Senin, Oktober 19, 2026
No Result
View All Result
Bicara Tabu, Itu Tabooo!
  • Tabooo
  • Reality
  • Taboooverse
  • Pattern
  • Figures
  • Global
  • Nasional
  • Regional
  • Deep
  • Edge
  • Check
  • Culture
  • Life
  • Talk
  • Vibes
  • Book Club
  • Madilog Series
  • Tabooo
  • Reality
  • Taboooverse
  • Pattern
  • Figures
No Result
View All Result
Bicara Tabu, Itu Tabooo!
No Result
View All Result

Prestasi Tinggi, Data Ter-hidden: Hak Anak Nyaris Tersingkir dari SMP Negeri

by teguh
Juni 23, 2026
in Nasional, Reality
A A
Home Reality Nasional
Share on Facebook
Share on Twitter
Sistem SPMB Palembang sempat menghalangi seorang siswa berprestasi masuk SMP negeri. Sistem tidak menampilkan data pendaftaran siswa itu pada daftar sekolah pilihannya.

Tabooo.id: Siswa itu meraih nilai akademik tinggi sejak kelas 1 SD. Ia juga membawa prestasi sampai tingkat dunia. Namun, sistem seleksi tidak memasukkan namanya ke daftar calon murid SMP Negeri.

Wali Kota Palembang Ratu Dewa menyoroti persoalan tersebut. Ia meminta Dinas Pendidikan Kota Palembang mengaudit seluruh tahapan Sistem Penerimaan Murid Baru atau SPMB.

“Ada siswa dari kelas 1 sampai tamat SD nilainya bagus dan berprestasi hingga tingkat dunia, tetapi saat penerimaan SMP negeri tidak diterima,” kata Ratu Dewa, Senin, 22 Juni 2026.

Sistem Jangan Kalahkan Prestasi Anak

Ratu Dewa menegaskan kasus itu menyentuh hak pendidikan anak. Ia meminta Disdik Palembang membuka informasi seleksi dan menjelaskan setiap tahap kepada orang tua.

Warga juga melaporkan kendala pada jalur afirmasi dan domisili. Pemkot Palembang perlu mengaudit formulir pendaftaran, alur pemeriksaan data, hasil seleksi, serta masa sanggah di jalur masuk SMP Negeri.

Ini Belum Selesai

BBM Belum Normal, ASN Jember WFH: Siapa Menjamin Layanan Publik Tetap Jalan?

Prabowo dan Guterres Bertemu di Hambalang, Apa Agenda Indonesia di Panggung Dunia?

“Persoalan penerimaan murid baru tidak boleh dianggap sederhana karena menyangkut masa depan anak,” tegas Ratu Dewa.

Jalur prestasi memberi kesempatan bagi siswa yang mengumpulkan capaian akademik dan nonakademik. Ketika sistem tidak membaca data, sistem menghambat anak memakai jalur yang mengakui kerja kerasnya.

Dinas Pendidikan Lacak Data Pendaftaran

Kepala Dinas Pendidikan Kota Palembang M Affan Prapanca mengatakan Disdik membuka masa sanggah selama dua hari. Orang tua bisa memakai waktu itu untuk mengajukan keberatan atau melaporkan masalah pendaftaran.

Tim Disdik mengecek ulang sejumlah data pendaftar. Tim melihat beberapa data tidak muncul pada daftar sekolah pilihan, meski siswa sudah mengirim formulir.

“Ada beberapa data yang ter-hidden di sistem sehingga tidak muncul saat proses verifikasi. Setelah kami cek ulang, kami menemukan data siswa tersebut,” ujar Affan.

Tim Disdik lalu mengecek nilai dan dokumen prestasi siswa itu. Tim memastikan siswa itu memiliki skor tinggi serta memenuhi syarat jalur prestasi untuk masuk ke SMP Negeri.

“Kami cek kembali dan memang benar memiliki prestasi serta skor tinggi. Kami akan membenahi sistem dan memastikan siswa tersebut masuk melalui keterangan dari dinas,” kata Affan.

Laporan Uang Masuk Wajib Bawa Bukti

Ratu Dewa juga menerima laporan warga tentang dugaan permainan uang dalam penerimaan siswa baru. Ia meminta warga menyerahkan bukti agar Pemkot Palembang memproses laporan itu sesuai aturan.

“Saya juga menerima laporan dari masyarakat yang menyebut ada dugaan permainan uang untuk masuk sekolah. Jika ada bukti yang kuat, silakan laporkan langsung kepada saya dan akan kami tindak lanjuti sesuai aturan,” katanya.

Pemkot Palembang belum menyatakan dugaan itu benar. Pemerintah harus mengumpulkan bukti, memeriksa laporan, dan meminta klarifikasi dari pihak terkait.

