Rabu, September 16, 2026
No Result
View All Result
Bicara Tabu, Itu Tabooo!
  • Tabooo
  • Reality
  • Taboooverse
  • Pattern
  • Figures
  • Global
  • Nasional
  • Regional
  • Deep
  • Edge
  • Check
  • Culture
  • Life
  • Talk
  • Vibes
  • Book Club
  • Madilog Series
  • Tabooo
  • Reality
  • Taboooverse
  • Pattern
  • Figures
No Result
View All Result
Bicara Tabu, Itu Tabooo!
No Result
View All Result

Bentrokan Menteng: Tujuh Tersangka, Satu Nyawa Melayang

by dimas
Juli 27, 2026
in Nasional, Reality
A A
Home Reality Nasional
Share on Facebook
Share on Twitter
Bentrokan maut di Menteng merenggut satu nyawa. Polisi menetapkan tujuh tersangka dan terus memburu pelaku lain yang diduga terlibat.

Tabooo.id: Jakarta – Pagi di Jalan Tambak, Menteng, Jakarta Pusat, berubah menjadi arena bentrokan yang menyisakan korban jiwa, gerobak pedagang yang hancur, dan pertanyaan lama yang terus menghantui mengapa konflik antarkelompok masih begitu mudah berubah menjadi kekerasan mematikan?

Polda Metro Jaya menetapkan tujuh orang sebagai tersangka dalam dua perkara yang muncul setelah bentrokan tersebut. Polisi menangani kasus perusakan gerobak milik pedagang dan perkara pengeroyokan yang menewaskan seorang warga.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol. Budi Hermanto mengatakan Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya menangani perkara perusakan, sedangkan Polres Metro Jakarta Pusat menyelidiki perkara pengeroyokan.

Penyidik menetapkan GNA, AJL, FAM, dan ELL sebagai tersangka dalam kasus perusakan gerobak makanan milik warga.

“Empat orang tersangka terhadap perusakan gerobak warga. Ini juga dari keterangan delapan saksi, termasuk petunjuk dari CCTV dan alat-alat bukti lainnya,” ujar Budi, Senin (27/7/2026).

Ini Belum Selesai

Warung Mi dan Babi Sukoharjo Dibakar, 12 Saksi Diperiksa Polisi

TPNPB Klaim Tembak Sopir di Wamena-Nduga: Jalur Publik Jadi Zona Ancaman

Dalam perkara lain, penyidik menetapkan SK, AS, dan OR sebagai tersangka atas dugaan pengeroyokan yang menyebabkan korban meninggal dunia.

“Untuk perkara pengeroyokan itu ada tiga SK, AS, dan OR,” kata Budi.

Polisi Pisahkan Penanganan Dua Kasus

Penyelidikan sementara menunjukkan dua kelompok berbeda melakukan dua tindak pidana yang berbeda.

Menurut Budi, empat tersangka perusakan berasal dari luar Matraman, sedangkan tiga tersangka pengeroyokan merupakan warga setempat.

Temuan itu menunjukkan bahwa bentrokan tidak hanya merenggut korban jiwa. Para pelaku juga merusak gerobak milik pedagang, sehingga pedagang kehilangan alat untuk mencari nafkah.

Bentrokan Berujung Korban Jiwa

Bentrokan pecah pada Minggu (26/7/2026) pagi setelah dua kelompok terlibat keributan di Jalan Tambak. Polisi segera menerima laporan warga dan mengerahkan personel, termasuk Brimob, untuk mengendalikan situasi.

Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Pusat AKBP Roby Heri Saputra menjelaskan, petugas membawa dua korban yang mengalami luka berat ke Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM) untuk mendapatkan perawatan.

Tim medis berupaya menyelamatkan kedua korban. Namun, salah satu korban akhirnya meninggal dunia akibat luka yang terlalu parah.

Selain menolong korban, polisi mengamankan delapan orang dari dua kelompok dan memeriksa mereka sebagai saksi untuk mengungkap rangkaian peristiwa secara utuh.

Kekerasan Jalanan Terus Memakan Korban

Kasus di Jalan Tambak memperlihatkan bahwa kekerasan massa hampir selalu meninggalkan dampak yang jauh lebih luas daripada sekadar benturan antarkelompok.

