Selasa, Oktober 20, 2026
No Result
View All Result
Bicara Tabu, Itu Tabooo!
  • Tabooo
  • Reality
  • Taboooverse
  • Pattern
  • Figures
  • Global
  • Nasional
  • Regional
  • Deep
  • Edge
  • Check
  • Culture
  • Life
  • Talk
  • Vibes
  • Book Club
  • Madilog Series
  • Tabooo
  • Reality
  • Taboooverse
  • Pattern
  • Figures
No Result
View All Result
Bicara Tabu, Itu Tabooo!
No Result
View All Result

KPK Geledah Rumah Wali Kota Madiun, Bawa Pulang Satu Koper Dokumen

by Anisa
Januari 22, 2026
in Reality, Regional
A A
Home Reality
Share on Facebook
Share on Twitter

Tabooo.id: Regional – Tim penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) bergerak cepat. Rabu (21/1/2026), belasan penyidik mendatangi rumah pribadi Wali Kota Madiun, Maidi, di Jalan Merpati, Kelurahan Nambangan Lor. Mereka menumpang tiga mobil berplat putih dan membawa satu koper besar plus beberapa dokumen sebagai barang bukti kasus gratifikasi fee proyek dan dana CSR.

Penggeledahan dimulai sejak sore dan baru selesai pukul 20.30 WIB. Penyidik membawa tas ransel, masker, kamera, dan handycam. Menariknya, mereka datang tanpa pengawalan polisi berseragam lengkap. Warga hanya bisa menonton dari luar pagar. “Tadi sekitar jam setengah tiga, ramai sekali,” kata Anung Suryowadono, warga setempat.

Maidi Resmi Tersangka dan Ditahan

Kasus ini menambah daftar panjang kepala daerah yang tersangkut Operasi Tangkap Tangan (OTT) KPK sejak menjabat. Maidi kini resmi menjadi tersangka. KPK menahan dia di rutan negara Cabang Gedung Merah Putih, Jakarta. Tak hanya Maidi, tim KPK juga menahan pihak swasta kepercayaannya, Rochim Ruhdiyanto, dan Kepala Dinas PUPR Thariq Megah. Penahanan terhadap ketiganya berlaku selama 20 hari pertama, mulai 20 Januari hingga 8 Februari 2026. Penyidik menilai bukti sudah cukup untuk langkah hukum ini.

Dampak Langsung bagi Masyarakat

Berita ini penting bagi publik. KPK menegaskan bahwa pejabat daerah pun bisa tersentuh hukum. Tidak ada lagi “zona aman” untuk praktik korupsi. Namun, penggeledahan ini juga mengguncang stabilitas pemerintahan Madiun. Program pembangunan bisa tertunda, dan aparatur yang bersih ikut terkena bayang-bayang skeptisisme warga.

Selain aspek hukum, kasus ini mengingatkan bahwa proyek kota yang terlihat lancar di atas kertas ternyata tidak selalu sesederhana itu. Fee proyek dan CSR yang seharusnya untuk kepentingan publik malah bisa menimbulkan masalah. Tim KPK membawa koper dari rumah Maidi, sekaligus memberi alarm keras bagi pejabat yang tergoda uang mudah.

Ini Belum Selesai

Demo Dua Tahun Prabowo-Gibran di DPRD DIY Diwarnai Kericuhan

Aksi Mahasiswa di Yogyakarta: Gedung Dewan Terbuka, Jawaban Kebijakan Masih Dinanti

Pengingat untuk Pejabat dan Warga

Bagi warga Madiun, cerita ini lebih dari sekadar OTT. Ini soal menjaga kepercayaan, menegakkan transparansi, dan membuktikan bahwa hukum bisa menembus pagar rumah pejabat sekalipun. Koper panas itu bukan hanya simbol korupsi tapi pengingat keras bahwa permainan uang bisa berakhir di meja KPK. (red)

Tags: CSRFee ProyekgeledahJawa TimurKorupsi di IndonesiaKota MadiunKPKmadiunMaidiott

Kamu Melewatkan Ini

BBM Tersendat, ASN WFH Jadi Jawaban: Bagaimana dengan Akar Masalahnya?

BBM Tersendat, ASN WFH Jadi Jawaban: Bagaimana dengan Akar Masalahnya?

by teguh
Oktober 19, 2026

BBM tersendat Antrean kendaraan di sejumlah stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) di Kabupaten Jember kembali mengganggu mobilitas masyarakat. Di...

BBM Belum Normal, ASN Jember WFH: Siapa Menjamin Layanan Publik Tetap Jalan?

BBM Belum Normal, ASN Jember WFH: Siapa Menjamin Layanan Publik Tetap Jalan?

by teguh
Oktober 19, 2026

Antrean BBM belum normal, aktivitas masyarakat ikut terganggu. Pemerintah Kabupaten Jember, Jawa Timur, kembali menerapkan kebijakan untuk ASN Jember WFH...

Dana Karhutla Ikut Dikorupsi, KPK Telusuri Pengadaan HT BNPB

Dana Karhutla Ikut Dikorupsi, KPK Telusuri Pengadaan HT BNPB

by dimas
Oktober 16, 2026

Dana karhutla diduga ikut dikorupsi dalam perkara Dana Siap Pakai BNPB. KPK menelusuri pengadaan alat komunikasi HT untuk penanganan kebakaran...

Next Post
Sidang Kasus Migas Pertamina atas Kerry Adrianto Riza Dilanjutkan

Sidang Kasus Migas Pertamina atas Kerry Adrianto Riza Dilanjutkan

Madilog Series

Logika vs Emosi: Siapa yang Sebenarnya Mengendalikan Kamu? – Madilog Series #3.5

Logika vs Emosi: Siapa yang Sebenarnya Mengendalikan Kamu? – Madilog Series #3.5

Agustus 24, 2026
Logika: Senjata Sederhana Agar Tidak Mudah Ditipu – Madilog Series #3.4

Logika: Senjata Sederhana Agar Tidak Mudah Ditipu – Madilog Series #3.4

Juli 7, 2026
Logika: Hoaks, Algoritma, dan Ilusi Kebenaran – Madilog Series #3.3

Logika: Hoaks, Algoritma, dan Ilusi Kebenaran – Madilog Series #3.3

Juni 18, 2026

Marx Series

Mesin dan Industri Modern: Teknologi Membebaskan atau Membuat Pekerja Makin Mudah Diganti?

Mesin dan Industri Modern: Teknologi Membebaskan atau Membuat Pekerja Makin Mudah Diganti?

Agustus 25, 2026

Working-Day: Kenapa Jam Kerja Selalu Jadi Medan Perang?

Juli 16, 2026

Ketika Marx Membongkar Rahasia Profit – Marx Series #1.5

Juni 20, 2026

Labour Power: Cara Kapital Membeli Waktu dan Tenagamu – Marx Series #1.4

Juni 2, 2026
Bicara Tabu, Itu Tabooo!

© 2026 Tabooo.id

Explore Tabooo

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy

Stay in the Loop

No Result
View All Result
  • Tabooo.id
  • Reality
  • Taboooverse
    • Deep
    • Edge
    • Check
    • Talk
    • Life
    • Vibes
    • Culture
  • Pattern
  • Figures

© 2026 Tabooo.id