Minggu, Juni 28, 2026
No Result
View All Result
Bicara Tabu, Itu Tabooo!
  • Tabooo
  • Reality
  • Taboooverse
  • Pattern
  • Figures
  • Global
  • Nasional
  • Regional
  • Deep
  • Edge
  • Check
  • Culture
  • Life
  • Talk
  • Vibes
  • Book Club
  • Madilog Series
  • Tabooo
  • Reality
  • Taboooverse
  • Pattern
  • Figures
No Result
View All Result
Bicara Tabu, Itu Tabooo!
No Result
View All Result

PBNU Tegaskan Dukungan Indonesia Bergabung Board of Peace

by dimas
Februari 1, 2026
in Nasional, Reality
A A
Home Reality Nasional
Share on FacebookShare on Twitter

Tabooo.id: Nasional – Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU), Yahya Cholil Staquf atau Gus Yahya, menegaskan sikap organisasi yang dipimpinnya mendukung keputusan Indonesia bergabung dalam Board of Peace, platform internasional bentukan Presiden Amerika Serikat Donald Trump. Pernyataan ini ia sampaikan saat ditemui awak media di Istora Senayan, pada Sabtu (31/1/2026).

“Pandangan saya terkait dukungan Indonesia di Board of Peace didasarkan pada nilai-nilai Nahdlatul Ulama. Kita harus terus membantu Palestina,” ujar Gus Yahya.

Ia menegaskan, dukungan PBNU bukan sekadar formalitas, tetapi sebuah prinsip moral yang konsisten dengan visi kemanusiaan dan perdamaian.

Board of Peace sebagai Alternatif Internasional

Gus Yahya menyadari sebagian pihak mungkin menolak Board of Peace atau meragukan beberapa elemen di dalamnya. Namun, ia menekankan platform ini menjadi salah satu alternatif nyata untuk menghentikan kekerasan di Gaza dan melindungi warga sipil Palestina dari tindakan genosida.

“Saat ini belum ada platform lain yang mampu mengonsolidasikan upaya internasional untuk perdamaian Palestina. Maka, Indonesia tidak boleh diam. Kita harus ikut serta dalam inisiatif ini,” jelas Gus Yahya.

Ini Belum Selesai

Suran Agung PSHW ke-123: Madiun Mengawal Persaudaraan

TABOOO Corner Hadir di Winongo, Buka Ruang Membaca Realitas

Indonesia Resmi Bergabung, Komitmen Praktis dalam Perdamaian

Indonesia resmi bergabung dalam Board of Peace setelah Presiden Prabowo Subianto menandatangani piagam BOP di Davos, Swiss, Kamis (22/1/2026). Menteri Luar Negeri Sugiono menambahkan, Indonesia akan ikut berpartisipasi membayar iuran sukarela sebagai bagian dari komitmen praktisnya.

Langkah ini menegaskan konsistensi Indonesia dalam memperjuangkan kemerdekaan Palestina sekaligus memperkuat posisi diplomasi di forum internasional. Warga Palestina, terutama di Gaza, menjadi pihak yang paling terdampak secara langsung, sementara masyarakat Indonesia melihat keterlibatan negaranya dalam agenda global yang sensitif.

Moral Politik dan Sindiran Halus

Gus Yahya menekankan, dukungan PBNU bukan karena tekanan politik, melainkan panggilan kemanusiaan. Keputusan Indonesia untuk bergabung dalam Board of Peace mencerminkan keberanian negara dalam menegakkan prinsip kemerdekaan dan solidaritas internasional.

Dan sedikit refleksi di panggung politik internasional, kadang “memilih platform yang tidak populer” memang terlihat berisiko tapi setidaknya negara masih bisa mengklaim, ia mencoba menyeberang dari kata-kata menjadi tindakan nyata. @dimas

Tags: Board Of PeacediplomasiGus YahyaInternasionalNasionalNUPalestinapbnuPerdamaianPolitik IndonesiaSenayanSolidaritas

Kamu Melewatkan Ini

Prabowo Subianto Klaim Tahu Pembayar Demo, Publik Menunggu Bukti

Prabowo Subianto Klaim Tahu Pembayar Demo, Publik Menunggu Bukti

by teguh
Juni 25, 2026

Presiden Prabowo Subianto mengaku mengetahui pihak yang diduga membiayai sejumlah aksi demonstrasi. Ia menyampaikan klaim itu saat menghadiri Puncak Pekan...

Memuliakan Kekuasaan atau Memuliakan Manusia?

Memuliakan Kekuasaan atau Memuliakan Manusia?

by dimas
Juni 21, 2026

Memuliakan kekuasaan atau memuliakan manusia? Ketika rakyat merasa terabaikan, kontrak sosial mulai retak, kepercayaan publik memudar, dan demokrasi kehilangan fondasi...

DPR dan Pemerintah Terlalu Dekat? Mahasiswa Soroti Fungsi Pengawasan yang Hilang

DPR dan Pemerintah Terlalu Dekat? Mahasiswa Soroti Fungsi Pengawasan yang Hilang

by teguh
Juni 20, 2026

Ribuan mahasiswa mendatangi Gedung DPR/MPR RI, Jakarta Pusat, Jumat (19/06/2026). Mereka membawa satu kegelisahan yang kini makin keras terdengar karena...

Next Post
Timur Tengah Bergolak, AS Perkuat Pertahanan Israel dan Arab Saudi

Ketegangan Timur Tengah, AS Kirim Senjata ke Israel dan Arab Saudi

Madilog Series

Logika: Hoaks, Algoritma, dan Ilusi Kebenaran – Madilog Series #3.3

Logika: Hoaks, Algoritma, dan Ilusi Kebenaran – Madilog Series #3.3

Juni 18, 2026
Logika: Kenapa Orang Pintar Bisa Tetap Bodoh? – Madilog Series #3.2

Logika: Kenapa Orang Pintar Bisa Tetap Bodoh? – Madilog Series #3.2

Juni 7, 2026
Logika: Senjata Pembebasan yang Jarang Dipakai – Madilog Series #3.1

Logika: Senjata Pembebasan yang Jarang Dipakai – Madilog Series #3.1

Juni 2, 2026

Marx Series

Ketika Marx Membongkar Rahasia Profit – Marx Series #1.5

Ketika Marx Membongkar Rahasia Profit – Marx Series #1.5

Juni 20, 2026

Labour Power: Cara Kapital Membeli Waktu dan Tenagamu – Marx Series #1.4

Juni 2, 2026

Uang Menjadi Kapital: Ketika Uang Berubah Jadi Mesin Penghisap – Marx Series #1.3

Mei 29, 2026

Fetisisme Komoditas: Saat Barang Terlihat Lebih Penting daripada Manusia – Marx Series #1.2

Mei 25, 2026
Bicara Tabu, Itu Tabooo!

© 2026 Tabooo.id

Explore Tabooo

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy

Stay in the Loop

No Result
View All Result
  • Tabooo.id
  • Reality
  • Taboooverse
    • Deep
    • Edge
    • Check
    • Talk
    • Life
    • Vibes
    • Culture
  • Pattern
  • Figures

© 2026 Tabooo.id