Minggu, Juni 21, 2026
No Result
View All Result
Bicara Tabu, Itu Tabooo!
  • Tabooo
  • Reality
  • Taboooverse
  • Pattern
  • Figures
  • Global
  • Nasional
  • Regional
  • Deep
  • Edge
  • Check
  • Culture
  • Life
  • Talk
  • Vibes
  • Book Club
  • Madilog Series
  • Tabooo
  • Reality
  • Taboooverse
  • Pattern
  • Figures
No Result
View All Result
Bicara Tabu, Itu Tabooo!
No Result
View All Result

Kampus Coding Ala Apple Hadir di Jakarta

by teguh
Mei 8, 2026
in Reality, Teknologi
A A
Home Reality
Share on FacebookShare on Twitter

Tabooo.id: Teknologi – Pernah tidak kamu menyadari satu hal dulu anak muda bermimpi jadi musisi, YouTuber, atau gamer. Sekarang daftar itu bertambah satu lagi developer aplikasi.

Banyak orang mulai melihat coding bukan sekadar kemampuan teknis. Banyak yang menganggapnya sebagai jalan baru untuk berkarya sekaligus membangun karier global.

Tren itu semakin terlihat setelah Apple membuka Apple Developer Academy terbaru di Jakarta. Akademi ini menjadi fasilitas pendidikan kelima Apple di Indonesia.

Kelas perdana langsung menampung sekitar 100 peserta. Tahun depan, program ini menargetkan lebih dari 200 peserta setiap tahun. Angka ini menunjukkan satu hal: minat terhadap dunia teknologi terus tumbuh.

Banyak anak muda kini tidak hanya ingin memakai teknologi. Mereka juga ingin menciptakannya.

Ini Belum Selesai

Jawa Gelap Bergilir: Cadangan Listrik Hilang, Publik yang Menanggung

LA Indie Movie Jogja Cetak Generasi Baru Sineas Muda

Dari Tangerang Sampai Bali, Ekosistem Developer Terus Tumbuh

Program Apple Developer Academy pertama hadir di Tangerang pada 2018. Setelah itu, Apple membuka akademi baru di Surabaya pada 2019, Batam pada 2020, dan Bali pada 2025.

Kini akademi terbaru berdiri di Autograph Tower Jakarta. Program ini bekerja sama dengan Universitas Ciputra.

Peserta mengikuti program selama 10 bulan. Selama periode tersebut, mereka belajar coding, desain aplikasi, kecerdasan buatan, hingga manajemen proyek.

Metode pembelajaran di akademi ini berbeda dari kelas biasa. Peserta tidak hanya duduk mendengarkan teori. Mereka langsung mengerjakan proyek nyata melalui pendekatan challenge based learning.

Pendekatan ini mendorong peserta untuk memecahkan masalah nyata menggunakan teknologi. Hasilnya cukup menarik.

Hingga akhir 2025, hampir 3.000 developer telah lulus dari program ini. Sekitar 95 persen lulusan berhasil mendapatkan pekerjaan di berbagai sektor, mulai dari pendidikan hingga fintech.

Kenapa Coding Jadi Tren Baru?

Ada beberapa alasan yang menjelaskan fenomena ini.

Pertama, dunia teknologi memberi peluang karier yang luas. Seorang developer bisa bekerja di perusahaan global tanpa harus pindah negara.

Kedua, teknologi memberi ruang besar untuk berkreasi. Anak muda dapat menciptakan solusi digital untuk masalah sehari-hari.

Ketiga, profesi di bidang teknologi kini memiliki daya tarik sosial yang kuat. Banyak orang mulai melihat developer sebagai pencipta masa depan digital.

Selain itu, dunia startup juga ikut mendorong tren ini. Banyak kisah sukses perusahaan teknologi lahir dari ide sederhana yang kemudian berkembang menjadi bisnis besar.

Cerita seperti ini membuat banyak anak muda berpikir, “Kenapa tidak mencoba?”

Coding Bukan Hanya Soal Menulis Kode

Menariknya, dunia teknologi modern tidak hanya membutuhkan kemampuan coding.

Program seperti Apple Developer Academy justru menekankan cara berpikir kreatif dan kolaboratif.

Peserta belajar memahami masalah di sekitar mereka. Setelah itu, mereka mencoba merancang solusi digital yang relevan.

Misalnya:

  • aplikasi untuk membantu UMKM
  • platform edukasi digital
  • sistem transportasi yang lebih efisien
  • solusi teknologi untuk isu lingkungan

Pendekatan ini membuat teknologi terasa lebih manusiawi. Developer tidak hanya membuat aplikasi. Mereka juga menciptakan solusi untuk kehidupan sehari-hari.

