Jumat, Mei 15, 2026
No Result
View All Result
Bicara Tabu, Itu Tabooo!
  • Tabooo
  • Reality
  • Taboooverse
  • Figures
  • Global
  • Nasional
  • Regional
  • Deep
  • Edge
  • Check
  • Culture
  • Life
  • Talk
  • Vibes
  • Book Club
  • Madilog Series
  • Tabooo
  • Reality
  • Taboooverse
  • Figures
No Result
View All Result
Bicara Tabu, Itu Tabooo!
No Result
View All Result

Isu Greenland Picu Wacana Boikot Piala Dunia 2026 oleh Jerman

by dimas
Januari 19, 2026
in Global, Reality
A A
Home Reality Global
Share on FacebookShare on Twitter

Tabooo.id: Global – Pemerintah Jerman mulai membuka opsi memboikot Piala Dunia 2026 jika Amerika Serikat di bawah Presiden Donald Trump benar-benar menganeksasi Greenland. Wacana itu muncul sebagai sinyal tekanan politik, bukan sekadar protes simbolik.

Juru bicara kebijakan luar negeri fraksi CDU/CSU di parlemen Jerman, Jurgen Hardt, menegaskan bahwa boikot hanya akan menjadi langkah terakhir. Menurutnya, langkah ekstrem itu ditujukan untuk memaksa Trump berpikir ulang soal Greenland, wilayah otonom milik Denmark.

Piala Dunia 2026 dijadwalkan berlangsung pada 11 Juni hingga 19 Juli 2026. Amerika Serikat menjadi tuan rumah utama bersama Kanada dan Meksiko. Turnamen ini melibatkan 48 tim dan diproyeksikan sebagai pesta sepak bola terbesar sepanjang sejarah FIFA.

Namun, ambisi geopolitik Washington mulai mengusik euforia tersebut.

Greenland, Trump, dan Ambisi Arktik

Donald Trump kembali mengangkat isu Greenland setelah kembali ke Gedung Putih pada awal 2024. Ia sebelumnya pernah menyatakan minat membeli pulau itu saat menjabat presiden pada periode 2017-2021.

Ini Belum Selesai

Jurnalis Kalteng Diteror Usai Ajakan Nobar “Pesta Babi”, Diancam Disiram Air Keras

Disekap dan Diperkosa: Ironi Mahasiswi Makassar Saat Mencari Pekerjaan

Trump menilai Greenland memiliki nilai strategis bagi pertahanan Amerika Serikat. Ia ingin menempatkan sistem pertahanan rudal Golden Dome di wilayah Arktik tersebut. Trump juga mengklaim Greenland perlu berada di bawah kendali AS untuk mencegah pengaruh Rusia dan China.

Sejumlah laporan media menyebut Washington siap membeli Greenland dengan nilai hingga 700 miliar dolar AS. Opsi penggunaan kekuatan militer juga sempat mencuat dalam diskursus politik AS.

Langkah ini memicu reaksi keras dari Eropa. Denmark menegaskan Greenland bukan komoditas geopolitik. Negara-negara Eropa lain mulai membaca manuver Trump sebagai ancaman terhadap stabilitas kawasan.

Tekanan Publik Menguat di Jerman

Tekanan terhadap boikot tidak hanya datang dari elite politik. Survei INSA Sociological Institute menunjukkan 47 persen warga Jerman mendukung boikot Piala Dunia 2026 jika AS mencaplok Greenland secara paksa.

Sebanyak 35 persen responden menolak boikot. Sisanya memilih tidak menjawab. Survei tersebut melibatkan 1.002 responden dan dilakukan pada 15–16 Januari 2026.

Dukungan publik ini menunjukkan perubahan sikap. Sepak bola tidak lagi dipandang netral ketika politik global bergerak agresif. Bagi sebagian warga Jerman, boikot menjadi alat moral untuk menyampaikan pesan diplomatik.

Siapa yang Paling Terdampak?

Jika boikot benar-benar terjadi, dampaknya tidak berhenti di ruang parlemen. Industri olahraga, pariwisata, dan ekonomi kreatif langsung ikut terdampak.

