Rabu, Mei 13, 2026
No Result
View All Result
Bicara Tabu, Itu Tabooo!
  • Tabooo
  • Reality
  • Taboooverse
  • Figures
  • Global
  • Nasional
  • Regional
  • Deep
  • Edge
  • Check
  • Culture
  • Life
  • Talk
  • Vibes
  • Book Club
  • Madilog Series
  • Tabooo
  • Reality
  • Taboooverse
  • Figures
No Result
View All Result
Bicara Tabu, Itu Tabooo!
No Result
View All Result

Ketawa Nasional: Agak Laen 2 Ngebut ke Puncak Film Terlaris Indonesia

by dimas
Mei 8, 2026
in Culture, Film
A A
Home Culture
Share on FacebookShare on Twitter

Tabooo.id: Film – Siapa sangka, horor-komedi bisa jadi obat stres nasional? Di saat hidup makin ribet, harga kebutuhan naik, dan timeline penuh debat, jutaan orang justru memilih antre tiket bioskop buat ketawa bareng hantu pasar malam. Pertanyaannya sederhana kenapa Agak Laen 2 bisa segila ini?

Jawabannya ada di angka dan di kelucuan yang terasa dekat.

Agak Laen 2: Angka yang Bikin Industri Melongo

Sejak tayang perdana pada 27 November 2025, Agak Laen 2 sudah mengumpulkan 9.375.190 penonton hanya dalam 30 hari. Angka itu bukan cuma besar, tapi juga brutal. Film ini bahkan menyalip film pertamanya, Agak Laen (2024), yang meraih 9.126.607 penonton dalam waktu hampir tiga kali lebih lama.

Rumah produksi Imajinari merayakannya dengan gaya khas santai tapi nyentil.
“30 hari tayang, udah 9.375.190 pasukan yang reuni sama hantu pasar malam,” tulis mereka di Instagram.

Bukan sekadar pencapaian box office, ini sudah masuk wilayah fenomena budaya pop.

Ini Belum Selesai

Amir Syarifuddin: Tokoh Komunis yang Membawa Injil saat Eksekusi

GTA 6 Habiskan Rp 26 Triliun, Ini Game atau Negara Kecil?

Nazar Absurd yang Ikut Viral

Kesuksesan ini makin “agak laen” karena janji para pemainnya. Bene Dion, Boris Bokir, Indra Jegel, dan Oki Rengga sempat bernazar jika jumlah penonton film kedua ini melampaui film pertama, mereka siap mengabdi ke panti jompo.

Dan ya, angka sudah bicara.

“Kalau nanti sudah mengabdi di panti jangan berhenti nonton,” canda mereka dalam video promosi. Humor receh? Bisa jadi. Tapi justru di situlah kekuatannya jujur, nggak sok suci, dan terasa manusiawi.

Mengancam Takhta Film Legendaris

Dengan laju penonton seperti ini, Agak Laen 2 berpotensi menggusur dua raksasa perfilman Indonesia:
KKN di Desa Penari (10.061.033 penonton) dan Jumbo (10.233.002 penonton).

Kalau itu terjadi, sejarah baru tercipta. Bukan film drama berat atau horor serius yang duduk di puncak, tapi horor-komedi absurd yang penuh celetukan dan kekacauan.

Industri film pun seolah mendapat pesan jelas penonton Indonesia ingin hiburan yang dekat, jujur, dan nggak sok pintar.

Cerita Gagal yang Justru Kena

Disutradarai Muhadkly Acho, Agak Laen 2: Menyala Pantiku! mengisahkan kuartet komika yang kini berprofesi sebagai detektif gagal. Mereka mendapat satu kesempatan terakhir menyamar di sebuah panti jompo misterius untuk memburu buronan kasus pembunuhan.

Alih-alih rapi dan keren, penyamaran itu justru memicu rentetan kekacauan. Lansia, rahasia kelam, dan hantu bercampur dalam komedi situasi yang absurd tapi akrab.

