Selasa, Oktober 20, 2026
No Result
View All Result
Bicara Tabu, Itu Tabooo!
  • Tabooo
  • Reality
  • Taboooverse
  • Pattern
  • Figures
  • Global
  • Nasional
  • Regional
  • Deep
  • Edge
  • Check
  • Culture
  • Life
  • Talk
  • Vibes
  • Book Club
  • Madilog Series
  • Tabooo
  • Reality
  • Taboooverse
  • Pattern
  • Figures
No Result
View All Result
Bicara Tabu, Itu Tabooo!
No Result
View All Result

PBNU Tegaskan Dukungan Indonesia Bergabung Board of Peace

by dimas
Februari 1, 2026
in Nasional, Reality
A A
Home Reality Nasional
Share on Facebook
Share on Twitter

Tabooo.id: Nasional – Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU), Yahya Cholil Staquf atau Gus Yahya, menegaskan sikap organisasi yang dipimpinnya mendukung keputusan Indonesia bergabung dalam Board of Peace, platform internasional bentukan Presiden Amerika Serikat Donald Trump. Pernyataan ini ia sampaikan saat ditemui awak media di Istora Senayan, pada Sabtu (31/1/2026).

“Pandangan saya terkait dukungan Indonesia di Board of Peace didasarkan pada nilai-nilai Nahdlatul Ulama. Kita harus terus membantu Palestina,” ujar Gus Yahya.

Ia menegaskan, dukungan PBNU bukan sekadar formalitas, tetapi sebuah prinsip moral yang konsisten dengan visi kemanusiaan dan perdamaian.

Board of Peace sebagai Alternatif Internasional

Gus Yahya menyadari sebagian pihak mungkin menolak Board of Peace atau meragukan beberapa elemen di dalamnya. Namun, ia menekankan platform ini menjadi salah satu alternatif nyata untuk menghentikan kekerasan di Gaza dan melindungi warga sipil Palestina dari tindakan genosida.

“Saat ini belum ada platform lain yang mampu mengonsolidasikan upaya internasional untuk perdamaian Palestina. Maka, Indonesia tidak boleh diam. Kita harus ikut serta dalam inisiatif ini,” jelas Gus Yahya.

Ini Belum Selesai

Kapolda Sulsel Usul Arena Tawuran 10 Lawan 10, Polisi Bidik Produsen Busur

BBM Belum Normal, ASN Jember WFH: Siapa Menjamin Layanan Publik Tetap Jalan?

Indonesia Resmi Bergabung, Komitmen Praktis dalam Perdamaian

Indonesia resmi bergabung dalam Board of Peace setelah Presiden Prabowo Subianto menandatangani piagam BOP di Davos, Swiss, Kamis (22/1/2026). Menteri Luar Negeri Sugiono menambahkan, Indonesia akan ikut berpartisipasi membayar iuran sukarela sebagai bagian dari komitmen praktisnya.

Langkah ini menegaskan konsistensi Indonesia dalam memperjuangkan kemerdekaan Palestina sekaligus memperkuat posisi diplomasi di forum internasional. Warga Palestina, terutama di Gaza, menjadi pihak yang paling terdampak secara langsung, sementara masyarakat Indonesia melihat keterlibatan negaranya dalam agenda global yang sensitif.

Moral Politik dan Sindiran Halus

Gus Yahya menekankan, dukungan PBNU bukan karena tekanan politik, melainkan panggilan kemanusiaan. Keputusan Indonesia untuk bergabung dalam Board of Peace mencerminkan keberanian negara dalam menegakkan prinsip kemerdekaan dan solidaritas internasional.

Dan sedikit refleksi di panggung politik internasional, kadang “memilih platform yang tidak populer” memang terlihat berisiko tapi setidaknya negara masih bisa mengklaim, ia mencoba menyeberang dari kata-kata menjadi tindakan nyata. @dimas

Tags: Board Of PeacediplomasiGus YahyaInternasionalNasionalNUPalestinapbnuPerdamaianPolitik IndonesiaSenayanSolidaritas

Kamu Melewatkan Ini

Jokowi Tak Lagi Bicara Dua Periode: Sinyal Politik atau Sekadar Menahan Diri?

Jokowi Tak Lagi Bicara Dua Periode: Sinyal Politik atau Sekadar Menahan Diri?

by dimas
Oktober 10, 2026

Jokowi tak lagi menegaskan dukungan dua periode untuk Prabowo-Gibran. Sinyal politik menuju Pilpres 2029 atau sekadar sikap hati-hati? Tabooo.id -...

Panggung Politik: Ketika Perhatian Mengalahkan Pertanggungjawaban

Panggung Politik: Ketika Perhatian Mengalahkan Pertanggungjawaban

by dimas
Oktober 8, 2026

Panggung politik kerap mengejar perhatian publik. Namun, di balik sorotan, pertanggungjawaban, kebijakan, dan suara warga tetap harus diuji. Tabooo.id -...

Reshuffle Ketujuh: Prabowo Lepas dari Bayang-Bayang Jokowi?

Reshuffle Ketujuh: Prabowo Lepas dari Bayang-Bayang Jokowi?

by dimas
Oktober 4, 2026

Reshuffle ketujuh Prabowo memunculkan pertanyaan: apakah ia mulai lepas dari bayang-bayang Jokowi dan menata orbit kekuasaannya sendiri? Tabooo.id - Pada...

Next Post
Timur Tengah Bergolak, AS Perkuat Pertahanan Israel dan Arab Saudi

Ketegangan Timur Tengah, AS Kirim Senjata ke Israel dan Arab Saudi

Madilog Series

Logika vs Emosi: Siapa yang Sebenarnya Mengendalikan Kamu? – Madilog Series #3.5

Logika vs Emosi: Siapa yang Sebenarnya Mengendalikan Kamu? – Madilog Series #3.5

Agustus 24, 2026
Logika: Senjata Sederhana Agar Tidak Mudah Ditipu – Madilog Series #3.4

Logika: Senjata Sederhana Agar Tidak Mudah Ditipu – Madilog Series #3.4

Juli 7, 2026
Logika: Hoaks, Algoritma, dan Ilusi Kebenaran – Madilog Series #3.3

Logika: Hoaks, Algoritma, dan Ilusi Kebenaran – Madilog Series #3.3

Juni 18, 2026

Marx Series

Mesin dan Industri Modern: Teknologi Membebaskan atau Membuat Pekerja Makin Mudah Diganti?

Mesin dan Industri Modern: Teknologi Membebaskan atau Membuat Pekerja Makin Mudah Diganti?

Agustus 25, 2026

Working-Day: Kenapa Jam Kerja Selalu Jadi Medan Perang?

Juli 16, 2026

Ketika Marx Membongkar Rahasia Profit – Marx Series #1.5

Juni 20, 2026

Labour Power: Cara Kapital Membeli Waktu dan Tenagamu – Marx Series #1.4

Juni 2, 2026
Bicara Tabu, Itu Tabooo!

© 2026 Tabooo.id

Explore Tabooo

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy

Stay in the Loop

No Result
View All Result
  • Tabooo.id
  • Reality
  • Taboooverse
    • Deep
    • Edge
    • Check
    • Talk
    • Life
    • Vibes
    • Culture
  • Pattern
  • Figures

© 2026 Tabooo.id