Jumat, Mei 22, 2026
No Result
View All Result
Bicara Tabu, Itu Tabooo!
  • Tabooo
  • Reality
  • Taboooverse
  • Pattern
  • Figures
  • Global
  • Nasional
  • Regional
  • Deep
  • Edge
  • Check
  • Culture
  • Life
  • Talk
  • Vibes
  • Book Club
  • Madilog Series
  • Tabooo
  • Reality
  • Taboooverse
  • Pattern
  • Figures
No Result
View All Result
Bicara Tabu, Itu Tabooo!
No Result
View All Result

Konflik Global Disinggung di Balai Kota Solo, Ini Pesan dari Iran

by jeje
April 1, 2026
in Nasional, Reality
A A
Home Reality Nasional
Share on FacebookShare on Twitter

Tabooo.id: News – Pertemuan antara Duta Besar Iran untuk Indonesia, Mohammad Boroujerdi, dan Wali Kota Solo Respati Ardi di Balai Kota Solo, Rabu (1/4/2026), bukan sekadar agenda diplomasi biasa. Ada pesan yang lebih dalam: solidaritas, kemanusiaan, dan peluang kerja sama lintas negara.

Boroujerdi menyebut pertemuan itu membahas berbagai isu, mulai dari konflik internasional hingga hubungan bilateral di tingkat daerah. Ia menegaskan bahwa dukungan masyarakat Solo memiliki arti penting bagi Iran yang sedang menghadapi tekanan global.

“Kami membicarakan banyak hal. Dalam kesempatan ini Pak Wali Kota menyampaikan solidaritas dari masyarakat Solo untuk negara kami dan mengutuk serangan yang telah terlaksana di negara kami,” ujar Boroujerdi.

Solidaritas yang Dianggap Bernilai Besar

Di tengah situasi geopolitik yang memanas, Iran menilai dukungan dari masyarakat lokal seperti Solo bukan hal kecil. Justru sebaliknya, itu menjadi sinyal bahwa isu kemanusiaan melampaui batas negara.

Boroujerdi menyebut negaranya saat ini menghadapi konflik yang dipaksakan oleh pihak luar. Dalam kondisi seperti itu, pesan solidaritas dinilai menjadi dukungan moral yang berarti.

Ini Belum Selesai

Pemkab Lombok Tengah Tutup 25 Minimarket: Menjaga Pasar, Mengorbankan Pekerja?

Bundaran UGM Jadi Sorotan, Spanduk Permintaan Maaf Terbentang

“Tentu pesan solidaritas ini sangat berharga bagi negara kami,” katanya.

Dari Empati ke Kerja Sama Nyata

Namun pertemuan ini tidak berhenti pada isu kemanusiaan. Ada pembahasan konkret yang mengarah pada kerja sama ekonomi dan hubungan jangka panjang.

Salah satu yang mencuat adalah peluang sister city antara Solo dan kota di Iran. Selain itu, kedua pihak juga membuka peluang kolaborasi di sektor perdagangan dan ekonomi.

“Kemungkinan untuk kerja sama perekonomian, perdagangan,” kata Boroujerdi.

Ia menilai Solo memiliki nilai strategis, bukan hanya dari sisi budaya, tetapi juga aktivitas ekonomi yang berkembang. Faktor ini menjadi alasan Iran tertarik menjalin hubungan lebih erat.

“Solo merupakan kota yang penuh sejarah dan penting bagi peradaban, budaya, dan ekonomi,” tambahnya.

Solo Buka Pintu, Tapi Tetap Bicara Kemanusiaan

Di sisi lain, Wali Kota Solo Respati Ardi menegaskan bahwa kotanya selalu terbuka untuk kerja sama dengan pihak internasional, termasuk Iran.

Namun, ia tidak menutup mata terhadap situasi konflik yang terjadi. Ia berharap ketegangan yang melibatkan Iran bisa segera berakhir agar dampaknya tidak semakin luas.

