Tabooo.id: Sports – Sorakan menggema di St. Jakobshalle, Basel ketika shuttlecock terakhir jatuh di sisi lapangan lawan. Putri Kusuma Wardani berdiri tegak, menarik napas panjang, lalu mengepalkan tangan.
Dalam 39 menit yang intens, tunggal putri Indonesia itu berhasil menjatuhkan mantan ratu bulu tangkis dunia, Nozomi Okuhara.
Skor akhir berbicara jelas: 21-16, 21-13. Kemenangan ini mengantar Putri ke final Swiss Open 2026 sebuah langkah besar yang lahir dari permainan berani dan disiplin.
Awal Meledak, Tekanan Datang
Pertandingan dimulai dengan tempo cepat. Putri langsung tampil agresif, memanfaatkan kondisi Okuhara yang terlihat belum menemukan ritme permainan.
Skor sempat imbang 4-4. Namun setelah itu Putri menunjukkan kelasnya.
Serangan bertubi-tubi dan permainan net yang rapi membuat wakil Indonesia tersebut melesat jauh. Delapan poin beruntun mengubah papan skor menjadi 12-4.
Keunggulan besar itu sempat memberi rasa aman. Namun Okuhara bukan pemain sembarangan.
Peraih banyak gelar besar itu perlahan bangkit. Reli panjang mulai terjadi. Poin demi poin dikikis hingga skor mendekat 17-13.
Tekanan mulai terasa. Namun Putri tidak kehilangan fokus. Ia kembali menemukan tempo permainan dan menutup gim pertama 21-16.
Duel Ketat, Lalu Ledakan Penutup
Gim kedua berjalan jauh lebih ketat. Putri sempat unggul 4-1, tetapi Okuhara segera merespons. Pemain Jepang itu menyamakan skor 5-5, bahkan sempat berbalik memimpin 8-7.
Pertarungan reli panjang membuat pertandingan terasa semakin panas. Namun momen penting muncul saat interval. Putri berhasil membalikkan keadaan dan memimpin tipis 11-10.
Setelah itu, pertandingan berubah drastis. Putri bermain lebih tajam dan berani mengambil risiko. Serangan-serangan cepat membuat Okuhara kesulitan keluar dari tekanan.
Momentum pun benar-benar berpihak pada wakil Indonesia. Putri melesat dengan delapan poin beruntun tanpa memberi kesempatan bagi lawannya mencetak angka tambahan. Smash terakhir menutup pertandingan dengan skor 21-13.
Tiket Final dan Harapan Baru
Kemenangan ini bukan sekadar tiket menuju final. Putri Kusuma Wardani baru saja mengalahkan mantan pemain nomor satu dunia dengan permainan yang matang dan penuh percaya diri.
Hasil ini juga mengirim pesan penting bagi dunia bulu tangkis generasi baru Indonesia mulai menunjukkan taringnya di panggung internasional. Bagi publik Indonesia, kemenangan ini membawa satu harapan sederhana.
Di Basel malam itu, Putri tidak hanya menang. Ia juga membuktikan bahwa keberanian menyerang dan ketenangan di momen krusial bisa membawa mimpi menuju partai puncak. @teguh





