Selasa, Juni 30, 2026
No Result
View All Result
Bicara Tabu, Itu Tabooo!
  • Tabooo
  • Reality
  • Taboooverse
  • Pattern
  • Figures
  • Global
  • Nasional
  • Regional
  • Deep
  • Edge
  • Check
  • Culture
  • Life
  • Talk
  • Vibes
  • Book Club
  • Madilog Series
  • Tabooo
  • Reality
  • Taboooverse
  • Pattern
  • Figures
No Result
View All Result
Bicara Tabu, Itu Tabooo!
No Result
View All Result

OTT KPK Kembali Sasar Kepala Daerah, Kini Bupati Rejang Lebong

by dimas
Maret 10, 2026
in Nasional, Reality
A A
Home Reality Nasional
Share on FacebookShare on Twitter

Tabooo.id: Nasional – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali bergerak di daerah. Tim penindakan lembaga antirasuah itu menangkap Bupati Rejang Lebong, Bengkulu, Muhammad Fikri Thobari, dalam operasi tangkap tangan (OTT) pada Senin (9/3/2026) malam.

Wakil Ketua KPK Fitroh Rohcahyanto membenarkan penangkapan tersebut saat dikonfirmasi Selasa (10/3/2026).

“Benar, Bupati Rejang Lebong,” ujar Fitroh.

KPK masih menutup rapat detail perkara yang menjerat kepala daerah tersebut. Pimpinan lembaga antikorupsi itu juga belum menjelaskan siapa saja pihak lain yang ikut diamankan dalam operasi tersebut.

Operasi Senyap yang Kembali Menyasar Kepala Daerah

Tim KPK bergerak cepat dalam operasi ini. Penindakan semacam ini biasanya berawal dari laporan masyarakat atau hasil penyelidikan panjang terkait dugaan transaksi suap maupun penyalahgunaan kewenangan.

Ini Belum Selesai

Danantara Libatkan KPK Sebelum Hilirisasi Dimulai, Tata Kelola Jadi Sorotan

Beras Sulit Laku, Mentan Bicara Produksi Melimpah, Pedagang Soroti Daya Beli

Informasi awal menyebutkan sejumlah pihak ikut terjaring dalam operasi itu. Tim KPK segera membawa mereka ke Jakarta untuk menjalani pemeriksaan lanjutan di Gedung Merah Putih.

Sesuai prosedur hukum, penyidik memiliki waktu 1×24 jam untuk menentukan status hukum para pihak yang diamankan. Dalam waktu itu, penyidik memeriksa intensif para terduga pelaku, mengumpulkan keterangan saksi, dan menelusuri barang bukti.

Dampak Kasus bagi Pemerintahan Daerah

Penangkapan kepala daerah selalu memicu dampak politik dan administratif di daerah. Pemerintah daerah harus menjaga stabilitas birokrasi agar pelayanan publik tetap berjalan.

Bagi warga Rejang Lebong, kasus ini bukan sekadar persoalan hukum. Program pembangunan daerah, layanan publik, dan kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah ikut menjadi taruhan.

Kasus ini juga menambah daftar kepala daerah yang tersandung OTT KPK dalam beberapa tahun terakhir. Fenomena ini menunjukkan bahwa korupsi di tingkat daerah masih menjadi masalah serius dalam tata kelola pemerintahan.

KPK akan segera mengumumkan konstruksi perkara dan status hukum para pihak setelah pemeriksaan awal selesai.

Di sisi lain, publik kembali melihat pola yang sama. Banyak kepala daerah datang dengan janji pembangunan, tetapi sebagian justru berakhir di ruang pemeriksaan lembaga antikorupsi. Kekuasaan memang bisa membuka jalan perubahan tetapi tanpa integritas, jalan itu sering berakhir di tempat yang sama. @dimas

Tags: bupatiDaerahKepala DaerahKorupsi di IndonesiaKPKNasionalOTT KPKPemberantasanPolitik Indonesia

Kamu Melewatkan Ini

Danantara Libatkan KPK Sebelum Hilirisasi Dimulai, Tata Kelola Jadi Sorotan

Danantara Libatkan KPK Sebelum Hilirisasi Dimulai, Tata Kelola Jadi Sorotan

by teguh
Juni 30, 2026

Pemerintah mulai memperkuat benteng antikorupsi sebelum proyek-proyek hilirisasi bergulir. Badan Pengelola Investasi (BPI) Danantara menggandeng Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) untuk...

Prabowo Subianto Klaim Tahu Pembayar Demo, Publik Menunggu Bukti

Prabowo Subianto Klaim Tahu Pembayar Demo, Publik Menunggu Bukti

by teguh
Juni 25, 2026

Presiden Prabowo Subianto mengaku mengetahui pihak yang diduga membiayai sejumlah aksi demonstrasi. Ia menyampaikan klaim itu saat menghadiri Puncak Pekan...

Memuliakan Kekuasaan atau Memuliakan Manusia?

Memuliakan Kekuasaan atau Memuliakan Manusia?

by dimas
Juni 21, 2026

Memuliakan kekuasaan atau memuliakan manusia? Ketika rakyat merasa terabaikan, kontrak sosial mulai retak, kepercayaan publik memudar, dan demokrasi kehilangan fondasi...

Next Post
Semeru Kembali Erupsi, Hujan Abu Selimuti Permukiman Warga Lumajang

Semeru Kembali Erupsi, Hujan Abu Selimuti Permukiman Warga Lumajang

Madilog Series

Logika: Hoaks, Algoritma, dan Ilusi Kebenaran – Madilog Series #3.3

Logika: Hoaks, Algoritma, dan Ilusi Kebenaran – Madilog Series #3.3

Juni 18, 2026
Logika: Kenapa Orang Pintar Bisa Tetap Bodoh? – Madilog Series #3.2

Logika: Kenapa Orang Pintar Bisa Tetap Bodoh? – Madilog Series #3.2

Juni 7, 2026
Logika: Senjata Pembebasan yang Jarang Dipakai – Madilog Series #3.1

Logika: Senjata Pembebasan yang Jarang Dipakai – Madilog Series #3.1

Juni 2, 2026

Marx Series

Ketika Marx Membongkar Rahasia Profit – Marx Series #1.5

Ketika Marx Membongkar Rahasia Profit – Marx Series #1.5

Juni 20, 2026

Labour Power: Cara Kapital Membeli Waktu dan Tenagamu – Marx Series #1.4

Juni 2, 2026

Uang Menjadi Kapital: Ketika Uang Berubah Jadi Mesin Penghisap – Marx Series #1.3

Mei 29, 2026

Fetisisme Komoditas: Saat Barang Terlihat Lebih Penting daripada Manusia – Marx Series #1.2

Mei 25, 2026
Bicara Tabu, Itu Tabooo!

© 2026 Tabooo.id

Explore Tabooo

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy

Stay in the Loop

No Result
View All Result
  • Tabooo.id
  • Reality
  • Taboooverse
    • Deep
    • Edge
    • Check
    • Talk
    • Life
    • Vibes
    • Culture
  • Pattern
  • Figures

© 2026 Tabooo.id