Rabu, Juni 10, 2026
No Result
View All Result
Bicara Tabu, Itu Tabooo!
  • Tabooo
  • Reality
  • Taboooverse
  • Pattern
  • Figures
  • Global
  • Nasional
  • Regional
  • Deep
  • Edge
  • Check
  • Culture
  • Life
  • Talk
  • Vibes
  • Book Club
  • Madilog Series
  • Tabooo
  • Reality
  • Taboooverse
  • Pattern
  • Figures
No Result
View All Result
Bicara Tabu, Itu Tabooo!
No Result
View All Result

IKN 2028: Ketika Mimpi Pindah Ibukota Jadi Drama ‘Pindahan Besar’ Ala Reality Show

by dimas
November 6, 2025
in Edge
A A
Home Edge
Share on FacebookShare on Twitter

Tabooo.id: Edge – Bayangin kamu lagi pindahan rumah. Udah bayar tukang, beli kardus, sewa truk, tapi rumah barunya belum jadi. Nah, kira-kira begitulah vibe proyek pemindahan Ibu Kota Negara (IKN) kita. Bedanya, ini bukan rumah kamu ini rumah besar bernama Indonesia, dan yang bayar ongkos pindahnya… ya, kita semua.

Mimpi Pindah Rumah yang Mahal Banget

Presiden Prabowo Subianto menargetkan IKN bisa beroperasi sebagai Ibu Kota Politik pada 2028. Targetnya sih keren, tapi anggarannya juga enggak kalah bikin kening berkerut: Rp 11,6 triliun cuma buat kawasan legislatif dan yudikatif.

Kepala Otorita IKN, Basuki Hadimuljono, menjelaskan bahwa kompleks legislatif bakal dibangun di lahan seluas 42 hektare dengan biaya Rp 8,5 triliun. Proyek ini akan mencakup gedung sidang paripurna, plaza demokrasi, serambi musyawarah, museum, dan gedung kerja lainnya.

Sementara itu, kompleks yudikatif punya luas 15 hektare dengan anggaran Rp 3,1 triliun. Di situ bakal berdiri Mahkamah Konstitusi (MK), Komisi Yudisial (KY), dan Mahkamah Agung (MA). Kalau dihitung bareng, totalnya sama dengan harga 11 juta kopi susu di Senayan.

Tiga Sumber Uang, Satu Pertanyaan: “Worth It Nggak?”

Basuki bilang, duitnya bakal datang dari tiga sumber: APBN sebesar Rp 48,8 triliun (2025-2028), kerja sama pemerintah dan swasta (KPBU) senilai Rp 158,72 triliun, dan investasi swasta murni sekitar Rp 66,3 triliun. Jadi, total dana IKN bisa nyentuh lebih dari Rp 270 triliun alias lebih mahal dari semua musim sinetron “Ikatan Cinta” digabung jadi satu.

Ini Belum Selesai

Air Keras untuk Kritik: Demokrasi Sedang Sakit?

Demokrasi Tanpa Oposisi: Stabil atau Berbahaya?

Katanya, proyek ini mulai dikerjakan November 2025 dan butuh waktu 25 bulan. Kalau lancar, 2028 nanti kita bisa punya parlemen yang view-nya bukan gedung tua di Senayan, tapi hutan tropis segar di Kalimantan. Romantis? Iya. Realistis? Ehm… mari kita lihat.

Infrastruktur Udah Siap (Katanya)

Basuki menegaskan, infrastruktur dasar udah jalan. Sekitar 7.000 pekerja tinggal di Hunian Pekerja Konstruksi (HPK), dan nanti tahap kedua bakal nambah jadi 20.000 orang. Selain gedung perkantoran, proyek juga mencakup penataan Pasar Sepaku, pembangunan Masjid Negara, dan Basilika. Semuanya ditargetkan rampung akhir 2025.

Selain itu, sumber air baku katanya aman. Bendungan Sepaku Semoi seluas 800 hektare siap menampung 16 juta meter kubik air, menyediakan 2.500 liter per detik. Dari jumlah itu, 1.500 liter/detik dialirkan ke IKN dan sisanya ke Balikpapan. Airnya bahkan bisa langsung diminum semoga bukan cuma janji politik yang bisa “diteguk”.

