Jumat, September 18, 2026
No Result
View All Result
Bicara Tabu, Itu Tabooo!
  • Tabooo
  • Reality
  • Taboooverse
  • Pattern
  • Figures
  • Global
  • Nasional
  • Regional
  • Deep
  • Edge
  • Check
  • Culture
  • Life
  • Talk
  • Vibes
  • Book Club
  • Madilog Series
  • Tabooo
  • Reality
  • Taboooverse
  • Pattern
  • Figures
No Result
View All Result
Bicara Tabu, Itu Tabooo!
No Result
View All Result

6G Di Depan Mata: RI Tak Kejar Sinyal Cepat, Tapi Otak di Baliknya

by teguh
Mei 8, 2026
in Reality, Teknologi
A A
Home Reality
Share on Facebook
Share on Twitter

Tabooo.id: Teknologi – Indonesia mulai bergerak. Bukan sekadar ikut tren, tapi mencoba masuk ke dapur teknologi masa depan 6G. Lewat riset antena yang digarap peneliti Pusat Riset Telekomunikasi (PRT) BRIN, arah permainan mulai berubah dari konsumsi jadi inovasi.

Masalahnya, 6G bukan cuma soal internet lebih ngebut. Ini soal bagaimana perangkat “berpikir” lebih kompleks, lebih presisi, dan lebih terintegrasi. Di sinilah antena jadi aktor utama, bukan figuran.

Antena Bukan Lagi Pelengkap, Tapi Penentu

Peneliti PRT BRIN, Yohanes Galih Adhiyoga, menegaskan bahwa riset mereka fokus pada antena mikrostrip, baik single-layer maupun multilayer. Teknologi ini tidak berhenti di teori ia menawarkan peningkatan gain sekaligus kontrol arah sinyal yang lebih presisi.

“Riset tersebut turut dikembangkan PRT BRIN. Salah satu fokusnya adalah pengembangan antena mikrostrip untuk menjawab kebutuhan komunikasi generasi mendatang,” kata Yohanes.

Namun, antena di era 6G tidak lagi berdiri sendiri. Ia harus menyatu dengan berbagai komponen aktif seperti IC, transistor, hingga filter dalam satu sistem yang kompleks.

Ketika Smartphone Jadi “Kota Kecil”

Bayangkan smartphone sebagai kota padat. Semua fungsi ada di dalamnya komunikasi, sensor, hingga komputasi. Dalam kondisi seperti ini, antena harus tetap bekerja optimal tanpa mengganggu komponen lain. Di sinilah tantangan terbesar muncul.

Ini Belum Selesai

Pemerintah Tarik 25 Merek Beras Fortifikasi, Ada Apa?

Bakar Sampah Berujung Kebakaran Kabel PT Sangsaka di Bantul

Integrasi menjadi kunci. Sedikit saja salah desain, performa perangkat bisa turun drastis. Jadi, pengembangan antena bukan lagi sekadar soal bentuk, tapi soal harmoni dalam sistem.

6G: Lompatan, Bukan Sekadar Upgrade

Yohanes menegaskan bahwa riset 6G harus dimulai sekarang, bukan nanti saat teknologi ini sudah jadi tren.

“Saat ini 5G memang masih berkembang, tapi riset tidak bisa berhenti di situ. Kita harus menyiapkan teknologi berikutnya.”

Pernyataan ini seperti pengingat keras negara yang hanya menunggu, akan selalu tertinggal. 6G bukan sekadar upgrade kecepatan, tapi perubahan cara perangkat dan jaringan bekerja secara keseluruhan.

Peluang Besar untuk Generasi Muda

Di balik teknologi, ada faktor yang lebih penting manusia. Kepala PRT BRIN, Nasrullah Armi, melihat riset 6G sebagai peluang besar bagi talenta muda Indonesia.

“Kesempatan di bidang ini masih sangat luas. Mahasiswa perlu mulai menentukan minat sejak sekarang.”