Seorang warga kehilangan nyawa. Seorang pedagang kehilangan sumber penghidupan setelah pelaku menghancurkan gerobaknya. Warga sekitar juga harus kembali menghadapi rasa takut akibat bentrokan yang berulang.

Kini polisi tidak hanya memburu pelaku lain, tetapi juga mengungkap motif bentrokan, melengkapi alat bukti, dan memastikan setiap pelaku mempertanggungjawabkan perbuatannya di hadapan hukum.

Peristiwa di Menteng kembali mengingatkan bahwa konflik sosial yang terus dibiarkan berkembang dapat berubah menjadi kekerasan mematikan. Ketika emosi mengalahkan akal sehat, masyarakat yang tidak terlibat dalam perselisihan justru sering menjadi pihak yang paling banyak menanggung kerugian. @dimas

Tags: Bentrokan Maut MentengJakartaKekerasan JalananPolda Metro Jaya

Kamu Melewatkan Ini

Kerusuhan Pejompongan Dibayar, Siapa yang Menggerakkan?

Kerusuhan Pejompongan Dibayar, Siapa yang Menggerakkan?

by dimas
September 15, 2026

Kerusuhan Pejompongan diduga melibatkan massa bayaran. Polisi mengungkap rantai uang dan mencari siapa yang menggerakkan massa. Tabooo.id - Kerusuhan tidak...

Tiga Pengeroyok Bambang Ditangkap, Benarkah Bukan Anggota Ormas?

Tiga Pengeroyok Bambang Ditangkap, Benarkah Bukan Anggota Ormas?

by dimas
September 12, 2026

Tiga pengeroyok Bambang Setiawan ditangkap polisi. Polda Metro Jaya menyatakan ketiganya tak terafiliasi ormas, tetapi benarkah demikian? Tabooo.id - Ada...

Kemhan Klarifikasi: 121 Pelajar Bela Negara, Bukan Komcad, Bukan Hukuman Demo, Lalu?

Kemhan Klarifikasi: 121 Pelajar Bela Negara, Bukan Komcad, Bukan Hukuman Demo, Lalu?

by teguh
September 11, 2026

Kementerian Pertahanan (Kemhan) Klarifikasi dan menegaskan program pembinaan Bela Negara bagi 121 pelajar bukan hukuman atas aksi demonstrasi 27/08/2026. Tabooo.id:...

Next Post
Universitas Republik Indonesia: Sekolah Negarawan atau Elite Baru?

Universitas Republik Indonesia: Sekolah Negarawan atau Elite Baru?

Madilog Series

Logika vs Emosi: Siapa yang Sebenarnya Mengendalikan Kamu? – Madilog Series #3.5

Logika vs Emosi: Siapa yang Sebenarnya Mengendalikan Kamu? – Madilog Series #3.5

Agustus 24, 2026
Logika: Senjata Sederhana Agar Tidak Mudah Ditipu – Madilog Series #3.4

Logika: Senjata Sederhana Agar Tidak Mudah Ditipu – Madilog Series #3.4

Juli 7, 2026
Logika: Hoaks, Algoritma, dan Ilusi Kebenaran – Madilog Series #3.3

Logika: Hoaks, Algoritma, dan Ilusi Kebenaran – Madilog Series #3.3

Juni 18, 2026

Marx Series

Mesin dan Industri Modern: Teknologi Membebaskan atau Membuat Pekerja Makin Mudah Diganti?

Mesin dan Industri Modern: Teknologi Membebaskan atau Membuat Pekerja Makin Mudah Diganti?

Agustus 25, 2026

Working-Day: Kenapa Jam Kerja Selalu Jadi Medan Perang?

Juli 16, 2026

Ketika Marx Membongkar Rahasia Profit – Marx Series #1.5

Juni 20, 2026

Labour Power: Cara Kapital Membeli Waktu dan Tenagamu – Marx Series #1.4

Juni 2, 2026
Bicara Tabu, Itu Tabooo!

© 2026 Tabooo.id

Explore Tabooo

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy

Stay in the Loop

No Result
View All Result
  • Tabooo.id
  • Reality
  • Taboooverse
    • Deep
    • Edge
    • Check
    • Talk
    • Life
    • Vibes
    • Culture
  • Pattern
  • Figures

© 2026 Tabooo.id