Jumat, Mei 22, 2026
No Result
View All Result
Bicara Tabu, Itu Tabooo!
  • Tabooo
  • Reality
  • Taboooverse
  • Pattern
  • Figures
  • Global
  • Nasional
  • Regional
  • Deep
  • Edge
  • Check
  • Culture
  • Life
  • Talk
  • Vibes
  • Book Club
  • Madilog Series
  • Tabooo
  • Reality
  • Taboooverse
  • Pattern
  • Figures
No Result
View All Result
Bicara Tabu, Itu Tabooo!
No Result
View All Result

Direct Flight ke Samarkand: Antara Ziarah, Bisnis, dan Jejak Islam Nusantara

by teguh
April 6, 2026
in Nasional, Reality
A A
Home Reality Nasional
Share on FacebookShare on Twitter

Tabooo.id: Nasional – Rencana pembukaan jalur penerbangan langsung Surabaya–Samarkand bukan sekadar urusan transportasi. Ini soal sejarah, iman, dan koneksi yang selama ini terasa jauh secara jarak, tapi dekat secara batin.

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa telah bertemu dengan Duta Besar Uzbekistan untuk Indonesia Oybek Eshonov, Gubernur Samarkand Adiz Boboev dan Wakil Gubernur Samarkand Rustam Kobilov di Gedung Negara Grahadi, Surabaya, Sabtu (04/04/2025) untuk membahas kerja sama tersebut.

Pemerintah Provinsi Jawa Timur bersama Pemerintah Uzbekistan kini menjajaki rute tersebut untuk mendorong wisata religi, khususnya ke makam Imam Bukhari di Samarkand. Kenapa ini penting? Karena banyak kalangan pesantren di Jatim menjadikan Imam Bukhari sebagai rujukan utama dalam mempelajari hadis.

Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, menilai koneksi ini punya “gravitasi” kuat di masyarakat.

“Melihat dinamika geopolitik ini, mungkin direct flight ke Samarkand jadi lebih dimungkinkan,” ujar Khofifah.

Religi, Geopolitik, dan Peluang Ekonomi

Pertemuan antara Pemprov Jatim dan delegasi Uzbekistan di Gedung Negara Grahadi tidak hanya membahas wisata. Mereka juga membicarakan peluang kerja sama ekonomi, budaya, hingga diplomasi berbasis spiritual.

Ini Belum Selesai

Pemkab Lombok Tengah Tutup 25 Minimarket: Menjaga Pasar, Mengorbankan Pekerja?

Bundaran UGM Jadi Sorotan, Spanduk Permintaan Maaf Terbentang

Selama ini, akses menuju Samarkand menuntut perjalanan panjang dengan transit berlapis. Kondisi itu membuat biaya tinggi dan perjalanan terasa melelahkan. Dengan jalur langsung, calon peziarah bisa memangkas waktu dan biaya secara signifikan.

“Melihat dinamika geopolitik ini, mungkin yang direct flight ke Samarkand itu barangkali jadi lebih dimungkinkan. Apalagi di Jawa Timur, mursyid thoriqoh juga sangat banyak. Sebagian adalah Qodiriyah wa Naqsyabandiyah,” kata Khofifah, Minggu (05/04/2026).

Khofifah menegaskan, Pemprov Jatim akan melibatkan industri pariwisata lokal, terutama agen perjalanan, untuk menangkap peluang ini. Artinya, rute ini tidak hanya menggerakkan jamaah, tetapi juga mendorong ekonomi daerah.

“Dengan konektivitas langsung, peluang kunjungan wisata religi akan semakin terbuka,” jelasnya lagi.

Jejak Sejarah yang Masih Hidup

Hubungan Jatim dan Samarkand tidak lahir hari ini. Gubernur Samarkand, Adiz Boboev, bahkan mengunjungi makam Sunan Gresik tokoh yang diyakini berasal dari wilayah Samarkand dan menyebarkan Islam di Jawa.

