Mei 15, 2026

Disekap dan Diperkosa: Ironi Mahasiswi Makassar Saat Mencari Pekerjaan

Mei 15, 2026

Pemerintah Tak Melarang Pesta Babi, Tapi Mengapa Nobar Mahasiswa Tetap Dihentikan?

Mei 14, 2026
Bicara Tabu, Itu Tabooo!

© 2026 Tabooo.id

Explore Tabooo

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy

Stay in the Loop

No Result
View All Result
  • Tabooo.id
  • Reality
  • Taboooverse
    • Deep
    • Edge
    • Check
    • Talk
    • Life
    • Vibes
    • Culture
  • Figures

© 2026 Tabooo.id