Selasa, November 3, 2026
No Result
View All Result
Bicara Tabu, Itu Tabooo!
  • Tabooo
  • Reality
  • Taboooverse
  • Pattern
  • Figures
  • Global
  • Nasional
  • Regional
  • Deep
  • Edge
  • Check
  • Culture
  • Life
  • Talk
  • Vibes
  • Book Club
  • Madilog Series
  • Tabooo
  • Reality
  • Taboooverse
  • Pattern
  • Figures
No Result
View All Result
Bicara Tabu, Itu Tabooo!
No Result
View All Result

Dukun Cabul di Magetan: Wajah Gelap ‘Pengobatan’ di Magetan

by teguh
April 4, 2026
in Nasional, Reality
A A
Home Reality Nasional

Tabooo.id: Nasional – Mencari kesembuhan seharusnya membawa harapan. Tapi di Magetan, cerita itu berubah jadi mimpi buruk. Polisi menangkap seorang dukun berinisial KN setelah ia diduga memperkosa pasiennya sendiri dengan dalih pengobatan. Ini bukan sekadar kasus kriminal. Ini soal kepercayaan yang disalahgunakan.

Ritual, Ancaman Mistis, dan Relasi Kuasa

Satreskrim Polres Magetan menangkap KN, warga Kecamatan Sidorejo, setelah LS (43) melapor. Korban awalnya datang untuk mencari pengobatan bagi suaminya yang sakit sejak 2023. Alih-alih memberi solusi, pelaku menawarkan “ritual khusus”.

Kasi Humas Polres Magetan, Indra Suprihatin, menjelaskan bahwa pelaku meminta korban menjalani sejumlah syarat, termasuk ritual di rumah dan di makam. Dari luar, praktik ini tampak seperti pengobatan alternatif biasa. Tapi di balik itu, pelaku membangun kontrol secara perlahan.

Masalahnya, pelaku mengaku sebagai “tuhan kedua”. Dari titik itu, relasi kuasa mulai terbentuk dan korban makin sulit menolak.

Dari Pengobatan ke Dugaan Kekerasan Seksual

Pelaku tidak berhenti di ritual. Ia memanfaatkan kondisi psikologis korban yang sedang putus asa ingin menyembuhkan suaminya.

Ini Belum Selesai

Ketika Polisi Dilarang Nge-Vape, Siapa yang Mengawasi Pengawas?

Banjir Lahar Dingin Semeru Jebol Tanggul, Akses Jalan Lumajang Terputus

Kasi Humas Polres Magetan, Indra Suprihatin, mengatakan korban melaporkan praktik pengobatan yang menyimpang. “Korban awalnya mencari pengobatan untuk suaminya yang sakit sejak 2023 hingga 2024. Pelaku kemudian menawarkan metode penyembuhan alternatif dengan sejumlah syarat, termasuk menjalani ritual tertentu,” ujarnya melalui pesan singkat Jumat (03/04/2026).

Polisi menemukan bahwa pelaku berulang kali menyetubuhi korban lebih dari lima kali.

Pelaku juga menekan korban dengan ancaman mistis. Ia menakut-nakuti korban dengan narasi “hamil gaib” agar korban terus menuruti perintahnya.

“Korban mengikuti permintaan pelaku diduga karena keinginan kuat menyembuhkan suaminya,” katanya. Indra

Ini bukan soal percaya atau tidak percaya hal mistis. Ini soal bagaimana seseorang menggunakan ketakutan untuk mengendalikan orang lain.

Tidak Ada Uang Hilang, Tapi Ada Trauma

Penyidik tidak menemukan kerugian materi dalam kasus ini. Pelaku tidak mengambil uang dari korban.

Namun, kerugian yang muncul jauh lebih dalam. Korban kehilangan rasa aman, kepercayaan, dan kendali atas tubuhnya sendiri.

Korban tetap bertahan karena satu hal keinginan kuat untuk menyembuhkan suaminya. Dan di situlah pelaku melihat celah lalu memanfaatkannya.

Ancaman Hukuman dan Dugaan Korban Lain

Polisi menjerat pelaku dengan Pasal 6 huruf c UU Nomor 12 Tahun 2022 tentang Tindak Pidana Kekerasan Seksual (TPKS). Hukuman maksimal mencapai 12 tahun penjara dan denda hingga Rp300 juta.

“Saat ini, penyidik masih mendalami kemungkinan adanya korban lain serta mengembangkan kasus guna mengungkap fakta tambahan,” kata Indra.

Tabooo Insight: Ketika Kepercayaan Jadi Senjata

Kasus ini membuka realitas yang sering kita abaikan praktik pengobatan alternatif tanpa kontrol bisa berubah jadi ruang abu-abu yang berbahaya.

Ini bukan soal semua dukun salah. Tapi ketika seseorang mengklaim kuasa absolut bahkan menyebut diri “tuhan kedua” itu bukan lagi pengobatan. Itu manipulasi.

Dan korban sering tidak sadar, karena yang mereka pegang hanya satu harapan.

Lalu, pertanyaannya Kalau kepercayaan bisa dipelintir sedalam ini, siapa yang benar-benar melindungi orang-orang yang sedang paling rentan?

Tags: KriminalMagetanPolisiRitual

Kamu Melewatkan Ini

Dua Tersangka Pembakaran Warung Mi dan Babi Sukoharjo, Satu DPO

Dua Tersangka Pembakaran Warung Mi dan Babi Sukoharjo, Satu DPO

by dimas
Oktober 31, 2026

Polisi menetapkan dua tersangka dalam kasus pembakaran warung Mi dan Babi di Sukoharjo. Satu tersangka telah ditahan, sementara lainnya masuk...

Ibu dan Anak Dibunuh di Madiun, Keluarga Tuntut Hukuman Mati

Ibu dan Anak Dibunuh di Madiun, Keluarga Tuntut Hukuman Mati

by dimas
Oktober 27, 2026

Kasus pembunuhan ibu dan anak di Madiun memasuki tahap pendalaman. Polisi menelusuri bukti, sementara keluarga korban menuntut hukuman mati bagi...

Dua Tahun Prabowo–Gibran, 9.505 Personel Disiagakan: Hak Aspirasi Tetap Prioritas?

Dua Tahun Prabowo–Gibran, 9.505 Personel Disiagakan: Hak Aspirasi Tetap Prioritas?

by teguh
Oktober 20, 2026

Polda Metro Jaya bersama TNI menyiapkan ribuan personel untuk mengawal demonstrasi peringatan dua Tahun Prabowo-Gibran dan aktivitas publik di Jakarta....

Next Post
Harga CPO Melejit: Biodiesel Jadi Raja Baru, Dompet Siap Ikut Terbakar?

Harga CPO Melejit: Biodiesel Jadi Raja Baru, Dompet Siap Ikut Terbakar?

Bicara Tabu, Itu Tabooo!

© 2026 Tabooo.id

Explore Tabooo

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy

Stay in the Loop

No Result
View All Result
  • Tabooo.id
  • Reality
  • Taboooverse
    • Deep
    • Edge
    • Check
    • Talk
    • Life
    • Vibes
    • Culture
  • Pattern
  • Figures

© 2026 Tabooo.id