Pindah Alamat Negara, Tapi Tagihan ke Rakyat

Kalau kamu mikir ini semua buat “masa depan Indonesia”, ya benar. Tapi jangan lupa, masa depan itu juga datang bareng cicilan pajak dan harga bahan pokok yang terus naik.

IKN memang simbol ambisi besar, tapi juga jadi cermin klasik: pemerintah doyan mimpi megah, tapi rakyat masih harus mikir harga beras tiap minggu.

Pada akhirnya, Nusantara bisa jadi ibu kota paling futuristik di Asia kalau semua janji itu enggak kedaluwarsa kayak susu UHT di kulkas DPR. @dimas

Tags: Edge Tabooo

Kamu Melewatkan Ini

Politik Ala Instagram: Estetik di Depan, Retak di Belakang

Politik Ala Instagram: Estetik di Depan, Retak di Belakang

by dimas
Desember 26, 2025

Tabooo.id: Edge - Bayangkan politik seperti Instagram Story. Ada filter, ada caption bijak, ada backsound mellow. Semua tampak rapi, hangat,...

Multi-Job Polisi: Dari Penegak Hukum Jadi Pegawai Sipil

Multi-Job Polisi: Dari Penegak Hukum Jadi Pegawai Sipil

by dimas
Desember 13, 2025

Tabooo.id: Edge - Bayangin deh, kamu lagi nonton serial TV, tiba-tiba karakter utama muncul di episode lain sebagai pemeran tambahan...

MK Melarang Polisi Aktif, Tapi Jabatan Sipil Masih Betah Ditempati

MK Melarang Polisi Aktif, Tapi Jabatan Sipil Masih Betah Ditempati

by dimas
November 18, 2025

Tabooo.id: Edge - Bayangin kamu lagi duduk manis nonton sinetron sore. Plotnya adem. Tiba-tiba adegan berubah seorang polisi muncul… bukan...

Next Post
Pakoe Boewono XIV, Raja Muda yang Membawa Angin Baru ke Keraton Surakarta

Pakoe Boewono XIV: Raja Muda Bawa Angin Baru ke Keraton Surakarta

Madilog Series

Logika: Kenapa Orang Pintar Bisa Tetap Bodoh? – Madilog Series #3.2

Logika: Kenapa Orang Pintar Bisa Tetap Bodoh? – Madilog Series #3.2

Juni 7, 2026
Logika: Senjata Pembebasan yang Jarang Dipakai – Madilog Series #3.1

Logika: Senjata Pembebasan yang Jarang Dipakai – Madilog Series #3.1

Juni 2, 2026
Pemberontakan Tidak Selalu Berhenti Sebagai Pemberontakan – Madilog Series #2.5

Pemberontakan Tidak Selalu Berhenti Sebagai Pemberontakan – Madilog Series #2.5

Mei 27, 2026

Marx Series

Labour Power: Cara Kapital Membeli Waktu dan Tenagamu – Marx Series #1.4

Labour Power: Cara Kapital Membeli Waktu dan Tenagamu – Marx Series #1.4

Juni 2, 2026

Uang Menjadi Kapital: Ketika Uang Berubah Jadi Mesin Penghisap – Marx Series #1.3

Mei 29, 2026

Fetisisme Komoditas: Saat Barang Terlihat Lebih Penting daripada Manusia – Marx Series #1.2

Mei 25, 2026

Komoditas: Cara Pasar Menyembunyikan Kerja Manusia – Marx Series #1.1

Mei 17, 2026
Bicara Tabu, Itu Tabooo!

© 2026 Tabooo.id

Explore Tabooo

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy

Stay in the Loop

No Result
View All Result
  • Tabooo.id
  • Reality
  • Taboooverse
    • Deep
    • Edge
    • Check
    • Talk
    • Life
    • Vibes
    • Culture
  • Pattern
  • Figures

© 2026 Tabooo.id