• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Sitemap
Rabu, Maret 25, 2026
  • Login
No Result
View All Result
tabooo.id
  • Tabooo
  • News
  • Check
  • Deep
  • Edge
  • Life
  • Talk
  • Vibes
  • Tabooo
  • News
  • Check
  • Deep
  • Edge
  • Life
  • Talk
  • Vibes
No Result
View All Result
tabooo.id
No Result
View All Result
Home News

Dua Pelajar Dikeroyok Rombongan Motor di Ring Road Barat Madiun

Februari 8, 2026
in News, Regional
A A
Dua Pelajar Dikeroyok Rombongan Motor di Ring Road Barat Madiun

Seorang pelajar korban pengeroyokan menjalani perawatan di rumah sakit akibat luka lebam usai diserang rombongan motor di Ring Road Barat, Kota Madiun, Minggu (8/2/2026) dini hari. (Foto istimewa)

Share on FacebookShare on Twitter

Tabooo.id: Regional – Aksi kekerasan jalanan kembali terjadi di Kota Madiun. Dua pelajar menjadi korban pengeroyokan oleh sekelompok orang tak dikenal di Ring Road Barat, tepatnya di depan Gudang Wing, Minggu (8/2/2026) dini hari. Peristiwa ini menambah daftar panjang insiden kriminal yang mengintai warga pada jam rawan.

Insiden tersebut terjadi sekitar pukul 01.30 WIB. Korban bernama Obet Henri Subandio (16) dan Fais Iman Choirul (16). Keduanya masih berstatus pelajar dan berdomisili di wilayah Kota Madiun. Akibat pengeroyokan itu, keduanya mengalami luka lebam di bagian wajah dan harus mendapat penanganan lebih lanjut.

Dipepet Puluhan Motor di Perempatan Soegaten

Kejadian bermula saat Obet dan Fais melintas menggunakan sepeda motor Honda Vario hitam yang belum bernomor polisi karena masih baru. Saat memasuki perempatan Soegaten, Jalan Puspowarno, suasana mendadak berubah mencekam.

Sekitar 20 sepeda motor tiba-tiba memepet kendaraan korban. Rombongan tersebut datang tanpa peringatan dan langsung membatasi ruang gerak korban. Merasa terancam, kedua pelajar itu spontan memacu kendaraan dan berusaha menyelamatkan diri.

RelatedPosts

7.039 Pemudik Gratis Tiba di Tirtonadi, Mayoritas dari DKI Jakarta

Prabowo Sebut Penyiraman Aktivis KontraS Terorisme, Harus Usut Dalangnya

Namun, rombongan motor tersebut terus mengejar hingga korban tiba di depan Gudang Wing, Ring Road Barat.

Mengaku Netral, Korban Tetap Dipukuli

Setibanya di lokasi, para pelaku menghadang korban dan memaksa mereka berhenti. Salah satu pelaku kemudian menanyakan apakah korban tergabung dalam perguruan atau kelompok tertentu.

Korban menjawab bahwa mereka bersikap netral dan tidak mengikuti organisasi apa pun. Alih-alih mereda, situasi justru memburuk. Para pelaku langsung menendang dan memukuli korban menggunakan tangan kosong.

Dalam kondisi terdesak, salah satu korban mengeluarkan pisau lipat untuk menggertak pelaku agar mundur. Namun, karena jumlah pengeroyok jauh lebih banyak, korban memilih melarikan diri ke seberang jalan menuju Warung Tini Cell.

Aksi Warga Hentikan Pengeroyokan

Para pelaku kembali mengejar korban hingga ke sekitar warung tersebut dan melanjutkan aksi pengeroyokan. Melihat kondisi itu, penjaga Warung Tini Cell segera turun tangan.

Dengan bantuan warga sekitar, penjaga warung berhasil mengusir para pelaku hingga mereka membubarkan diri. Langkah cepat warga tersebut menghentikan aksi kekerasan yang berpotensi menimbulkan korban lebih serius.

Penjaga warung kemudian mengamankan kedua pelajar hingga situasi benar-benar terkendali.

Polisi Selidiki Pelaku, Barang Bukti Diamankan

Tak lama kemudian, Tim Buser kepolisian tiba di lokasi. Petugas langsung membawa kedua korban ke Polres untuk pemeriksaan lebih lanjut. Polisi juga mengamankan sepeda motor korban serta pisau lipat yang sempat digunakan untuk menghalau pelaku.

Hingga saat ini, kepolisian masih memburu para pelaku dan mendalami motif pengeroyokan tersebut. Aparat juga menelusuri kemungkinan keterkaitan kejadian ini dengan konflik kelompok atau aksi kekerasan jalanan yang kerap muncul pada dini hari.

Kasus ini kembali menegaskan bahwa keamanan ruang publik, terutama pada jam-jam rawan, masih menjadi pekerjaan rumah serius. Bagi para pelajar dan warga kota, jalanan seharusnya menjadi ruang aman bukan arena uji nyali. @dimas

Tags: GudangJalananKeamanankekerasankorbanKotakriminalitasmadiunPelajarPengeroyokanPerempatanPolres MadiunPublikRing RoadSoegatenWing
Next Post
Pasar Pundensari, Wisata Budaya yang Menggerakkan Ekonomi Desa

Pasar Pundensari, Wisata Budaya yang Menggerakkan Ekonomi Desa

Recommended

Check Fakta: Supermoon Bikin Gempa?

Check Fakta: Supermoon Bikin Gempa?

6 bulan ago
Surabaya Siaga Bantu Korban Banjir dan Longsor Sumatera

Surabaya Siaga Bantu Korban Banjir dan Longsor Sumatera

4 bulan ago

Popular News

  • SSD Lebih Awet dari HDD? Atau Kita yang Makin Takut Kehilangan Data?

    SSD Lebih Awet dari HDD? Atau Kita yang Makin Takut Kehilangan Data?

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kuta Not Crime: Kenapa Muncul di Tembok Poppies?

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Harga Bitcoin Melemah di Tengah Ketidakpastian Ekonomi Global

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • KPK Buka Peluang Tahanan Rumah, Kasus Yaqut Jadi Sorotan Publik

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Trump Beri Ultimatum 48 Jam ke Iran untuk Buka Selat Hormuz

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Sitemap
PT Tabooo Network Indonesia

© 2025 Tabooo.id - Bicara Tabu, Itu Tabooo! @TaboooNetwork.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • News
  • Entertainment
  • Lifestyle
  • Life
  • Check
  • Deep
  • Edge
  • Talk
  • Vibes

© 2025 Tabooo.id - Bicara Tabu, Itu Tabooo! @TaboooNetwork.