Sabtu, Agustus 22, 2026
No Result
View All Result
Bicara Tabu, Itu Tabooo!
  • Tabooo
  • Reality
  • Taboooverse
  • Pattern
  • Figures
  • Global
  • Nasional
  • Regional
  • Deep
  • Edge
  • Check
  • Culture
  • Life
  • Talk
  • Vibes
  • Book Club
  • Madilog Series
  • Tabooo
  • Reality
  • Taboooverse
  • Pattern
  • Figures
No Result
View All Result
Bicara Tabu, Itu Tabooo!
No Result
View All Result

PBNU Tegaskan Dukungan Indonesia Bergabung Board of Peace

by dimas
Februari 1, 2026
in Nasional, Reality
A A
Home Reality Nasional
Share on Facebook
Share on Twitter

Tabooo.id: Nasional – Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU), Yahya Cholil Staquf atau Gus Yahya, menegaskan sikap organisasi yang dipimpinnya mendukung keputusan Indonesia bergabung dalam Board of Peace, platform internasional bentukan Presiden Amerika Serikat Donald Trump. Pernyataan ini ia sampaikan saat ditemui awak media di Istora Senayan, pada Sabtu (31/1/2026).

“Pandangan saya terkait dukungan Indonesia di Board of Peace didasarkan pada nilai-nilai Nahdlatul Ulama. Kita harus terus membantu Palestina,” ujar Gus Yahya.

Ia menegaskan, dukungan PBNU bukan sekadar formalitas, tetapi sebuah prinsip moral yang konsisten dengan visi kemanusiaan dan perdamaian.

Board of Peace sebagai Alternatif Internasional

Gus Yahya menyadari sebagian pihak mungkin menolak Board of Peace atau meragukan beberapa elemen di dalamnya. Namun, ia menekankan platform ini menjadi salah satu alternatif nyata untuk menghentikan kekerasan di Gaza dan melindungi warga sipil Palestina dari tindakan genosida.

“Saat ini belum ada platform lain yang mampu mengonsolidasikan upaya internasional untuk perdamaian Palestina. Maka, Indonesia tidak boleh diam. Kita harus ikut serta dalam inisiatif ini,” jelas Gus Yahya.

Ini Belum Selesai

Relawan Gugur Antar Bantuan Gempa NTT, Siapa Melindungi Mereka?

11 Desa, 21.171 Jiwa, Bantuan Terbatas: Camat Manggarai Protes

Indonesia Resmi Bergabung, Komitmen Praktis dalam Perdamaian

Indonesia resmi bergabung dalam Board of Peace setelah Presiden Prabowo Subianto menandatangani piagam BOP di Davos, Swiss, Kamis (22/1/2026). Menteri Luar Negeri Sugiono menambahkan, Indonesia akan ikut berpartisipasi membayar iuran sukarela sebagai bagian dari komitmen praktisnya.

Langkah ini menegaskan konsistensi Indonesia dalam memperjuangkan kemerdekaan Palestina sekaligus memperkuat posisi diplomasi di forum internasional. Warga Palestina, terutama di Gaza, menjadi pihak yang paling terdampak secara langsung, sementara masyarakat Indonesia melihat keterlibatan negaranya dalam agenda global yang sensitif.

Moral Politik dan Sindiran Halus

Gus Yahya menekankan, dukungan PBNU bukan karena tekanan politik, melainkan panggilan kemanusiaan. Keputusan Indonesia untuk bergabung dalam Board of Peace mencerminkan keberanian negara dalam menegakkan prinsip kemerdekaan dan solidaritas internasional.

Dan sedikit refleksi di panggung politik internasional, kadang “memilih platform yang tidak populer” memang terlihat berisiko tapi setidaknya negara masih bisa mengklaim, ia mencoba menyeberang dari kata-kata menjadi tindakan nyata. @dimas

Tags: Board Of PeacediplomasiGus YahyaInternasionalNasionalNUPalestinapbnuPerdamaianPolitik IndonesiaSenayanSolidaritas

Kamu Melewatkan Ini

81 Tahun Kemerdekaan Indonesia, Merdeka untuk Siapa?

81 Tahun Kemerdekaan Indonesia, Merdeka untuk Siapa?

by Tabooo
Agustus 20, 2026

Sehari setelah perayaan HUT ke-81 RI, mahasiswa turun ke jalan membawa delapan tuntutan. Di sana, makna kemerdekaan kembali dipertanyakan lewat...

Kartu Kredit Indonesia Meluncur, MDR QRIS 0% Diperluas

Kartu Kredit Indonesia Meluncur, MDR QRIS 0% Diperluas

by Tabooo
Agustus 18, 2026

Excerpt: Kartu Kredit Indonesia resmi meluncur. Bersamaan dengan itu, BI memperluas MDR QRIS 0% mulai 1 Oktober 2026 untuk transaksi...

RUU Perampasan Aset Mulai Ngebut. Bagaimana Realisasinya?

RUU Perampasan Aset Mulai Ngebut. Bagaimana Realisasinya?

by Tabooo
Agustus 18, 2026

Prabowo meminta RUU Perampasan Aset dipercepat. DPR masih menjaring masukan publik. Tantangannya bukan cuma pengesahan, tetapi memastikan aset hasil kejahatan...

Next Post
Timur Tengah Bergolak, AS Perkuat Pertahanan Israel dan Arab Saudi

Ketegangan Timur Tengah, AS Kirim Senjata ke Israel dan Arab Saudi

Madilog Series

Logika: Senjata Sederhana Agar Tidak Mudah Ditipu – Madilog Series #3.4

Logika: Senjata Sederhana Agar Tidak Mudah Ditipu – Madilog Series #3.4

Juli 7, 2026
Logika: Hoaks, Algoritma, dan Ilusi Kebenaran – Madilog Series #3.3

Logika: Hoaks, Algoritma, dan Ilusi Kebenaran – Madilog Series #3.3

Juni 18, 2026
Logika: Kenapa Orang Pintar Bisa Tetap Bodoh? – Madilog Series #3.2

Logika: Kenapa Orang Pintar Bisa Tetap Bodoh? – Madilog Series #3.2

Juni 7, 2026

Marx Series

Working-Day: Kenapa Jam Kerja Selalu Jadi Medan Perang?

Working-Day: Kenapa Jam Kerja Selalu Jadi Medan Perang?

Juli 16, 2026

Ketika Marx Membongkar Rahasia Profit – Marx Series #1.5

Juni 20, 2026

Labour Power: Cara Kapital Membeli Waktu dan Tenagamu – Marx Series #1.4

Juni 2, 2026

Uang Menjadi Kapital: Ketika Uang Berubah Jadi Mesin Penghisap – Marx Series #1.3

Mei 29, 2026
Bicara Tabu, Itu Tabooo!

© 2026 Tabooo.id

Explore Tabooo

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy

Stay in the Loop

No Result
View All Result
  • Tabooo.id
  • Reality
  • Taboooverse
    • Deep
    • Edge
    • Check
    • Talk
    • Life
    • Vibes
    • Culture
  • Pattern
  • Figures

© 2026 Tabooo.id