Senin, Oktober 19, 2026
No Result
View All Result
Bicara Tabu, Itu Tabooo!
  • Tabooo
  • Reality
  • Taboooverse
  • Pattern
  • Figures
  • Global
  • Nasional
  • Regional
  • Deep
  • Edge
  • Check
  • Culture
  • Life
  • Talk
  • Vibes
  • Book Club
  • Madilog Series
  • Tabooo
  • Reality
  • Taboooverse
  • Pattern
  • Figures
No Result
View All Result
Bicara Tabu, Itu Tabooo!
No Result
View All Result

Kajari Karo Dicopot, Tapi Apakah Ini Soal Jabatan atau Sistem yang Bermasalah?

by dimas
April 14, 2026
in Nasional, Reality
A A
Home Reality Nasional
Share on Facebook
Share on Twitter

Tabooo.id: Nasional – Mutasi pejabat di tubuh kejaksaan kembali terjadi dan kali ini menyentuh posisi strategis di Kabupaten Karo. Keputusan ini kembali mengingatkan publik bahwa jabatan di institusi hukum selalu bergerak, tidak pernah benar-benar diam.

Tapi pertanyaannya, apakah ini sekadar rotasi rutin, atau ada tekanan yang ikut mendorong dari belakang layar?

Jaksa Agung Copot Kajari Karo, Kursi Langsung Berganti

Jaksa Agung Sanitiar Burhanuddin mencopot Danke Rajagukguk dari jabatan Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Karo. Ia menandatangani keputusan itu dalam Surat Keputusan Jaksa Agung RI Nomor 488 Tahun 2026 tertanggal 13 April 2026.

Kepala Pusat Penerangan Hukum Kejaksaan Agung, Anang Supriatna, mengonfirmasi keputusan tersebut kepada publik. SK itu langsung menempatkan Edmond Novvery Purba sebagai Kajari Karo yang baru.

Hingga kini, Kejaksaan Agung belum mengumumkan posisi baru Danke Rajagukguk setelah pencopotan tersebut.

Ini Belum Selesai

BBM Belum Normal, ASN Jember WFH: Siapa Menjamin Layanan Publik Tetap Jalan?

Prabowo dan Guterres Bertemu di Hambalang, Apa Agenda Indonesia di Panggung Dunia?

Perombakan tidak berhenti di Karo. Jaksa Agung memindahkan Harli Siregar dari Kajati Sumatera Utara menjadi Inspektur III pada Jaksa Agung Muda Bidang Pengawasan. Pada saat yang sama, Jaksa Agung menunjuk Muhibuddin untuk menggantikan posisinya sebagai Kajati Sumut setelah sebelumnya menjabat Kajati Sumatera Barat.

Kejagung Sebut Rotasi sebagai Mekanisme Biasa

Anang Supriatna menjelaskan bahwa Kejaksaan Agung menjalankan mutasi sebagai bagian dari mekanisme kerja yang berjalan terus-menerus. Ia menegaskan bahwa institusi rutin melakukan promosi, mutasi, hingga demosi.

“Mutasi adalah hal yang lumrah dan terus dilakukan oleh kementerian atau lembaga. Di dalamnya ada promosi, mutasi, dan demosi,” kata Anang.

Ia juga menjelaskan bahwa Kejaksaan Agung memindahkan Danke ke jabatan fungsional melalui skema mutasi diagonal, bukan lagi pada posisi struktural.

Sinyal di Balik Rotasi Jabatan

Di permukaan, keputusan ini tampak seperti bagian dari rotasi rutin birokrasi. Namun jika ditarik lebih dalam, pola ini menunjukkan bahwa sistem sedang bergerak merespons tekanan yang muncul.

Sebelumnya, kasus dugaan korupsi yang menyeret nama videografer Amsal Christy Sitepu ikut menyeret sorotan ke lingkungan kejaksaan di Karo. Dari situ, pengawasan internal bergerak lebih jauh dan mulai melakukan evaluasi terhadap sejumlah posisi.

Rotasi pun terjadi setelah proses itu berjalan. Di titik ini, pergantian jabatan tidak lagi hanya soal administrasi, tetapi juga bagian dari upaya menjaga kendali dan citra institusi di mata publik.

Dampak yang Mengalir ke Publik

Bagi publik, setiap kasus hukum besar tidak hanya berhenti pada pelaku di luar sistem. Efeknya juga menjalar ke dalam struktur penegakan hukum itu sendiri.

Ketika pejabat berganti, arah penanganan perkara bisa ikut berubah. Kepercayaan publik ikut bergerak naik turun. Stabilitas hukum di tingkat lokal juga ikut merasakan dampaknya.