Artinya, masa depan 6G tidak hanya ditentukan oleh laboratorium, tapi juga oleh pilihan generasi hari ini.

Jadi Penonton atau Pemain?

Indonesia sudah mulai menyiapkan langkah. Riset berjalan, arah sudah jelas, dan peluang terbuka lebar.

Tapi pertanyaan akhirnya tetap sederhana dan sedikit menampar. Saat 6G benar-benar datang, kita cuma pakai atau ikut menciptakan?. @teguh

Tags: brininovasiinternetKomponenNasionalSensorSinyalSmartphone

Kamu Melewatkan Ini

Handphone Belum Mati, Tapi Ekosistem Sudah Mengusirnya

Handphone Belum Mati, Tapi Ekosistem Sudah Mengusirnya

by teguh
September 10, 2026

Sebuah Handphone belum mati karena jatuh dan pecah, Atau kehilangan fungsi kamera untuk dianggap tua. Cukup satu persoalan yaitu, Sistem...

Powerbank Ugreen MagFlow Pro: Powerbank dengan Liquid Cooling

Powerbank Ugreen MagFlow Pro: Powerbank dengan Liquid Cooling

by teguh
September 9, 2026

Powerbank biasanya cuma punya satu tugas menyimpan daya sebanyak mungkin dan mengeluarkannya ketika baterai smartphone mulai sekarat. Namun, Powerbank MagFlow...

Kemenbud Rilis Lima Jilid Sejarah Indonesia, Siapa yang Menentukan Ingatan Bangsa?

Kemenbud Rilis Lima Jilid Sejarah Indonesia, Siapa yang Menentukan Ingatan Bangsa?

by Tabooo
September 1, 2026

Kementerian Kebudayaan merilis lima jilid pertama Sejarah Indonesia: Dinamika Kebangsaan dalam Arus Global. Lebih dari 5.000 halaman membawa pembaca dari...

Next Post
Zero Post: Saat Gen Z Capek Jadi Konten, Tapi Masih Jadi Penonton

Zero Post: Saat Gen Z Capek Jadi Konten, Tapi Masih Jadi Penonton

Madilog Series

Logika vs Emosi: Siapa yang Sebenarnya Mengendalikan Kamu? – Madilog Series #3.5

Logika vs Emosi: Siapa yang Sebenarnya Mengendalikan Kamu? – Madilog Series #3.5

Agustus 24, 2026
Logika: Senjata Sederhana Agar Tidak Mudah Ditipu – Madilog Series #3.4

Logika: Senjata Sederhana Agar Tidak Mudah Ditipu – Madilog Series #3.4

Juli 7, 2026
Logika: Hoaks, Algoritma, dan Ilusi Kebenaran – Madilog Series #3.3

Logika: Hoaks, Algoritma, dan Ilusi Kebenaran – Madilog Series #3.3

Juni 18, 2026

Marx Series

Mesin dan Industri Modern: Teknologi Membebaskan atau Membuat Pekerja Makin Mudah Diganti?

Mesin dan Industri Modern: Teknologi Membebaskan atau Membuat Pekerja Makin Mudah Diganti?

Agustus 25, 2026

Working-Day: Kenapa Jam Kerja Selalu Jadi Medan Perang?

Juli 16, 2026

Ketika Marx Membongkar Rahasia Profit – Marx Series #1.5

Juni 20, 2026

Labour Power: Cara Kapital Membeli Waktu dan Tenagamu – Marx Series #1.4

Juni 2, 2026
Bicara Tabu, Itu Tabooo!

© 2026 Tabooo.id

Explore Tabooo

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy

Stay in the Loop

No Result
View All Result
  • Tabooo.id
  • Reality
  • Taboooverse
    • Deep
    • Edge
    • Check
    • Talk
    • Life
    • Vibes
    • Culture
  • Pattern
  • Figures

© 2026 Tabooo.id