Jumat, Mei 22, 2026
No Result
View All Result
Bicara Tabu, Itu Tabooo!
  • Tabooo
  • Reality
  • Taboooverse
  • Pattern
  • Figures
  • Global
  • Nasional
  • Regional
  • Deep
  • Edge
  • Check
  • Culture
  • Life
  • Talk
  • Vibes
  • Book Club
  • Madilog Series
  • Tabooo
  • Reality
  • Taboooverse
  • Pattern
  • Figures
No Result
View All Result
Bicara Tabu, Itu Tabooo!
No Result
View All Result

Ledakan Pabrik: PT GWS Janji Tanggung Jawab, Tapi Seberapa Aman Warga?

by teguh
April 7, 2026
in Nasional, Reality
A A
Home Reality Nasional
Share on FacebookShare on Twitter

Tabooo.id: Nasional – Ledakan di pabrik baja di Sidoarjo bukan cuma soal insiden industri. Ini soal rasa aman warga yang tiba-tiba runtuh dalam hitungan detik. Kini, setelah suara dentuman mereda, satu pertanyaan muncul siapa benar-benar bertanggung jawab?

Manajemen PT Great Wall Steel (GWS) akhirnya buka suara. Mereka menyatakan siap memperbaiki rumah warga yang terdampak ledakan yang terjadi di Kecamatan Waru, Senin (06/04/2026) sore. Tapi bagi warga, janji saja jelas belum cukup.

Perusahaan Janji Turun Tangan

HRD & General Affair PT GWS, Heri Prasetyo, memastikan pihaknya tidak akan lepas tangan. Ia menyebut perusahaan sudah mulai berkoordinasi dengan perangkat desa untuk mendata kerusakan.

“Jadi, mungkin bisa sampaikan bahwa untuk warga yang memang ada kerusakan, karena kita juga tidak bisa menduga sampai sejauh mana kekuatan ledakan itu ke warga, yang jelas saya minta tolong kepada Pak Kades untuk mendata dan mengidentifikasi,” kata Heri.

Pendataan ini jadi langkah awal sebelum perbaikan dilakukan. Rencananya, pihak manajemen juga akan turun langsung ke lokasi untuk melihat kondisi rumah warga.

Ini Belum Selesai

Jogja Financial Festival Dibuka: Literasi Keuangan atau Bahaya Utang Digital?

Pemkab Lombok Tengah Tutup 25 Minimarket: Menjaga Pasar, Mengorbankan Pekerja?

“Besok [hari ini] mungkin saya bisa datang ke lokasi dan sebagainya. Yang jelas, kami bertanggung jawab. Jadi, ini pesan dari pimpinan seperti itu,” lanjutnya.

Sejauh ini, empat rumah di Kecamatan Waru dilaporkan rusak. Sementara dua rumah lainnya di Kutisari, Surabaya, juga terdampak.

Ledakan yang Berujung Duka

Sebelumnya, ledakan keras terjadi di area peleburan baja PT GWS. Polisi mengungkap, insiden bermula saat pekerja melakukan pemotongan logam.

Kapolresta Sidoarjo, Kombes Christian Tobing, menjelaskan kronologi awal kejadian.

“Kejadiannya di PT GWS Kecamatan Waru. Kronologinya itu ada 2 orang yang melakukan pemotongan atas nama P dan J. Kemudian pada saat pemotongan besi tua menggunakan las blender itu ada terjadi ledakan dari las besi itu,” ujarnya.

Ledakan itu bukan hanya merusak bangunan, tapi juga merenggut nyawa. Seorang kernet truk eksternal berinisial R dilaporkan meninggal dunia akibat serpihan ledakan.

“Kemudian ada korban atas nama inisial R, meninggal dunia,” tambah Christian.

Investigasi Masih Berjalan

Untuk memastikan penyebab pasti, polisi bersama tim gabungan masih melakukan penyelidikan. Bahkan, tim Penjinak Bom (Jibom) Gegana Polda Jatim turut diterjunkan untuk olah TKP. Langkah ini menunjukkan satu hal ledakan ini bukan insiden biasa.

Lebih dari Sekadar Perbaikan Rumah

Masalahnya bukan cuma tembok yang retak. Warga kini hidup dengan rasa was-was tinggal dekat kawasan industri yang bisa sewaktu-waktu “meledak”.

Perusahaan sudah berjanji. Polisi masih menyelidiki. Tapi di tengah semua itu, warga hanya ingin satu hal kepastian bahwa kejadian serupa tidak akan terulang.

Karena kalau keselamatan masih jadi taruhan, janji perbaikan saja tidak akan pernah cukup. @teguh

Tags: InsidenKadeskorbanLedakanManajemenMeninggalpabrikPolda JatimPolisiTanggung Jawab

Kamu Melewatkan Ini

Lexus RX350 Surabaya Ditarik Paksa, Polisi Mulai Penyidikan

Lexus RX350 Surabaya Ditarik Paksa, Polisi Mulai Penyidikan

by Naysa
Mei 2, 2026

Kasus dugaan penarikan paksa mobil mewah di Surabaya kini masuk fase serius. Polisi sudah menaikkan status perkara ke penyidikan. Namun,...

Satu Laporan ke Puluhan Korban: Skandal Pesantren Pati yang Belum Tuntas

Satu Laporan ke Puluhan Korban: Skandal Pesantren Pati yang Belum Tuntas

by teguh
Mei 1, 2026

Kasus dugaan kekerasan seksual di sebuah pondok pesantren di Kabupaten Pati belum juga menemukan titik terang. Laporan yang muncul sejak...

Jaksa Agung: Kades Bukan Target Mudah

Jaksa Agung: Kades Bukan Target Mudah

by teguh
April 21, 2026

Selasa, 21/04/2026, Jakarta memunculkan pertanyaan penting: apakah semua kesalahan kepala desa harus berujung borgol? Jaksa Agung ST Burhanuddin menjawab tegas,...

Next Post
Kasus Selesai di Pengadilan, Tapi Sistem Masih Memeriksa Ulang

Kasus Selesai di Pengadilan, Tapi Sistem Masih Memeriksa Ulang

Pilihan Tabooo

Ribuan Salib Merah di Papua, Apakah Fakta?

Ribuan Salib Merah di Papua, Apakah Fakta?

Mei 11, 2026

Realita Hari Ini

Perlawanan Titik Nol: Reformasi Dipidatokan, Ketidakadilan Dilestarikan

Perlawanan Dari Titik Nol: Reformasi Dipidatokan, Ketidakadilan Dilestarikan

Mei 21, 2026

Pemkab Lombok Tengah Tutup 25 Minimarket: Menjaga Pasar, Mengorbankan Pekerja?

Mei 22, 2026

Bundaran UGM Jadi Sorotan, Spanduk Permintaan Maaf Terbentang

Mei 21, 2026

Jogja Financial Festival Dibuka: Literasi Keuangan atau Bahaya Utang Digital?

Mei 22, 2026
Bicara Tabu, Itu Tabooo!

© 2026 Tabooo.id

Explore Tabooo

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy

Stay in the Loop

No Result
View All Result
  • Tabooo.id
  • Reality
  • Taboooverse
    • Deep
    • Edge
    • Check
    • Talk
    • Life
    • Vibes
    • Culture
  • Pattern
  • Figures

© 2026 Tabooo.id