“Tentunya isu kemasyarakatan, kemanusiaan, dan solidaritas kemanusiaan menjadi perhatian kami,” ujarnya.

Respati juga menyebut, jika kondisi global membaik, Pemkot Solo siap mendorong kolaborasi ekonomi dengan melibatkan berbagai organisasi usaha seperti Kadin, PHRI, HIPMI, hingga Bekraf Solo.

Selain itu, ada rencana pembukaan kembali jalur penerbangan internasional yang berpotensi menghubungkan Iran dan Indonesia. Langkah ini bisa menjadi pintu masuk kerja sama yang lebih luas.

Dari Kota ke Dunia, Apa Dampaknya?

Pertemuan ini menunjukkan satu hal: diplomasi tidak selalu harus dimulai dari pusat. Kota seperti Solo bisa mengambil peran, bukan hanya sebagai simbol budaya, tapi juga sebagai aktor dalam hubungan global.

Dari solidaritas hingga rencana ekonomi, semuanya bergerak dalam satu ruang yang sama. Pertanyaannya, apakah ini akan menjadi awal kerja sama strategis yang nyata, atau sekadar langkah awal yang berhenti di wacana?

Tags: diplomasiGeopolitikkonflikglobalPerang IranSolo

Kamu Melewatkan Ini

“Jangan Kau Minta Saja Terus”: Pesan Prabowo ke Buruh Bikin Publik Terbelah

“Jangan Kau Minta Saja Terus”: Pesan Prabowo ke Buruh Bikin Publik Terbelah

by jeje
Mei 20, 2026

Buruh diminta jangan terlalu banyak menuntut. Pengusaha jangan diperas. Itulah pesan blak-blakan Presiden Prabowo Subianto saat berbicara di Rapat Paripurna...

Rupiah Hampir Tembus 18.000 per Dolar AS : Kita disuruh Hemat atau Donasi?

Rupiah Hampir Tembus 18.000 per Dolar AS : Kita disuruh Hemat atau Donasi?

by jeje
Mei 20, 2026

Rupiah turun lagi. Kali ini ke Rp17.807 per dolar AS. Bagi sebagian ekonom, angka ini mungkin terdengar teknis. Namun, buat...

Papua 65 Tahun Konflik: Kenapa Luka Ini Tak Pernah Selesai?

Papua 65 Tahun Konflik: Kenapa Luka Ini Tak Pernah Selesai?

by jeje
Mei 18, 2026

“Papua bukan soal keamanan semata. Papua adalah soal keadilan, sejarah, dan rasa dipercaya.” Kalimat itu terus muncul dalam diskusi para...

Next Post
Eye of the Match: Saat Gamer Dipaksa Jadi Wasit Adil

Eye of the Match: Saat Gamer Dipaksa Jadi Wasit Adil

Pilihan Tabooo

Ribuan Salib Merah di Papua, Apakah Fakta?

Ribuan Salib Merah di Papua, Apakah Fakta?

Mei 11, 2026

Realita Hari Ini

KUHAP 2025 Tegaskan Peran Sah PPNS dalam Sistem Peradilan Pidana

KUHAP 2025 Tegaskan Peran Sah PPNS dalam Sistem Peradilan Pidana

Februari 4, 2026

Inbox Lebih Kalem: Saat Gmail Pakai AI Buat Ngurangin Drama Email

Mei 8, 2026

Wacana Beras Satu Harga, Bulog Buka Kartu Soal Rugi

Desember 30, 2025

Kota Sehat, Papua Sekarat: Ironi Layanan Kesehatan Indonesia

November 27, 2025
Bicara Tabu, Itu Tabooo!

© 2026 Tabooo.id

Explore Tabooo

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy

Stay in the Loop

No Result
View All Result
  • Tabooo.id
  • Reality
  • Taboooverse
    • Deep
    • Edge
    • Check
    • Talk
    • Life
    • Vibes
    • Culture
  • Pattern
  • Figures

© 2026 Tabooo.id