Karena itu, peserta akademi datang dari berbagai latar belakang. Ada mahasiswa, fresh graduate, hingga profesional yang ingin beralih karier. Usia peserta bahkan berkisar antara 18 hingga 40 tahun.

Jadi, Apa Dampaknya Buat Kamu?

Fenomena ini menunjukkan satu perubahan besar dalam dunia kerja.

Karier masa depan tidak lagi hanya bergantung pada satu profesi klasik. Dunia digital membuka banyak jalur baru bagi generasi muda.

Program seperti Apple Developer Academy menunjukkan bahwa keterampilan teknologi semakin penting.

Namun pesan yang lebih besar sebenarnya sederhana. Kamu tidak harus menjadi programmer untuk ikut dalam perubahan ini.

Yang jauh lebih penting adalah kemauan untuk belajar hal baru dan beradaptasi dengan teknologi.

Karena di dunia yang berubah cepat seperti sekarang, satu pertanyaan menjadi semakin relevan Bukan lagi “Apa pekerjaanmu?” tetapi “Apa yang bisa kamu ciptakan dengan teknologi?” . @teguh

Tags: ApplebaliBatamDeveloperEkosistemFasilitasGamerJakartaKampuskarierMahasiswaMusisiNasionalsurabayatangerang

Kamu Melewatkan Ini

Kericuhan UGM: Saat Kemarahan Mengalahkan Percakapan

Kericuhan UGM: Saat Kemarahan Mengalahkan Percakapan

by dimas
Juni 16, 2026

Kericuhan di UGM bukan sekadar protes mahasiswa. Ada krisis kepercayaan yang membuat dialog berubah menjadi gugatan. Tabooo.id - Di dalam...

Api di Thamrin: 11 Tuntutan Mahasiswa Berujung Benturan

Api di Thamrin: 11 Tuntutan Mahasiswa Berujung Benturan

by dimas
Juni 15, 2026

Aksi mahasiswa di Jalan MH Thamrin memanas setelah pembakaran ban memicu benturan dengan aparat. Di balik kericuhan, 11 tuntutan besar...

Reformasi Jilid 2: Gerakan Moral atau Sekadar Label Politik?

Reformasi Jilid 2: Gerakan Moral atau Sekadar Label Politik?

by teguh
Juni 12, 2026

Aksi mahasiswa kembali memenuhi jalanan. Spanduk kritik bermunculan. Tagar perlawanan beredar luas di media sosial. Di tengah suasana itu, satu...

Next Post
IHSG Menguat di Tengah Redanya Isu AI dan Bayang-Bayang Tarif AS

IHSG Terkoreksi Tajam, Kapitalisasi Pasar Susut Hampir Rp1.000 Triliun

Madilog Series

Logika: Hoaks, Algoritma, dan Ilusi Kebenaran – Madilog Series #3.3

Logika: Hoaks, Algoritma, dan Ilusi Kebenaran – Madilog Series #3.3

Juni 18, 2026
Logika: Kenapa Orang Pintar Bisa Tetap Bodoh? – Madilog Series #3.2

Logika: Kenapa Orang Pintar Bisa Tetap Bodoh? – Madilog Series #3.2

Juni 7, 2026
Logika: Senjata Pembebasan yang Jarang Dipakai – Madilog Series #3.1

Logika: Senjata Pembebasan yang Jarang Dipakai – Madilog Series #3.1

Juni 2, 2026

Marx Series

Ketika Marx Membongkar Rahasia Profit – Marx Series #1.5

Ketika Marx Membongkar Rahasia Profit – Marx Series #1.5

Juni 20, 2026

Labour Power: Cara Kapital Membeli Waktu dan Tenagamu – Marx Series #1.4

Juni 2, 2026

Uang Menjadi Kapital: Ketika Uang Berubah Jadi Mesin Penghisap – Marx Series #1.3

Mei 29, 2026

Fetisisme Komoditas: Saat Barang Terlihat Lebih Penting daripada Manusia – Marx Series #1.2

Mei 25, 2026
Bicara Tabu, Itu Tabooo!

© 2026 Tabooo.id

Explore Tabooo

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy

Stay in the Loop

No Result
View All Result
  • Tabooo.id
  • Reality
  • Taboooverse
    • Deep
    • Edge
    • Check
    • Talk
    • Life
    • Vibes
    • Culture
  • Pattern
  • Figures

© 2026 Tabooo.id