Dalam banyak kasus, masyarakat justru menjadi pihak yang paling lama menanggung efek dari perubahan di level atas.

Birokrasi Hukum di Tengah Tekanan

Fenomena ini menunjukkan bahwa birokrasi hukum tidak pernah berdiri dalam ruang kosong. Ia selalu bergerak di tengah tekanan publik, sorotan kasus, dan pengawasan internal yang terus berjalan.

Di sisi lain, publik perlu terus mengajukan pertanyaan yang sama: apakah rotasi seperti ini benar-benar menyelesaikan masalah, atau hanya meredam gejolak sesaat?

Jika pola yang sama terus berulang, maka yang berubah mungkin hanya nama dan jabatan, bukan sistem yang menggerakkannya.

Yang Berganti Jabatan, yang Tersisa Pertanyaan

Pada akhirnya, publik hanya melihat hasil akhirnya: pejabat dicopot, posisi bergeser, dan struktur kembali tersusun ulang.

Namun satu pertanyaan tetap tertinggal: apakah ini benar-benar perubahan arah, atau sekadar siklus yang terus berulang dengan wajah yang berbeda? @dimas

Tags: KejagungKejaksaan AgungKriminal & HukumNasionalPejabatSumatera Utara

Kamu Melewatkan Ini

Pengadaan Motor MBG Bermasalah, Pengawasan Negara Diuji

Pengadaan Motor MBG Bermasalah, Pengawasan Negara Diuji

by teguh
Oktober 10, 2026

Ribuan kendaraan listrik dalam pengadaan motor MBG untuk Badan Gizi Nasional menghadapi persoalan baterai, pelat nomor, dan pencatatan aset. Kerugian...

Korupsi Motor MBG: Negara Rugi Rp863,85 Miliar, Ribuan Kendaraan Bermasalah

Korupsi Motor MBG: Negara Rugi Rp863,85 Miliar, Ribuan Kendaraan Bermasalah

by teguh
Oktober 10, 2026

Kejaksaan Agung mencatat kerugian negara dalam dugaan korupsi motor MBG untuk pengadaan 19.269 motor listrik untuk Badan Gizi Nasional. Lima...

Tumpukan Uang Rp13,2 Triliun di Kejagung: Dari Mana Asalnya?

Tumpukan Uang Rp13,2 Triliun di Kejagung: Dari Mana Asalnya?

by dimas
Oktober 6, 2026

Tumpukan Rp13,2 triliun di Kejagung berasal dari denda administratif, PNBP dan pajak. Penyerahan ini juga mencakup 259.230 hektare kawasan hutan....

Next Post
Garuda Muda Mengamuk: 4 Gol Tanpa Balas, Sinyal Serius di Piala AFF U17 2026

Garuda Muda Mengamuk: 4 Gol Tanpa Balas, Sinyal Serius di Piala AFF U17 2026

Madilog Series

Logika vs Emosi: Siapa yang Sebenarnya Mengendalikan Kamu? – Madilog Series #3.5

Logika vs Emosi: Siapa yang Sebenarnya Mengendalikan Kamu? – Madilog Series #3.5

Agustus 24, 2026
Logika: Senjata Sederhana Agar Tidak Mudah Ditipu – Madilog Series #3.4

Logika: Senjata Sederhana Agar Tidak Mudah Ditipu – Madilog Series #3.4

Juli 7, 2026
Logika: Hoaks, Algoritma, dan Ilusi Kebenaran – Madilog Series #3.3

Logika: Hoaks, Algoritma, dan Ilusi Kebenaran – Madilog Series #3.3

Juni 18, 2026

Marx Series

Mesin dan Industri Modern: Teknologi Membebaskan atau Membuat Pekerja Makin Mudah Diganti?

Mesin dan Industri Modern: Teknologi Membebaskan atau Membuat Pekerja Makin Mudah Diganti?

Agustus 25, 2026

Working-Day: Kenapa Jam Kerja Selalu Jadi Medan Perang?

Juli 16, 2026

Ketika Marx Membongkar Rahasia Profit – Marx Series #1.5

Juni 20, 2026

Labour Power: Cara Kapital Membeli Waktu dan Tenagamu – Marx Series #1.4

Juni 2, 2026
Bicara Tabu, Itu Tabooo!

© 2026 Tabooo.id

Explore Tabooo

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy

Stay in the Loop

No Result
View All Result
  • Tabooo.id
  • Reality
  • Taboooverse
    • Deep
    • Edge
    • Check
    • Talk
    • Life
    • Vibes
    • Culture
  • Pattern
  • Figures

© 2026 Tabooo.id