Rabu, Mei 13, 2026
No Result
View All Result
Bicara Tabu, Itu Tabooo!
  • Tabooo
  • Reality
  • Taboooverse
  • Figures
  • Global
  • Nasional
  • Regional
  • Deep
  • Edge
  • Check
  • Culture
  • Life
  • Talk
  • Vibes
  • Book Club
  • Madilog Series
  • Tabooo
  • Reality
  • Taboooverse
  • Figures
No Result
View All Result
Bicara Tabu, Itu Tabooo!
No Result
View All Result

Semeru Kembali Erupsi, Hujan Abu Selimuti Permukiman Warga Lumajang

by dimas
Maret 10, 2026
in Reality, Regional
A A
Home Reality
Share on FacebookShare on Twitter

Tabooo.id: Regional – Erupsi Gunung Semeru kembali mengguncang Kabupaten Lumajang, Jawa Timur. Luncuran awan panas dari gunung tertinggi di Pulau Jawa itu memicu hujan abu yang mulai dirasakan warga di Kecamatan Pasrujambe pada Selasa (10/3/2026).

Laporan Pos Pengamatan Gunung Api (PPGA) Semeru mencatat erupsi terjadi dengan luncuran awan panas sejauh sekitar 3 kilometer dari puncak. Letusan tersebut berlangsung selama 4 menit 59 detik dengan amplitudo maksimal 12 milimeter. Dari kawah, kolom asap juga membumbung hingga sekitar 1.000 meter di atas puncak.

Hujan Abu Turun Saat Malam Hari

Warga Pasrujambe mulai merasakan hujan abu sejak waktu maghrib. Festi, salah satu warga setempat, mengatakan abu vulkanik mulai turun sekitar pukul 18.15 WIB.

Meski sulit terlihat karena kondisi gelap, butiran abu tetap terasa jelas ketika jatuh ke permukaan tanah dan atap rumah.

“Hujan abu lumayan deras, tapi tidak kelihatan karena sudah gelap. Tapi terasa sekali,” ujar Festi.

Ini Belum Selesai

Sekolah Rakyat di Kupang: Jalan Baru Anak Miskin Keluar dari Batas Pendidikan?

MBG Bisa Ditolak, Prabowo Persilakan Anak Orang Kaya Mundur

Abu vulkanik yang turun perlahan membuat sebagian warga mulai membersihkan halaman dan menutup ventilasi rumah agar debu tidak masuk ke dalam ruangan.

Keluhan Batuk Mulai Muncul di Permukiman

Beberapa warga menyebut hujan abu sebenarnya sudah terjadi sejak dua hari terakhir. Intensitasnya sempat lebih tebal pada hari sebelumnya.

Riffa, warga Pasrujambe lainnya, mengatakan sejumlah warga mulai mengeluhkan batuk dan pilek. Ia menduga keluhan itu muncul akibat paparan abu vulkanik yang terbawa angin ke permukiman.

“Lebih deras kemarin. Kalau dampak sekarang banyak yang batuk warga sini,” katanya.

Kondisi ini biasanya menjadi gejala awal di wilayah yang terkena hujan abu. Partikel abu vulkanik yang sangat halus mudah terhirup dan bisa memicu gangguan pernapasan, terutama pada anak-anak dan lansia.

BPBD Minta Warga Gunakan Masker

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Lumajang, Isnugrogo, mengimbau masyarakat agar melindungi diri saat beraktivitas di luar rumah. Ia meminta warga memakai masker dan kacamata pelindung untuk mengurangi risiko paparan abu vulkanik.

“Hujan abu ini dampak erupsi Semeru. Warga sebaiknya memakai masker dan kacamata saat beraktivitas di luar ruangan,” ujar Isnugrogo.

Saat ini status Gunung Semeru masih berada pada Level III atau Siaga. Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) mengingatkan warga agar tidak beraktivitas di sektor tenggara, terutama di sepanjang aliran Besuk Kobokan hingga radius 13 kilometer dari puncak.

Bagi masyarakat Lumajang, erupsi Semeru bukan peristiwa baru. Namun setiap letusan selalu membawa kecemasan yang sama: abu yang jatuh di halaman rumah mungkin terlihat ringan, tetapi bagi warga yang hidup di lereng gunung, ia selalu menjadi pengingat bahwa alam tidak pernah benar-benar tidur. @dimas

Tags: Awan PanasbencanaBPBDerupsiGunung SemeruHujan AbuJawa TimurLumajangPVMBGsiaga

Kamu Melewatkan Ini

Bisnis di Balik Jeruji: Siapa Mengubah Fasilitas Lapas Blitar Jadi Komoditas?

Bisnis di Balik Jeruji: Siapa Mengubah Fasilitas Lapas Blitar Jadi Komoditas?

by dimas
April 30, 2026

Fasilitas yang seharusnya menjadi hak dasar narapidana diduga berubah menjadi komoditas di dalam penjara. Di balik tembok tinggi dan jeruji...

Murah, Legendaris, dan Beda: Lontong Kupang Favorit Warga Madiun

Murah, Legendaris, dan Beda: Lontong Kupang Favorit Warga Madiun

by jeje
Mei 8, 2026

Indonesia punya banyak kuliner khas dengan identitas kuat di tiap daerah. Salah satunya lontong kupang, makanan khas pesisir Jawa Timur...

Haji Her Satukan Kades dan Pengusaha Tembakau

Haji Her Satukan Kades dan Pengusaha Tembakau

by teguh
April 19, 2026

Tabooo.id: Nasional - Di tengah naik-turun nasib sektor pertanian, suara tegas datang dari Kabupaten Pamekasan, Jawa Timur. Pengusaha rokok Khairul...

Next Post
Mengenal Mojtaba Khamenei, Pemimpin Tertinggi Baru Iran

Profil Mojtaba Khamenei: Dari Putra Pemimpin Iran ke Penguasa Teheran

Pilihan Tabooo

Saat Kehilangan Jadi Awal Perjalanan Baru

Peristiwa Yesus Naik Ke Surga: Saat Kehilangan Jadi Awal Perjalanan Baru

Mei 10, 2026

Realita Hari Ini

MPR RI Nonaktifkan Juri dan MC LCC Kalbar Usai Polemik Jawaban DPD Viral

MPR RI Nonaktifkan Juri dan MC LCC Kalbar Usai Polemik Jawaban DPD Viral

Mei 12, 2026

Rupiah Anjlok ke Rp 17.500 per Dolar AS, Investor Mulai Kehilangan Kepercayaan

Mei 12, 2026

Kuota Tanpa Batas? Nyaman Buat Kamu, Tapi Jaringan Bisa Kewalahan

Mei 8, 2026

Sekolah Rakyat di Kupang: Jalan Baru Anak Miskin Keluar dari Batas Pendidikan?

Mei 12, 2026
Bicara Tabu, Itu Tabooo!

© 2026 Tabooo.id

Explore Tabooo

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy

Stay in the Loop

No Result
View All Result
  • Tabooo.id
  • Reality
  • Taboooverse
    • Deep
    • Edge
    • Check
    • Talk
    • Life
    • Vibes
    • Culture
  • Figures

© 2026 Tabooo.id