Namun, sistem yang rumit sering memicu kecurigaan. Orang tua akan bertanya saat layar tidak menampilkan data anak, hasil seleksi tidak memberi alasan, atau petugas lambat menjawab.

Error Sistem Uji Tata Kelola Pendidikan

Kasus ini bukan sekadar gangguan data. Kasus ini menguji tata kelola pendidikan di Palembang.

Sistem digital harus membantu warga. Sistem tidak boleh memaksa orang tua mengejar kesalahan administrasi saat tenggat pendaftaran terus berjalan.

Pemkot Palembang perlu memasang notifikasi status pendaftaran, membuka hasil verifikasi, dan menyiapkan petugas respons cepat. Langkah itu menjaga peluang siswa memperoleh kursi sekolah.

Tim Dinas Pendidikan menemukan data siswa itu lalu memasukkan namanya ke daftar penerimaan SMP negeri. Namun, kasus ini memunculkan pertanyaan bagi keluarga lain yang mungkin menghadapi kendala serupa.

Prestasi anak tidak boleh kalah oleh layar yang gagal membaca data. Pemerintah harus membuka jalan saat sistem menutup akses pendidikan. Sistem boleh digital, tetapi keadilan tidak boleh ikut ter-hidden. @teguh

Tags: Disdik PalembangHak AnakJalur PrestasiPalembangPendidikanRatu DewaSMP NegeriSPMB 2026

Kamu Melewatkan Ini

Palembang Diselimuti Asap, Perlindungan Negara Dipertanyakan

Palembang Diselimuti Asap, Perlindungan Negara Dipertanyakan

by dimas
Oktober 16, 2026

Palembang mencatat ISPU mencapai 1.058 di tengah krisis kabut asap. Penegakan hukum dan perlindungan warga menjadi ujian serius bagi pemerintah...

Hari Anak Perempuan Internasional 2026: Mengapa Perkawinan Anak Belum Berakhir?

Hari Anak Perempuan Internasional 2026: Mengapa Perkawinan Anak Belum Berakhir?

by Waras
Oktober 16, 2026

Sebagian anak perempuan sibuk mengejar cita-cita, sementara yang lain menghadapi tekanan untuk menikah sebelum sempat menentukan masa depan. Ironisnya, meski...

Tiga Murid, Tiga Masa Depan, Sekolah Sepi: Terus Negara Hadir Sejauh Apa?

Tiga Murid, Tiga Masa Depan, Sekolah Sepi: Terus Negara Hadir Sejauh Apa?

by teguh
Oktober 5, 2026

Sekolah sepi bukan berarti hak pendidikan boleh ikut sepi. Di Mentarang Hulu, Kalimantan Utara, sebuah sekolah dasar hanya memiliki tiga...

Next Post
Kirab Pusaka PSHW-TM: Langkah Sunyi yang Menyatukan Persaudaraan

Kirab Pusaka PSHW-TM: Langkah Sunyi yang Menyatukan Persaudaraan

Madilog Series

Logika vs Emosi: Siapa yang Sebenarnya Mengendalikan Kamu? – Madilog Series #3.5

Logika vs Emosi: Siapa yang Sebenarnya Mengendalikan Kamu? – Madilog Series #3.5

Agustus 24, 2026
Logika: Senjata Sederhana Agar Tidak Mudah Ditipu – Madilog Series #3.4

Logika: Senjata Sederhana Agar Tidak Mudah Ditipu – Madilog Series #3.4

Juli 7, 2026
Logika: Hoaks, Algoritma, dan Ilusi Kebenaran – Madilog Series #3.3

Logika: Hoaks, Algoritma, dan Ilusi Kebenaran – Madilog Series #3.3

Juni 18, 2026

Marx Series

Mesin dan Industri Modern: Teknologi Membebaskan atau Membuat Pekerja Makin Mudah Diganti?

Mesin dan Industri Modern: Teknologi Membebaskan atau Membuat Pekerja Makin Mudah Diganti?

Agustus 25, 2026

Working-Day: Kenapa Jam Kerja Selalu Jadi Medan Perang?

Juli 16, 2026

Ketika Marx Membongkar Rahasia Profit – Marx Series #1.5

Juni 20, 2026

Labour Power: Cara Kapital Membeli Waktu dan Tenagamu – Marx Series #1.4

Juni 2, 2026
Bicara Tabu, Itu Tabooo!

© 2026 Tabooo.id

Explore Tabooo

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy

Stay in the Loop

No Result
View All Result
  • Tabooo.id
  • Reality
  • Taboooverse
    • Deep
    • Edge
    • Check
    • Talk
    • Life
    • Vibes
    • Culture
  • Pattern
  • Figures

© 2026 Tabooo.id