Rabu, Mei 13, 2026
No Result
View All Result
Bicara Tabu, Itu Tabooo!
  • Tabooo
  • Reality
  • Taboooverse
  • Figures
  • Global
  • Nasional
  • Regional
  • Deep
  • Edge
  • Check
  • Culture
  • Life
  • Talk
  • Vibes
  • Book Club
  • Madilog Series
  • Tabooo
  • Reality
  • Taboooverse
  • Figures
No Result
View All Result
Bicara Tabu, Itu Tabooo!
No Result
View All Result

Pidi Baiq Pilih Ariel Jadi Dilan, Generasi 90-an Resmi Kena Serangan Nostalgia

by dimas
Mei 8, 2026
in Culture, Film
A A
Home Culture
Share on FacebookShare on Twitter

Tabooo.id: Film – Coba bayangin: Dilan, cowok SMA yang dulu nulis surat cinta di kertas binder, sekarang nongkrong di kampus ITB sambil bawa gitar, dan wajahnya… Ariel NOAH.
Iya, kamu nggak salah baca. Dilan si pujangga cinta bermotor itu kini diperankan Ariel dalam dua film terbaru garapan Falcon Pictures: Dilan ITB 1997 dan Dilan Amsterdam.

Kalau dulu Dilan bilang, “Jangan rindu, berat. Kamu nggak akan kuat,”
mungkin versi Ariel bakal lebih kalem: “Jangan rindu, nanti bikin lagu.”

Dilan Naik Level (dan Umur)

Sang pencipta semesta Dilan, Pidi Baiq, secara langsung mengumumkan kabar ini. Ia mengaku tidak asal menunjuk Ariel, melainkan melalui proses panjang sebelum menjatuhkan pilihan.

“Setelah saya mikir dan milih beberapa aktor, pikiran saya selalu balik lagi ke Ariel. Jadi akhirnya saya setuju satu juta persen, Dilan-nya Ariel,” ujar Pidi.

Sementara itu, Ariel nggak langsung mengiyakan tawaran tersebut. Ia mengaku butuh waktu untuk menimbang tanggung jawab besar memerankan sosok Dilan.

Ini Belum Selesai

Amir Syarifuddin: Tokoh Komunis yang Membawa Injil saat Eksekusi

GTA 6 Habiskan Rp 26 Triliun, Ini Game atau Negara Kecil?

“Waktu pertama ditawarin, saya butuh waktu buat nerima. Karena karakter Dilan itu kuat banget. Komitmen dalam hati harus benar-benar siap dulu,” ujar Ariel.

Wajar sih. Siapa yang nggak deg-degan memainkan tokoh paling “baperable” di semesta perfilman Indonesia?

Dari Anak SMA ke Lelaki Dewasa

Kali ini, Dilan akhirnya menua dan itu bukan hal buruk.
Kalau dulu dia sibuk menulis surat untuk Milea, sekarang mungkin dia mengetik skripsi sambil mikirin masa depan.

Falcon Pictures paham, penonton setia Dilan juga sudah tumbuh. Mereka bukan remaja yang baru kenal cinta lagi, tapi orang dewasa yang sudah akrab dengan tagihan dan deadline.

Makanya, versi baru ini ingin menampilkan Dilan yang lebih matang, lebih realistis. Dan siapa lagi yang bisa memerankan “galau yang elegan” selain Ariel?

Bayangin aja: Dilan yang dulu naik motor sekarang mungkin nyetir mobil, tapi playlist-nya tetap “Separuh Aku.”

Nostalgia yang Nggak Mau Tua

Fenomena Dilan ini menunjukkan satu hal: orang Indonesia belum bisa move on dari nostalgia.
Kita masih senang mengulang rasa lama entah lewat film, lagu, atau mantan.
Ariel, dengan wajah kalem dan suara sendunya, pas banget jadi simbol nostalgia itu.

