Selasa, Juni 30, 2026
No Result
View All Result
Bicara Tabu, Itu Tabooo!
  • Tabooo
  • Reality
  • Taboooverse
  • Pattern
  • Figures
  • Global
  • Nasional
  • Regional
  • Deep
  • Edge
  • Check
  • Culture
  • Life
  • Talk
  • Vibes
  • Book Club
  • Madilog Series
  • Tabooo
  • Reality
  • Taboooverse
  • Pattern
  • Figures
No Result
View All Result
Bicara Tabu, Itu Tabooo!
No Result
View All Result

Kota Sehat, Papua Sekarat: Ironi Layanan Kesehatan Indonesia

by dimas
November 27, 2025
in Reality, Regional
A A
Home Reality
Share on FacebookShare on Twitter

Tabooo.id: Regional – Kasus meninggalnya Irene Sokoy, ibu hamil dari Papua yang ditolak empat rumah sakit, kembali membuka luka lama tentang betapa tidak meratanya layanan kesehatan Indonesia. Bukan cuma angka statistik atau catatan birokrasi ini adalah tragedi yang terjadi di depan mata, dan baru menjadi perhatian nasional setelah viral di media sosial.

Wakil Ketua Komisi IX DPR Charles Honoris menegaskan bahwa peristiwa ini bukan “kasus khusus”, melainkan gambaran telanjang dari ketimpangan kesehatan yang sudah berlangsung bertahun-tahun.

“Ini gambaran akurat betapa layanan kesehatan masih jauh dari kata merata,” ujarnya dalam rapat bersama Kemenkes, Rabu (26/11/2025).

Wilayah 3T, lagi-lagi, menjadi panggung paling nyata dari kegagalan sistemik tersebut.

Pahitnya, publik baru tahu ketika warganet mulai ribut. Charles bahkan menyentil fenomena yang menjadi budaya baru pemerintahan digital no viral, no justice. Negara seperti selalu muncul setelah ada kerumunan di komentar TikTok.

Ini Belum Selesai

Danantara Libatkan KPK Sebelum Hilirisasi Dimulai, Tata Kelola Jadi Sorotan

Beras Sulit Laku, Mentan Bicara Produksi Melimpah, Pedagang Soroti Daya Beli

Siapa yang Diuntungkan?

Media sosial yang lagi-lagi menjadi penolong darurat ketika sistem formal tidak bekerja. Jika tidak viral, kasus Irene mungkin hanya menjadi kisah keluarga, bukan peringatan nasional. Pemerintah juga mendapat momentum untuk menunjukkan respon cepat, meski setelah publik lebih dulu marah.

Siapa yang Dirugikan?

Masyarakat yang tinggal jauh dari pusat layanan kesehatan. Warga yang seharusnya menerima hak yang sama, justru bergantung pada seberapa cepat kasus mereka bisa mencuri perhatian publik. Bagi mereka, akses kesehatan bukan sekadar soal fasilitas, tapi soal apakah rumah sakit mau menerima atau menolak.

Irene Sokoy hanyalah satu nama di antara banyak wajah yang tak sempat masuk berita karena tidak sempat viral.

Audit Besar-besaran Dimulai

Setelah kasus ini meledak, Presiden Prabowo memerintahkan audit terhadap RSUD Yowari, RS Dian Harapan, RSUD Abepura, dan RS Bhayangkara empat rumah sakit yang disebut menolak Irene.

Instruksi ini disampaikan Mendagri Tito Karnavian setelah rapat terbatas. Audit diperluas hingga pejabat Dinas Kesehatan, pejabat provinsi, kabupaten, hingga regulasi Kemendagri yang berpotensi menjadi hambatan sistemik.

Menkes Budi Gunadi Sadikin sudah mengirim tim khusus ke Papua untuk menelusuri akar masalah apakah fasilitas minim, manajemen buruk, tenaga medis kurang, atau aturan yang justru menghambat pelayanan?