Kunjungan itu mempertegas satu hal hubungan ini bukan sekadar kerja sama formal, tapi kelanjutan sejarah panjang.

“Kami ingin mengembangkan hubungan ekonomi, turisme, dan kesejahteraan bersama Jawa Timur,” kata Boboev.

Lebih dari Sekadar Tiket Pesawat

Pemerintah pusat bersama Kedutaan Besar Uzbekistan akan melanjutkan pembahasan rute ini. Jika semua berjalan lancar, masyarakat Indonesia bisa menikmati akses langsung ke salah satu pusat peradaban Islam dunia.

Pada akhirnya, rencana ini bukan hanya soal membuka jalur penerbangan. Ini tentang membuka jalan pulang ke sejarah, ke ilmu, dan ke akar spiritual yang selama ini terasa jauh.

Lalu, ketika akses itu benar-benar terbuka, apakah kita akan datang hanya sebagai turis atau sebagai pencari makna?. @teguh

Tags: BisnisGeopolitikGubernurIndustriIslamjatimjejakPariwisataPesantrenReligisurabaya

Kamu Melewatkan Ini

“Jangan Kau Minta Saja Terus”: Pesan Prabowo ke Buruh Bikin Publik Terbelah

“Jangan Kau Minta Saja Terus”: Pesan Prabowo ke Buruh Bikin Publik Terbelah

by jeje
Mei 20, 2026

Buruh diminta jangan terlalu banyak menuntut. Pengusaha jangan diperas. Itulah pesan blak-blakan Presiden Prabowo Subianto saat berbicara di Rapat Paripurna...

Rupiah Hampir Tembus 18.000 per Dolar AS : Kita disuruh Hemat atau Donasi?

Rupiah Hampir Tembus 18.000 per Dolar AS : Kita disuruh Hemat atau Donasi?

by jeje
Mei 20, 2026

Rupiah turun lagi. Kali ini ke Rp17.807 per dolar AS. Bagi sebagian ekonom, angka ini mungkin terdengar teknis. Namun, buat...

Papua 65 Tahun Konflik: Kenapa Luka Ini Tak Pernah Selesai?

Papua 65 Tahun Konflik: Kenapa Luka Ini Tak Pernah Selesai?

by jeje
Mei 18, 2026

“Papua bukan soal keamanan semata. Papua adalah soal keadilan, sejarah, dan rasa dipercaya.” Kalimat itu terus muncul dalam diskusi para...

Next Post
6G Di Depan Mata: RI Tak Kejar Sinyal Cepat, Tapi Otak di Baliknya

6G Di Depan Mata: RI Tak Kejar Sinyal Cepat, Tapi Otak di Baliknya

Pilihan Tabooo

Ribuan Salib Merah di Papua, Apakah Fakta?

Ribuan Salib Merah di Papua, Apakah Fakta?

Mei 11, 2026

Realita Hari Ini

KUHAP 2025 Tegaskan Peran Sah PPNS dalam Sistem Peradilan Pidana

KUHAP 2025 Tegaskan Peran Sah PPNS dalam Sistem Peradilan Pidana

Februari 4, 2026

Inbox Lebih Kalem: Saat Gmail Pakai AI Buat Ngurangin Drama Email

Mei 8, 2026

Wacana Beras Satu Harga, Bulog Buka Kartu Soal Rugi

Desember 30, 2025

Kota Sehat, Papua Sekarat: Ironi Layanan Kesehatan Indonesia

November 27, 2025
Bicara Tabu, Itu Tabooo!

© 2026 Tabooo.id

Explore Tabooo

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy

Stay in the Loop

No Result
View All Result
  • Tabooo.id
  • Reality
  • Taboooverse
    • Deep
    • Edge
    • Check
    • Talk
    • Life
    • Vibes
    • Culture
  • Pattern
  • Figures

© 2026 Tabooo.id