• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Sitemap
Sabtu, Maret 21, 2026
  • Login
No Result
View All Result
tabooo.id
  • Tabooo
  • News
  • Check
  • Deep
  • Edge
  • Life
  • Talk
  • Vibes
  • Tabooo
  • News
  • Check
  • Deep
  • Edge
  • Life
  • Talk
  • Vibes
No Result
View All Result
tabooo.id
No Result
View All Result
Home News Nasional

Prabowo Temui Profesor Inggris, Siapkan 10 Kampus Kedokteran dan STEM

Januari 22, 2026
in Nasional, News
A A
Konsep Otomatis

Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto dalam forum UK-Indonesia Education Roundtable bersama para perwakilan sejumlah universitas di Inggris, pada Selasa (20/1/2026), di Lancaster House, London.(Foto: Rusman - Biro Pers Sekretariat Presiden)

Share on FacebookShare on Twitter

Tabooo.id: Nasional – Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto memanfaatkan lawatannya ke London bukan sekadar diplomasi seremonial. Di Lancaster House, Selasa (20/1/2026), Prabowo duduk satu meja dengan 24 profesor dari 24 universitas elite Inggris yang tergabung dalam Russell Group mulai dari Oxford, King’s College, Imperial College, hingga Edinburgh.

Lewat forum UK – Indonesia Education Roundtable, Prabowo langsung mengunci satu agenda utama pembangunan 10 kampus baru di Indonesia dengan standar internasional.

RelatedPosts

MotoGP Brasil 2026: Semua Nol Lagi, Tapi Marquez Punya Satu Keunggulan

Pemerintah Resmi Tetapkan Idul Fitri 1447 H pada Sabtu 21 Maret 2026

Target Jelas: Kedokteran dan STEM

Prabowo tak menyebar janji ke mana-mana. Ia menargetkan kampus-kampus baru itu fokus pada bidang kedokteran serta STEM (Science, Technology, Engineering, and Mathematics). Bahasa pengantar yang akan digunakan pun bahasa Inggris, meniru standar universitas papan atas Inggris.

Langkah ini menunjukkan ambisi Indonesia untuk tidak lagi sekadar menjadi pasar pendidikan, tetapi ikut bermain di level global.

Bukan MoU, Tapi Kerja Nyata

Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya menegaskan, Presiden menginginkan kerja sama konkret, bukan tumpukan dokumen. Prabowo mendorong pertukaran mahasiswa dan dosen, sekaligus membuka peluang profesor Inggris mengajar langsung di kampus Indonesia.

Target akhirnya terang-terangan mendorong universitas Indonesia naik kelas dalam pemeringkatan dunia.

Krisis Dokter Jadi Alarm Keras

Di balik proyek besar itu, Prabowo membaca masalah lama yang tak kunjung selesai. Indonesia masih kekurangan sekitar 140 ribu dokter. Setiap tahun, perguruan tinggi hanya meluluskan sekitar 9.000 dokter, sementara angka pensiun terus meningkat.

Jika situasi ini terus berjalan, krisis tenaga medis bukan lagi ancaman masa depan, melainkan kenyataan harian.

Untuk menjawab krisis tersebut, 10 kampus baru akan memprioritaskan pendidikan kedokteran, kedokteran gigi, farmasi, serta sains dan teknologi. Pemerintah menargetkan mahasiswa terbaik sebagai peserta utama, membiayai mereka penuh, dan membekali mereka pelatihan bahasa Inggris intensif sebelum perkuliahan dimulai.

Negara ingin memastikan kualitas sejak pintu masuk, bukan sekadar mengejar angka kelulusan.

Rencana ini jelas menguntungkan generasi muda berprestasi yang selama ini terhambat biaya dan akses pendidikan kelas dunia. Sistem kesehatan nasional juga berpeluang bernapas lebih lega jika suplai dokter benar-benar bertambah.

Inggris pun tidak datang dengan tangan kosong. Pengaruh akademik dan jejaring pendidikannya di Asia Tenggara akan semakin menguat.

Namun, perguruan tinggi lokal yang enggan berbenah berisiko tertinggal. Jika kampus baru berdiri tanpa integrasi dan pengawasan ketat, label “standar internasional” bisa berubah menjadi slogan kosong.

Ujian Sesungguhnya Ada di Tanah Air

Pada akhirnya, janji kampus kelas dunia tidak akan diuji di aula Lancaster House. Publik akan menilainya di ruang kuliah, laboratorium, dan rumah sakit Indonesia.

Membangun universitas memang mudah di panggung pidato. Tantangan sesungguhnya memastikan lulusannya pulang, mengabdi, dan benar-benar hadir untuk rakyat. (red)

Tags: Edinburgh.Imperial CollegeIndonesiaInggrisKing’s CollegeOxfordprabowopresidenSekretaris KabinetTeddy Indra WijayaUK - Indonesia Education Roundtable
Next Post
KPK Geledah Rumah Wali Kota Madiun, Bawa Pulang Satu Koper Dokumen

KPK Geledah Rumah Wali Kota Madiun, Bawa Pulang Satu Koper Dokumen

Recommended

Check Fakta: Supermoon Bikin Gempa?

Check Fakta: Supermoon Bikin Gempa?

5 bulan ago
Surabaya Siaga Bantu Korban Banjir dan Longsor Sumatera

Surabaya Siaga Bantu Korban Banjir dan Longsor Sumatera

4 bulan ago

Popular News

  • Kuta Saat Senja: Ketika Malam Mulai Dibuka untuk Dunia

    Kuta Saat Senja: Ketika Malam Mulai Dibuka untuk Dunia

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Lebaran Beda Hari, Antara Ilmu, Ego, dan Toleransi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 7.039 Pemudik Gratis Tiba di Tirtonadi, Mayoritas dari DKI Jakarta

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Prabowo Sebut Penyiraman Aktivis KontraS Terorisme, Harus Usut Dalangnya

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Mudik Berujung Duka: Satu Keluarga Tewas di Tol Pemalang-Batang, Balita Kritis

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Sitemap
PT Tabooo Network Indonesia

© 2025 Tabooo.id - Bicara Tabu, Itu Tabooo! @TaboooNetwork.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • News
  • Entertainment
  • Lifestyle
  • Life
  • Check
  • Deep
  • Edge
  • Talk
  • Vibes

© 2025 Tabooo.id - Bicara Tabu, Itu Tabooo! @TaboooNetwork.