Tabooo.id: Talk – Kota Solo sore itu seolah menahan napas. Langit menggantung kelabu, udara menusuk dingin, sementara daun-daun basah menempel di bebatuan halaman sebuah pendapa tua. Di tempat itulah kami bertemu Kangjeng Pangeran Aryo (KPA) H. Andri Winarso Wartonagoro, salah satu pakar metafisika Indonesia, Rabu (26/11/2025).
Tatapannya tenang. Namun, setiap kata yang ia ucapkan terasa tajam, seakan ia baru saja pulang dari masa depan.
“2026 itu tahun Api. Cepat, panas, dan tidak memberi ruang bagi kebohongan,” katanya singkat.
Dari sanalah wawancara ini mengalir tanpa basa-basi dan tanpa kompromi.
Politik 2026: Ambisi yang Tak Didukung Tanahnya
Saat kami menanyakan wajah politik Indonesia tahun depan, KPA Andri—sapaan akrabnya—menggeleng pelan.
“Pemerintah sedang berlari, tetapi fondasinya belum siap,” ujarnya.
Menurutnya, energi politik 2026 bergerak terlalu cepat. Alih-alih memperkuat pijakan, ambisi ekonomi yang dikejar justru membuka pintu kerentanan. Terlebih lagi, ia menilai pertengahan tahun akan menjadi fase paling panas.
1. Letupan Ketidakpuasan Publik
Pertama, ia memperingatkan perubahan bentuk protes masyarakat. Jika sebelumnya demonstrasi besar menjadi simbol perlawanan, maka 2026 menghadirkan pola berbeda.
“Amarah publik itu seperti arang panas. Tahun depan, sedikit angin saja bisa menyulutnya,” tegasnya.
Dengan kata lain, protes akan muncul secara spontan, tersebar, dan tanpa komando jelas.
2. Skandal Besar Pejabat Tinggi
Selanjutnya, ketika kami menyinggung potensi korupsi, KPA Andri menyebut adanya pejabat penting berinisial A.
“Ia sedang berada di puncak rasa percaya diri. Namun, 2026 adalah tahun ketika topeng-topeng jatuh,” ujarnya.
Ia pun memprediksi skandal besar yang mengguncang partai politik besar sekaligus membuka tabir yang selama ini tertutup rapat.
3. Kebakaran Gedung Pemerintah
Selain itu, salah satu simbol paling kuat muncul dalam prediksinya: kebakaran gedung pemerintahan penting sekitar Juni–Agustus.
“Api tidak pernah sekadar api. Ia selalu mengumumkan sesuatu,” katanya singkat.
Meski menolak menjelaskan detail, nada suaranya menunjukkan bahwa ia memandang peristiwa itu sebagai pesan besar, bukan kecelakaan teknis semata.
Bencana Alam: Air Menyerbu, Api Menghakimi
Lebih jauh, KPA Andri menggambarkan 2026 sebagai pertarungan dua elemen besar: air dan api.
1. Awal Tahun: Banjir Bandang Tak Terduga
Pada awal tahun, ketidakstabilan bencana air mencapai puncaknya. Menurutnya, bukan sekadar banjir biasa yang akan muncul, melainkan air yang datang dari arah tak terduga.
“Air tahun depan agresif. Ia bukan hanya menggenang, tetapi menyerbu,” kata pakar metafisika yang namanya justru lebih dikenal di luar negeri itu.
Karena itu, ia menandai Jawa Barat, Jakarta, dan sebagian Sumatera sebagai wilayah paling rawan. Risiko tanggul jebol, longsor berair, serta hujan ekstrem di luar pola musim menjadi ancaman nyata.
2. Pertengahan Tahun: Kekeringan dan Gunung Api Gelisah
Memasuki inti Tahun Api, kondisi berbalik. Elemen air melemah, tanah mengeras, dan alam menunjukkan wajah lain.
“Hasilnya kekeringan, terutama di daerah pertanian, serta peningkatan aktivitas gunung berapi di Jawa dan Sulawesi,” jelasnya.
“Gunung-gunung tidak meledak besar, tetapi mereka batuk—dan itu sering,” tambahnya.
