Tabooo.id: Film – Pernah nggak sih hidup terasa seperti tombol undo di keyboard yang rusak? Mau menyesal sekeras apa pun, kesalahan tetap tinggal di sana diam, tapi berat. Nah, premis itulah yang jadi jantung cerita film drama terbaru berjudul Reminders of Him.
Film ini bukan tentang superhero. Bukan juga tentang cinta yang selalu manis seperti kopi susu gula aren. Ini tentang kesalahan, penyesalan, dan kesempatan kedua tiga hal yang sering kita bicarakan, tapi jarang benar-benar kita pahami.
Ketika Satu Malam Mengubah Segalanya
Cerita berpusat pada Kenna Rowan, diperankan oleh Maika Monroe. Setelah kencan yang terasa sempurna bersama pacarnya, Kenna melakukan satu kesalahan fatal: kecelakaan mobil yang merenggut masa depannya sekaligus meruntuhkan hidup yang baru saja terasa indah.
Kesalahan itu mengirimnya ke penjara selama tujuh tahun.
Tujuh tahun bukan waktu yang sebentar. Dalam waktu itu, dunia terus bergerak. Orang berubah. Dan yang paling menyakitkan, anak perempuan Kenna Diem tumbuh tanpa dirinya.
Saat akhirnya bebas, Kenna kembali ke Wyoming dengan satu tujuan sederhana tapi nyaris mustahil: bertemu putrinya.
Masalahnya, hak asuh Diem kini berada di tangan kakek-neneknya, diperankan oleh Lauren Graham dan Bradley Whitford. Dan mereka jelas tidak ingin masa lalu Kenna kembali masuk ke hidup cucu mereka.
Bayangkan pintu rumah yang selalu tertutup, bahkan sebelum kamu sempat mengetuk.
Cinta Rahasia di Kota Kecil
Di tengah penolakan itu, Kenna bertemu seseorang yang tidak langsung menghakiminya: Ledger Ward, dimainkan oleh Tyriq Withers.
Ledger adalah mantan pemain NFL yang kini menjalankan bar lokal. Sosoknya bukan malaikat penyelamat, tapi setidaknya ia memberi Kenna sesuatu yang sangat langka: empati.
Dari situ, hubungan mereka tumbuh. Diam-diam. Pelan-pelan. Dan tentu saja penuh risiko.
Karena di kota kecil, rahasia punya umur pendek.
Setiap langkah Kenna untuk memperbaiki hidupnya justru bisa memperburuk segalanya terutama peluangnya untuk bertemu Diem.
Kenapa Cerita Ini Terasa Dekat?
Kita hidup di zaman yang aneh. Di media sosial, satu kesalahan bisa membuat seseorang “dihukum” seumur hidup oleh netizen. Cancel culture datang lebih cepat daripada proses memaafkan.
Film ini seperti mengajukan pertanyaan sederhana tapi pedas:
Apakah manusia benar-benar percaya pada kesempatan kedua?
Atau kita cuma suka mengatakan itu, selama kesalahan terjadi pada orang lain.
Kenna bukan karakter sempurna. Ia membuat kesalahan besar. Ia menyakiti banyak orang. Tapi justru di situlah ceritanya terasa manusiawi.
Karena kenyataannya, hidup memang penuh keputusan buruk. Bedanya, tidak semua orang mendapat kesempatan untuk memperbaikinya.
Drama yang Tidak Hanya Tentang Cinta
Meski ada unsur romansa, Reminders of Him sebenarnya lebih banyak berbicara tentang rasa bersalah, pengampunan, dan keluarga.
Tentang bagaimana satu kesalahan bisa menciptakan gelombang yang memengaruhi banyak orang.
Dan tentang betapa sulitnya meminta maaf apalagi ketika orang lain belum siap memaafkan.
Film ini dijadwalkan rilis di Amerika Serikat pada 13 Maret 2026, setelah sebelumnya sempat beberapa kali mengalami perubahan jadwal tayang.
Mungkin film ini tidak akan penuh adegan spektakuler atau ledakan besar. Tapi justru di situlah kekuatannya: emosi yang sunyi, tapi menampar.
Karena pada akhirnya, pertanyaannya bukan cuma tentang Kenna.
Pertanyaannya juga tentang kita. Kalau seseorang benar-benar berubah setelah kesalahan besar apakah kita cukup berani untuk memberinya kesempatan kedua?@eko





