Senin, April 6, 2026
  • Login
No Result
View All Result
tabooo.id
  • Tabooo
  • Check
  • Deep
  • Edge
  • Life
  • Talk
  • Vibes
  • Tabooo Today
  • Tabooo
  • Check
  • Deep
  • Edge
  • Life
  • Talk
  • Vibes
No Result
View All Result
tabooo.id
No Result
View All Result
Home News Nasional

Direct Flight ke Samarkand: Antara Ziarah, Bisnis, dan Jejak Islam Nusantara

April 6, 2026
in Nasional, News
A A
Direct Flight ke Samarkand: Antara Ziarah, Bisnis, dan Jejak Islam Nusantara

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa telah bertemu dengan Duta Besar Uzbekistan untuk Indonesia Oybek Eshonov. (Foto: Istimewa)

Share on FacebookShare on Twitter

Tabooo.id: Nasional – Rencana pembukaan jalur penerbangan langsung Surabaya–Samarkand bukan sekadar urusan transportasi. Ini soal sejarah, iman, dan koneksi yang selama ini terasa jauh secara jarak, tapi dekat secara batin.

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa telah bertemu dengan Duta Besar Uzbekistan untuk Indonesia Oybek Eshonov, Gubernur Samarkand Adiz Boboev dan Wakil Gubernur Samarkand Rustam Kobilov di Gedung Negara Grahadi, Surabaya, Sabtu (04/04/2025) untuk membahas kerja sama tersebut.

Pemerintah Provinsi Jawa Timur bersama Pemerintah Uzbekistan kini menjajaki rute tersebut untuk mendorong wisata religi, khususnya ke makam Imam Bukhari di Samarkand. Kenapa ini penting? Karena banyak kalangan pesantren di Jatim menjadikan Imam Bukhari sebagai rujukan utama dalam mempelajari hadis.

Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, menilai koneksi ini punya “gravitasi” kuat di masyarakat.

“Melihat dinamika geopolitik ini, mungkin direct flight ke Samarkand jadi lebih dimungkinkan,” ujar Khofifah.

Religi, Geopolitik, dan Peluang Ekonomi

Pertemuan antara Pemprov Jatim dan delegasi Uzbekistan di Gedung Negara Grahadi tidak hanya membahas wisata. Mereka juga membicarakan peluang kerja sama ekonomi, budaya, hingga diplomasi berbasis spiritual.

Selama ini, akses menuju Samarkand menuntut perjalanan panjang dengan transit berlapis. Kondisi itu membuat biaya tinggi dan perjalanan terasa melelahkan. Dengan jalur langsung, calon peziarah bisa memangkas waktu dan biaya secara signifikan.

“Melihat dinamika geopolitik ini, mungkin yang direct flight ke Samarkand itu barangkali jadi lebih dimungkinkan. Apalagi di Jawa Timur, mursyid thoriqoh juga sangat banyak. Sebagian adalah Qodiriyah wa Naqsyabandiyah,” kata Khofifah, Minggu (05/04/2026).

Khofifah menegaskan, Pemprov Jatim akan melibatkan industri pariwisata lokal, terutama agen perjalanan, untuk menangkap peluang ini. Artinya, rute ini tidak hanya menggerakkan jamaah, tetapi juga mendorong ekonomi daerah.

RelatedPosts

Gelar Tertunda, Drama Menit Akhir: Sandy Walsh Harus Menunggu Lagi

Tanggul Jebol, Demak Tenggelam: Bencana Alam atau Kelalaian?

“Dengan konektivitas langsung, peluang kunjungan wisata religi akan semakin terbuka,” jelasnya lagi.

Jejak Sejarah yang Masih Hidup

Hubungan Jatim dan Samarkand tidak lahir hari ini. Gubernur Samarkand, Adiz Boboev, bahkan mengunjungi makam Sunan Gresik tokoh yang diyakini berasal dari wilayah Samarkand dan menyebarkan Islam di Jawa.

Kunjungan itu mempertegas satu hal hubungan ini bukan sekadar kerja sama formal, tapi kelanjutan sejarah panjang.

“Kami ingin mengembangkan hubungan ekonomi, turisme, dan kesejahteraan bersama Jawa Timur,” kata Boboev.

Lebih dari Sekadar Tiket Pesawat

Pemerintah pusat bersama Kedutaan Besar Uzbekistan akan melanjutkan pembahasan rute ini. Jika semua berjalan lancar, masyarakat Indonesia bisa menikmati akses langsung ke salah satu pusat peradaban Islam dunia.

Pada akhirnya, rencana ini bukan hanya soal membuka jalur penerbangan. Ini tentang membuka jalan pulang ke sejarah, ke ilmu, dan ke akar spiritual yang selama ini terasa jauh.

Lalu, ketika akses itu benar-benar terbuka, apakah kita akan datang hanya sebagai turis atau sebagai pencari makna?. @teguh

Tags: BisnisDirect FlightDuta BesarGedung Negara GrahadiGeopolitikGubernurIndustriIslamjatimjejakPariwisataPesantrenReligiSamarkandSunan GresiksurabayaUzbekistan

Recommended

Dukun Cabul di Magetan: Wajah Gelap ‘Pengobatan’ di Magetan

Dukun Cabul di Magetan: Wajah Gelap ‘Pengobatan’ di Magetan

April 4, 2026
Beasiswa Rp 898 Juta ke Inggris Dibuka: Kesempatan atau Ujian Mental?

Beasiswa Rp 898 Juta ke Inggris Dibuka: Kesempatan atau Ujian Mental?

April 4, 2026

Popular News

  • Motor Matic: Pilihan Praktis atau Tanda Kita Makin Malas?

    Motor Matic: Pilihan Praktis atau Tanda Kita Makin Malas?

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Dolar Perkasa, Rupiah Melemah di Tengah Gejolak Global

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Prabowo dan Janji Keadilan: Retorika atau Perubahan Nyata?

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • El Nino Datang Lagi: Petani Terancam Gagal Panen?

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Dr. Moewardi: Dokter Rakyat yang Hilang Tanpa Jejak

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Sitemap
PT Tabooo Network Indonesia

© 2025 Tabooo.id - Bicara Tabu, Itu Tabooo! @TaboooNetwork.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Tabooo.id
    • Deep
    • Edge
    • Vibes
    • Talk
    • Check
    • Life
  • Tabooo Today
    • News
      • Global
      • Nasional
      • Regional
      • Bisnis
      • Kriminal
    • Entertainment
      • Film
      • Musik
      • Tabooo Book Club
      • Game
    • Lifestyle
      • Sports
      • Teknologi
      • Otomotif
      • Food
      • Health
      • Travel

© 2025 Tabooo.id - Bicara Tabu, Itu Tabooo! @TaboooNetwork.