Akibatnya, gangguan penerbangan muncul, ekonomi lokal terguncang, dan masyarakat harus hidup dalam ketidakpastian alam.
Dunia Hiburan: Tahun yang Menguji Keaslian
Tak berhenti di situ, KPA Andri menilai energi panas 2026 akan menguliti industri hiburan.
“Mereka yang membangun citra tanpa pondasi akan melihat segalanya runtuh,” tegasnya.
Ia pun menyebut beberapa peristiwa besar yang berpotensi terjadi.
1. Penyanyi Wanita M Bercerai
Seorang penyanyi perempuan terkenal berinisial M disebut akan kembali terjebak dalam siklus lama. Perceraiannya kelak menjadi sorotan besar karena berlawanan dengan citra bahagia yang selama ini ia tampilkan di media sosial.
2. Aktor Muda Sporty Terseret Kasus Narkoba
Berikutnya, seorang aktor muda dengan citra “anak baik”, aktif berolahraga, dan populer di kalangan anak muda, diprediksi terseret skandal narkoba. Justru citra positif itulah yang membuat kasusnya mengejutkan publik.
3. Aktor Senior Berpulang Mendadak
Selain itu, seorang aktor pria multitalenta berusia 40–50-an, yang dicintai publik, diperkirakan berpulang mendadak akibat penyakit jantung atau organ dalam.
“Tahun Api memungkasi mereka yang menumpuk tekanan tanpa menyalurkannya,” ucapnya pelan.
Ekonomi: Raksasa Runtuh, Pemain Kecil Naik Panggung
Dalam pandangan KPA Andri, ekonomi 2026 bukan soal siapa paling kaya, melainkan siapa paling lentur.
1. Korporasi Besar Tertekan
Bisnis ritel besar yang selama ini terlihat stabil berpotensi melakukan PHK atau penyusutan besar-besaran.
“Yang kaku tidak bisa hidup di Tahun Api,” katanya tegas.
2. Bisnis Niche dan Personal Branding Melejit
Sebaliknya, bisnis kecil dengan komunitas loyal justru mendapat panggung. Anak muda dengan keterampilan, karakter, dan ciri unik berpeluang melesat cepat.
“Orang tidak lagi percaya brand. Mereka percaya manusia,” ujarnya.
3. Penipuan Investasi Digital Memuncak
Namun demikian, keinginan banyak orang untuk mengambil jalan cepat membuka ruang bagi penipuan digital, mulai dari kripto fiktif, robot trading, hingga investasi palsu.
Pesan untuk Masyarakat: Tenang di Tengah Rodeo
Menjelang akhir wawancara, kami mengajukan pertanyaan terpenting: apa yang harus dilakukan rakyat Indonesia agar selamat menghadapi 2026?
KPA Andri menjawab dengan nada tenang namun menggetarkan,
“2026 itu rodeo. Yang panik akan terlempar. Yang tenang akan tetap di atas.”
Ia kemudian menekankan empat pesan utama:
- Jangan ikut terbakar emosi publik media sosial akan menjadi medan perang emosi.
- Lindungi rumah dan jaga energi keluarga Tahun Api tidak menyukai hati yang berantakan.
- Pilih informasi secara bijak berita panas bisa merusak mental tanpa disadari.
- Ingat hukum karma cepat apa yang dilakukan pagi hari bisa kembali sore hari.
Indonesia Kuat, Manusianya yang Perlu Siap
Saat kami menanyakan kondisi Indonesia secara keseluruhan, KPA Andri menatap pepohonan Solo yang masih basah oleh hujan.
“Indonesia baik-baik saja. Yang diuji adalah manusianya, bukan negaranya,” pungkasnya.
Ia lalu menambahkan, “2026 bukan tahun kehancuran, melainkan tahun penyingkapan. Kejujuran menjadi satu-satunya tameng, dan ketenangan satu-satunya kekuatan.”
Dari perbincangan dengan KPA H. Andri Winarso Wartonagoro, Tabooo.id menarik satu kesimpulan: Api tidak akan membakar mereka yang tidak menyimpan bensin di dalam hatinya.
Semoga kita siap.
Semoga kita jernih.
Dan semoga kita tetap berani.
@tabooo