Kita seperti ingin percaya bahwa cinta bisa tetap indah, meskipun orangnya sudah berubah dan latarnya pindah ke Amsterdam.
Nostalgia bukan cuma tentang kenangan, tapi juga tentang keinginan untuk mengulang versi terbaik dari masa lalu.

Antara Romantis dan Realistis

Ada ironi kecil dalam proyek ini.
Dilan, yang dulu dikenal karena kepolosan dan kata-kata manisnya, kini hidup di tubuh seorang pria yang sudah melewati banyak badai kehidupan.
Lewat Ariel, karakter Dilan bertransformasi dari sekadar simbol cinta remaja menjadi cerminan kedewasaan.

Romantisme bertemu realitas.
Mungkin sekarang Dilan bukan cuma bicara tentang cinta, tapi juga tentang perjalanan, kehilangan, dan berdamai dengan waktu.
Dan di situ letak kekuatan hiburan: bukan sekadar nostalgia, tapi refleksi hidup dalam kemasan yang ringan dan manis.

Jadi, siap nggak kamu jatuh cinta lagi sama Dilan versi yang bisa beli kopi sendiri dan tahu rasanya kehilangan? @dimas

Tags: Film Baru

Kamu Melewatkan Ini

Tujuh Tahun Menunggu Maaf: Film Reminders of Him Menguji Arti Kesempatan Kedua

Tujuh Tahun Menunggu Maaf: Film Reminders of Him Menguji Arti Kesempatan Kedua

by eko
Mei 8, 2026

Tabooo.id: Film - Pernah nggak sih hidup terasa seperti tombol undo di keyboard yang rusak? Mau menyesal sekeras apa pun,...

Film Legendaris Children of Heaven Diadaptasi di Indonesia, Tayang Mei 2026

Film Legendaris Children of Heaven Diadaptasi di Indonesia, Tayang Mei 2026

by eko
Mei 8, 2026

Tabooo.id: Film - Pernah kehilangan sepatu waktu kecil? Biasanya kita panik sebentar, lalu pulang dan meminta yang baru. Masalah pun...

“Warung Pocong”: Kerja Gaji Besar Tanpa Syarat? Biasanya Ada Pocongnya

“Warung Pocong”: Kerja Gaji Besar Tanpa Syarat? Biasanya Ada Pocongnya

by eko
Mei 8, 2026

Tabooo.id: Film - Kalau ada lowongan kerja bergaji Rp 50 juta per bulan tanpa syarat ribet, kamu bakal mikir dua...

Next Post
IKN 2028: Ketika Mimpi Pindah Ibukota Jadi Drama ‘Pindahan Besar’ Ala Reality Show

IKN 2028: Ketika Mimpi Pindah Ibukota Jadi Drama ‘Pindahan Besar’ Ala Reality Show

Pilihan Tabooo

Saat Kehilangan Jadi Awal Perjalanan Baru

Peristiwa Yesus Naik Ke Surga: Saat Kehilangan Jadi Awal Perjalanan Baru

Mei 10, 2026

Realita Hari Ini

MPR RI Nonaktifkan Juri dan MC LCC Kalbar Usai Polemik Jawaban DPD Viral

MPR RI Nonaktifkan Juri dan MC LCC Kalbar Usai Polemik Jawaban DPD Viral

Mei 12, 2026

Rupiah Anjlok ke Rp 17.500 per Dolar AS, Investor Mulai Kehilangan Kepercayaan

Mei 12, 2026

Kuota Tanpa Batas? Nyaman Buat Kamu, Tapi Jaringan Bisa Kewalahan

Mei 8, 2026

Sekolah Rakyat di Kupang: Jalan Baru Anak Miskin Keluar dari Batas Pendidikan?

Mei 12, 2026
Bicara Tabu, Itu Tabooo!

© 2026 Tabooo.id

Explore Tabooo

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy

Stay in the Loop

No Result
View All Result
  • Tabooo.id
  • Reality
  • Taboooverse
    • Deep
    • Edge
    • Check
    • Talk
    • Life
    • Vibes
    • Culture
  • Figures

© 2026 Tabooo.id