Di balik tawa, film ini menyentil hal-hal sederhana kegagalan, usia, rasa takut ditinggalkan, dan keinginan untuk tetap dianggap berguna.

Ketawa Sebagai Bentuk Bertahan Hidup

Kesuksesan Agak Laen 2 terasa relevan dengan kondisi sosial hari ini. Saat tekanan hidup tinggi, orang tak selalu mencari tontonan yang “berat dan bermakna”. Kadang, yang dibutuhkan cuma ketawa tanpa merasa dihakimi.

Film ini tidak menggurui. Ia cuma bilang hidup memang kacau, tapi kita bisa menertawakannya bersama.

Jadi, Sampai Mana Agak Laen 2 Melaju?

Apakah film ini akan menyalip Jumbo dan KKN di Desa Penari? Masih soal waktu. Tapi satu hal sudah pasti Agak Laen 2 bukan sekadar film laris, tapi cermin selera publik hari ini.

Dan sekarang, pertanyaannya buat kamu:
datang ke bioskop karena ceritanya, karena pengen ketawa, atau karena penasaran apakah nazar panti jompo itu benar-benar ditepati? Diskusi dibuka. @dimas

Tags: BioskopBox OfficeFilmHiburanHororKomediNasional

Kamu Melewatkan Ini

Profil Dandhy Laksono: Jurnalis yang Memilih Bertanya Saat Banyak Orang Diam

Profil Dandhy Laksono: Jurnalis yang Memilih Bertanya Saat Banyak Orang Diam

by jeje
Mei 12, 2026

Dandhy Laksono kembali jadi sorotan. Bukan karena kontroversi biasa, tetapi karena film dokumenternya, Pesta Babi: Kolonialisme di Zaman Kita, memicu rasa...

Salridan-gil: Budaya Uji Nyali Baru di Korea

Salridan-gil: Budaya Uji Nyali Baru di Korea

by Naysa
Mei 12, 2026

Salridan-gil memperlihatkan bagaimana rasa takut bisa berubah menjadi budaya uji nyali baru di Korea. Setelah Salmokji: Whispering Water viral, anak...

Kritikus dan Fans Mortal Kombat II Bisa Sebegitu Beda? Film Harus Pintar atau Seru?

Kritikus dan Fans Mortal Kombat II Bisa Sebegitu Beda? Film Harus Pintar atau Seru?

by teguh
Mei 11, 2026

Kalau sebuah film dapat nilai “lumayan” dari kritikus tapi dipuja fans sampai susah move on, siapa yang sebenarnya benar? Pertanyaan...

Next Post
Ricuh Lhokseumawe: Bendera GAM, Pistol, dan Bayangan Masa Lalu Aceh

Saat Air Belum Surut, Bendera Sudah Ribut

Pilihan Tabooo

Saat Kehilangan Jadi Awal Perjalanan Baru

Peristiwa Yesus Naik Ke Surga: Saat Kehilangan Jadi Awal Perjalanan Baru

Mei 10, 2026

Realita Hari Ini

MPR RI Nonaktifkan Juri dan MC LCC Kalbar Usai Polemik Jawaban DPD Viral

MPR RI Nonaktifkan Juri dan MC LCC Kalbar Usai Polemik Jawaban DPD Viral

Mei 12, 2026

Rupiah Anjlok ke Rp 17.500 per Dolar AS, Investor Mulai Kehilangan Kepercayaan

Mei 12, 2026

Kuota Tanpa Batas? Nyaman Buat Kamu, Tapi Jaringan Bisa Kewalahan

Mei 8, 2026

Sekolah Rakyat di Kupang: Jalan Baru Anak Miskin Keluar dari Batas Pendidikan?

Mei 12, 2026
Bicara Tabu, Itu Tabooo!

© 2026 Tabooo.id

Explore Tabooo

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy

Stay in the Loop

No Result
View All Result
  • Tabooo.id
  • Reality
  • Taboooverse
    • Deep
    • Edge
    • Check
    • Talk
    • Life
    • Vibes
    • Culture
  • Figures

© 2026 Tabooo.id