Harapan atau Reaksi Sementara?

Charles berharap tragedi ini tidak berakhir pada pola lama viral, heboh, audit, senyap. Ia menuntut kebijakan yang komprehensif, yang bekerja bahkan tanpa sorotan kamera.

Karena nyawa ibu hamil tidak seharusnya menunggu trending topic. Dan negara tidak seharusnya hadir hanya saat timeline mulai panas.

Pada akhirnya, kasus ini mengajarkan satu hal yang pahit:
Jika keadilan baru muncul setelah viral, mungkin masalah utama kita bukan kurangnya rumah sakit tapi lemahnya empati sebelum ada keributan publik. @dimas

Kamu Melewatkan Ini

Danantara Libatkan KPK Sebelum Hilirisasi Dimulai, Tata Kelola Jadi Sorotan

Danantara Libatkan KPK Sebelum Hilirisasi Dimulai, Tata Kelola Jadi Sorotan

by teguh
Juni 30, 2026

Pemerintah mulai memperkuat benteng antikorupsi sebelum proyek-proyek hilirisasi bergulir. Badan Pengelola Investasi (BPI) Danantara menggandeng Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) untuk...

TABOOO Cultural Production Hadir di Bersih Desa Winongo

TABOOO Cultural Production Hadir di Bersih Desa Winongo

by dimas
Juni 30, 2026

TABOOO Cultural Production hadir di Bersih Desa Winongo untuk mengubah tradisi menjadi dokumentasi, pengetahuan, karya kreatif, dan intellectual property budaya....

Saat Produksi Beras Melimpah Justru Membuat Petani dan Pedagang Gelisah

Saat Produksi Beras Melimpah Justru Membuat Petani dan Pedagang Gelisah

by teguh
Juni 29, 2026

Lumbung nasional sedang penuh. Produksi beras melimpah, stok menumpuk di gudang, dan pemerintah menyebut kondisi ini sebagai bukti keberhasilan sektor...

Next Post
Daripada Disabotase, Bahlil Setuju Kilang Dijaga Tentara

Daripada Disabotase, Bahlil Setuju Kilang Minyak Dijaga Tentara

Madilog Series

Logika: Hoaks, Algoritma, dan Ilusi Kebenaran – Madilog Series #3.3

Logika: Hoaks, Algoritma, dan Ilusi Kebenaran – Madilog Series #3.3

Juni 18, 2026
Logika: Kenapa Orang Pintar Bisa Tetap Bodoh? – Madilog Series #3.2

Logika: Kenapa Orang Pintar Bisa Tetap Bodoh? – Madilog Series #3.2

Juni 7, 2026
Logika: Senjata Pembebasan yang Jarang Dipakai – Madilog Series #3.1

Logika: Senjata Pembebasan yang Jarang Dipakai – Madilog Series #3.1

Juni 2, 2026

Marx Series

Ketika Marx Membongkar Rahasia Profit – Marx Series #1.5

Ketika Marx Membongkar Rahasia Profit – Marx Series #1.5

Juni 20, 2026

Labour Power: Cara Kapital Membeli Waktu dan Tenagamu – Marx Series #1.4

Juni 2, 2026

Uang Menjadi Kapital: Ketika Uang Berubah Jadi Mesin Penghisap – Marx Series #1.3

Mei 29, 2026

Fetisisme Komoditas: Saat Barang Terlihat Lebih Penting daripada Manusia – Marx Series #1.2

Mei 25, 2026
Bicara Tabu, Itu Tabooo!

© 2026 Tabooo.id

Explore Tabooo

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy

Stay in the Loop

No Result
View All Result
  • Tabooo.id
  • Reality
  • Taboooverse
    • Deep
    • Edge
    • Check
    • Talk
    • Life
    • Vibes
    • Culture
  • Pattern
  • Figures

© 2026 Tabooo.id