Jumat, Mei 22, 2026
No Result
View All Result
Bicara Tabu, Itu Tabooo!
  • Tabooo
  • Reality
  • Taboooverse
  • Pattern
  • Figures
  • Global
  • Nasional
  • Regional
  • Deep
  • Edge
  • Check
  • Culture
  • Life
  • Talk
  • Vibes
  • Book Club
  • Madilog Series
  • Tabooo
  • Reality
  • Taboooverse
  • Pattern
  • Figures
No Result
View All Result
Bicara Tabu, Itu Tabooo!
No Result
View All Result

Makan Bergizi Tersendat: Ribuan Dapur Gagal Penuhi Standar Dasar

by eko
April 1, 2026
in Reality
A A
Home Reality
Share on FacebookShare on Twitter

Tabooo.id: Nasional – Program makan bergizi yang seharusnya melindungi masyarakat justru tersendat di lapangan. Badan Gizi Nasional (BGN) menghentikan operasional 1.256 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Indonesia Timur mulai Rabu (1/4/2026). Penyebabnya jelas: banyak unit belum memenuhi standar sanitasi dan pengelolaan limbah.

Banyak SPPG Belum Penuhi Syarat

Direktur Pemantauan dan Pengawasan Wilayah III BGN, Rudi Setiawan, menyatakan pihaknya mengambil langkah tegas karena banyak SPPG belum mengantongi Sertifikat Laik Higiene Sanitasi (SLHS) dan belum memiliki Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL).

“SPPG yang kami suspend mulai 1 April 2026 di wilayah III adalah yang belum memiliki SLHS dan IPAL,” ujar Rudi.

Ia menegaskan, setiap SPPG wajib memenuhi dua syarat tersebut. SLHS menjamin keamanan makanan, sementara IPAL menjaga lingkungan tetap bersih dari limbah.

Standar Bukan Formalitas

BGN ingin memastikan setiap dapur gizi benar-benar aman, bukan sekadar berjalan. Rudi menekankan bahwa standar ini melindungi langsung kesehatan penerima manfaat.

Ini Belum Selesai

Pemkab Lombok Tengah Tutup 25 Minimarket: Menjaga Pasar, Mengorbankan Pekerja?

Bundaran UGM Jadi Sorotan, Spanduk Permintaan Maaf Terbentang

“SLHS dan IPAL penting untuk menjamin keamanan pangan dan menjaga kebersihan lingkungan,” katanya.

Namun di lapangan, banyak pengelola belum menyiapkan fasilitas dasar tersebut, meski program sudah berjalan.

Sudah Diberi Waktu, Tapi Tak Kunjung Lengkap

BGN sebenarnya sudah memberi kesempatan kepada pengelola SPPG untuk melengkapi syarat. Namun hingga batas waktu berakhir, banyak unit tetap belum mengurus SLHS atau membangun IPAL.

Kondisi itu mendorong BGN mengambil keputusan tegas: menghentikan operasional sementara.

BGN akan membuka kembali layanan bagi SPPG yang berhasil memenuhi seluruh ketentuan dan lolos verifikasi ulang. “SPPG yang sudah memenuhi syarat bisa kembali beroperasi,” kata Rudi.

Dampak Langsung ke Masyarakat

Penghentian ini langsung berdampak pada distribusi makanan bergizi. Penerima manfaat berisiko kehilangan akses sementara terhadap layanan tersebut.

Di sisi lain, kebijakan ini memperlihatkan masalah yang lebih besar: program berjalan cepat, tapi kesiapan di lapangan belum sejalan.

Penutup

Program gizi bukan sekadar soal distribusi makanan, tapi juga soal keamanan dan tanggung jawab. Ketika ribuan dapur harus berhenti karena belum siap, pertanyaannya jadi sederhana: kita ingin cepat, atau kita ingin benar? @eko

Tags: BGNMBG

Kamu Melewatkan Ini

MBG Bisa Ditolak, Prabowo Persilakan Anak Orang Kaya Mundur

MBG Bisa Ditolak, Prabowo Persilakan Anak Orang Kaya Mundur

by eko
Mei 12, 2026

MBG Bisa Ditolak mulai jadi sorotan setelah Presiden Prabowo Subianto mempersilakan anak dari keluarga mampu untuk tidak mengambil program makan...

Makan Bergizi Gratis dan Bayang-Bayang “Titik Dapur” yang Diperebutkan

Makan Bergizi Gratis dan Bayang-Bayang “Titik Dapur” yang Diperebutkan

by dimas
Mei 5, 2026

Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang digadang sebagai salah satu program prioritas pemerintah untuk memperkuat gizi anak sekolah kini kembali...

Jual Beli Titik Dapur MBG Mengemuka, Siapa Bermain di Program Makan Gratis?

Jual Beli Titik Dapur MBG Mengemuka, Siapa Bermain di Program Makan Gratis?

by dimas
Mei 5, 2026

Program makan gratis yang digadang-gadang menjadi investasi besar bagi masa depan gizi anak Indonesia kini menghadapi bayang-bayang persoalan tata kelola....

Next Post
Isi BBM Maksimal 50 Liter: Kebijakan atau Sinyal Krisis?

Isi BBM Maksimal 50 Liter: Kebijakan atau Sinyal Krisis?

Pilihan Tabooo

Ribuan Salib Merah di Papua, Apakah Fakta?

Ribuan Salib Merah di Papua, Apakah Fakta?

Mei 11, 2026

Realita Hari Ini

KUHAP 2025 Tegaskan Peran Sah PPNS dalam Sistem Peradilan Pidana

KUHAP 2025 Tegaskan Peran Sah PPNS dalam Sistem Peradilan Pidana

Februari 4, 2026

Inbox Lebih Kalem: Saat Gmail Pakai AI Buat Ngurangin Drama Email

Mei 8, 2026

Wacana Beras Satu Harga, Bulog Buka Kartu Soal Rugi

Desember 30, 2025

Kota Sehat, Papua Sekarat: Ironi Layanan Kesehatan Indonesia

November 27, 2025
Bicara Tabu, Itu Tabooo!

© 2026 Tabooo.id

Explore Tabooo

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy

Stay in the Loop

No Result
View All Result
  • Tabooo.id
  • Reality
  • Taboooverse
    • Deep
    • Edge
    • Check
    • Talk
    • Life
    • Vibes
    • Culture
  • Pattern
  • Figures

© 2026 Tabooo.id