Rabu, Juni 24, 2026
No Result
View All Result
Bicara Tabu, Itu Tabooo!
  • Tabooo
  • Reality
  • Taboooverse
  • Pattern
  • Figures
  • Global
  • Nasional
  • Regional
  • Deep
  • Edge
  • Check
  • Culture
  • Life
  • Talk
  • Vibes
  • Book Club
  • Madilog Series
  • Tabooo
  • Reality
  • Taboooverse
  • Pattern
  • Figures
No Result
View All Result
Bicara Tabu, Itu Tabooo!
No Result
View All Result

Rakernas PSI: Jokowi Tekankan Mesin Partai Harus Besar dan Hidup

by dimas
Februari 1, 2026
in Nasional, Reality
A A
Home Reality Nasional
Share on FacebookShare on Twitter

Tabooo.id: Nasional – Presiden ke-7 RI, Joko Widodo, menuntut Partai Solidaritas Indonesia (PSI) menyelesaikan struktur partai hingga tingkat paling bawah pada akhir 2026. Pernyataan ini ia sampaikan langsung dalam Rapat Kerja Nasional (Rakernas) PSI, pada Sabtu (31/1/2026).

“Target PSI ini besar, mesinnya harus besar,” ujar Jokowi tegas di hadapan pengurus pusat.

Ia menekankan, partai tidak boleh berhenti membangun struktur hanya sampai DPD atau tingkat kota. Struktur harus menyentuh desa, hingga RT/RW agar partai bisa merasakan denyut masyarakat secara nyata.

Mesin Besar untuk Target Besar

Jokowi menekankan dua hal yang harus diperkuat PSI jaringan digital dan jaringan fisik. Di ranah digital, PSI perlu memperkuat kehadiran di media sosial untuk menjangkau warganet. Sementara itu, jaringan fisik harus menyentuh masyarakat mulai kota, kecamatan, desa, hingga RT/RW.

“Sekali lagi, struktur harus hidup, bukan sekadar formalitas,” tegasnya.

Ini Belum Selesai

Prestasi Tinggi, Data Ter-hidden: Hak Anak Nyaris Tersingkir dari SMP Negeri

Dugaan Kekerasan Seksual di Padepokan Demak Terbongkar

Ia mengingatkan pengurus PSI bahwa kekuatan partai politik terletak pada struktur yang bekerja sampai ke akar rumput. Tanpa struktur yang aktif, target besar PSI tidak akan tercapai.

Dampak bagi Masyarakat dan Politik Lokal

Jika PSI berhasil memperkuat jaringan sampai tingkat RT, warga di desa-desa akan merasakan kehadiran partai lebih nyata, baik dalam bentuk program sosial maupun komunikasi politik langsung. Namun, tekanan untuk menyelesaikan struktur besar ini juga menghadirkan tantangan bagi pengurus lokal mereka harus bekerja lebih keras untuk menyeimbangkan agenda partai dan kebutuhan masyarakat.

Para pengurus PSI yang duduk di level RT/RW akan menjadi garda terdepan. Kinerja mereka akan menentukan apakah struktur partai benar-benar hidup, atau sekadar simbol politik di atas kertas.

Struktural Politik atau Drama Politik?

Rakernas PSI ini memperlihatkan ambisi besar Jokowi terhadap PSI. Ia ingin partai tampil tidak hanya sebagai peserta politik, tetapi sebagai kekuatan yang benar-benar terhubung dengan masyarakat.

Dan, sedikit sindiran reflektif di dunia politik, mesin besar memang diperlukan, tapi jangan sampai “mesin” itu hanya berasap di atas panggung sementara masyarakat menunggu di bawah tanpa terdengar suaranya. @dimas

Tags: jokowiMesinNasionalPartaiPolitik IndonesiaPSIRakernas

Kamu Melewatkan Ini

Memuliakan Kekuasaan atau Memuliakan Manusia?

Memuliakan Kekuasaan atau Memuliakan Manusia?

by dimas
Juni 21, 2026

Memuliakan kekuasaan atau memuliakan manusia? Ketika rakyat merasa terabaikan, kontrak sosial mulai retak, kepercayaan publik memudar, dan demokrasi kehilangan fondasi...

Perdebatan Berakhir di Sidang? Jokowi Siap Buktikan Ijazah Asli

Perdebatan Berakhir di Sidang? Jokowi Siap Buktikan Ijazah Asli

by dimas
Juni 21, 2026

Jokowi menegaskan siap hadir di persidangan dan membuktikan keaslian ijazahnya. Polemik kini memasuki tahap pembuktian di pengadilan. Tabooo.id: Surakarta -...

DPR dan Pemerintah Terlalu Dekat? Mahasiswa Soroti Fungsi Pengawasan yang Hilang

DPR dan Pemerintah Terlalu Dekat? Mahasiswa Soroti Fungsi Pengawasan yang Hilang

by teguh
Juni 20, 2026

Ribuan mahasiswa mendatangi Gedung DPR/MPR RI, Jakarta Pusat, Jumat (19/06/2026). Mereka membawa satu kegelisahan yang kini makin keras terdengar karena...

Next Post
PBNU Tegaskan Dukungan Indonesia Bergabung Board of Peace

PBNU Tegaskan Dukungan Indonesia Bergabung Board of Peace

Madilog Series

Logika: Hoaks, Algoritma, dan Ilusi Kebenaran – Madilog Series #3.3

Logika: Hoaks, Algoritma, dan Ilusi Kebenaran – Madilog Series #3.3

Juni 18, 2026
Logika: Kenapa Orang Pintar Bisa Tetap Bodoh? – Madilog Series #3.2

Logika: Kenapa Orang Pintar Bisa Tetap Bodoh? – Madilog Series #3.2

Juni 7, 2026
Logika: Senjata Pembebasan yang Jarang Dipakai – Madilog Series #3.1

Logika: Senjata Pembebasan yang Jarang Dipakai – Madilog Series #3.1

Juni 2, 2026

Marx Series

Ketika Marx Membongkar Rahasia Profit – Marx Series #1.5

Ketika Marx Membongkar Rahasia Profit – Marx Series #1.5

Juni 20, 2026

Labour Power: Cara Kapital Membeli Waktu dan Tenagamu – Marx Series #1.4

Juni 2, 2026

Uang Menjadi Kapital: Ketika Uang Berubah Jadi Mesin Penghisap – Marx Series #1.3

Mei 29, 2026

Fetisisme Komoditas: Saat Barang Terlihat Lebih Penting daripada Manusia – Marx Series #1.2

Mei 25, 2026
Bicara Tabu, Itu Tabooo!

© 2026 Tabooo.id

Explore Tabooo

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy

Stay in the Loop

No Result
View All Result
  • Tabooo.id
  • Reality
  • Taboooverse
    • Deep
    • Edge
    • Check
    • Talk
    • Life
    • Vibes
    • Culture
  • Pattern
  • Figures

© 2026 Tabooo.id