Pelaku usaha kecil, pekerja sektor pariwisata, hingga penonton yang sudah membeli tiket menghadapi ketidakpastian. Sponsor, penyiar, dan penyelenggara turnamen juga menanggung risiko finansial besar.

Piala Dunia selama ini menjadi mesin ekonomi global. Ketika politik masuk ke dalam stadion, jutaan orang yang menggantungkan hidup pada event ini ikut menanggung akibatnya.

Sepak Bola di Persimpangan Politik

Ancaman boikot dari Jerman menegaskan satu hal sepak bola semakin sulit berdiri di luar konflik global. Turnamen yang seharusnya menyatukan negara justru terancam menjadi alat tawar geopolitik.

Jika Piala Dunia 2026 berubah menjadi medan tarik-menarik kekuasaan, publik layak bertanya apakah sepak bola masih milik fans, atau sudah sepenuhnya menjadi properti politik negara besar?

Di tengah sorak sorai yang belum dimulai, satu hal sudah pasti bola belum bergulir, tapi kepentingan sudah saling menendang. @dimas

Tags: diplomasiDuniaGeopolitikGlobalGreenlandHubunganInternasionalJermanPiala Dunia 2026Politik IndonesiaSepak Bola

Kamu Melewatkan Ini

Orang-Orang di Persimpangan Kiri Jalan: Apa Isi Buku Ini?

Orang-Orang di Persimpangan Kiri Jalan: Apa Isi Buku Ini?

by jeje
Mei 15, 2026

Sejarah Indonesia sering hadir seperti pertandingan yang hasilnya sudah ditentukan sejak awal. Ada pahlawan, ada pengkhianat. Ada pihak benar, ada...

Main Game Saat Rapat DPRD: Human Error atau Bentuk Tidak Hormat ke Publik?

Main Game Saat Rapat DPRD: Human Error atau Bentuk Tidak Hormat ke Publik?

by teguh
Mei 15, 2026

Saat rapat DPRD membahas stunting, kematian ibu, dan layanan kesehatan warga, publik justru melihat video anggota dewan diduga bermain game...

Film, Ketakutan, dan Negara: Kenapa Kritik soal Papua Selalu Jadi Ruang Sensitif?

Film, Ketakutan, dan Negara: Kenapa Kritik soal Papua Selalu Jadi Ruang Sensitif?

by teguh
Mei 15, 2026

Malam itu kampus di Mataram belum benar-benar ramai. Mahasiswa baru menyiapkan layar ketika suasana berubah mendadak. Petugas keamanan mengawasi proyektor,...

Next Post
Salah Timing, Bukan Salah Orang: Makna Lagu Waktu yang Salah

Salah Timing, Bukan Salah Orang: Makna Lagu Waktu yang Salah

Pilihan Tabooo

Saat Kehilangan Jadi Awal Perjalanan Baru

Peristiwa Yesus Naik Ke Surga: Saat Kehilangan Jadi Awal Perjalanan Baru

Mei 10, 2026

Realita Hari Ini

Sepatu Kekecilan Itu Membunuh? Tragedi Siswa SMK Samarinda Bikin Publik Tersentak

“Sepatu Kekecilan” dan Tragedi Siswa SMK Samarinda yang Mengguncang Publik

Mei 15, 2026

Judol Memburu Anak-anak: 80 Ribu Bocah di Bawah 10 Tahun Terpapar

Mei 15, 2026

Disekap dan Diperkosa: Ironi Mahasiswi Makassar Saat Mencari Pekerjaan

Mei 15, 2026

Pemerintah Tak Melarang Pesta Babi, Tapi Mengapa Nobar Mahasiswa Tetap Dihentikan?

Mei 14, 2026
Bicara Tabu, Itu Tabooo!

© 2026 Tabooo.id

Explore Tabooo

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy

Stay in the Loop

No Result
View All Result
  • Tabooo.id
  • Reality
  • Taboooverse
    • Deep
    • Edge
    • Check
    • Talk
    • Life
    • Vibes
    • Culture
  • Figures

© 2026 Tabooo.id