• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Sitemap
Selasa, Maret 24, 2026
  • Login
No Result
View All Result
tabooo.id
  • Tabooo
  • News
  • Check
  • Deep
  • Edge
  • Life
  • Talk
  • Vibes
  • Tabooo
  • News
  • Check
  • Deep
  • Edge
  • Life
  • Talk
  • Vibes
No Result
View All Result
tabooo.id
No Result
View All Result
Home News

Gunung Ile Lewotolok Meletus Ratusan Kali, Warga Diminta Tetap Waspada

Januari 14, 2026
in News, Regional
A A
Konsep Otomatis

Gunung Ile Lewotolok di Lembata, NTT, tercatat meletus 341 kali disertai gemuruh selama periode pemantauan. Aktivitas vulkanik masih terus diawasi. (Foto dok. PGA Ile Lewotolok)

Share on FacebookShare on Twitter

Tabooo.id: Regional – Aktivitas vulkanik Gunung Ile Lewotolok di Kabupaten Lembata, Nusa Tenggara Timur, kembali menunjukkan intensitas tinggi. Dalam satu hari pengamatan, gunung api ini tercatat meletus sebanyak 341 kali, disertai suara gemuruh yang terdengar hingga ke permukiman warga.

Petugas Pos Pengamat Gunung Api (PGA) Ile Lewotolok, Stanislaus Ara Kian, menyampaikan bahwa ratusan letusan tersebut terekam sepanjang Selasa (13/1/2026). Aktivitas erupsi muncul berulang dengan amplitudo berkisar 20,4 hingga 31,4 milimeter dan durasi antara 30 sampai 198 detik.

Kolom Abu Rendah, Frekuensi Letusan Tinggi

Stanislaus menjelaskan, setiap letusan memuntahkan kolom abu setinggi 200 hingga 350 meter dari puncak kawah. Kolom abu tampak berwarna putih hingga kelabu dan bergerak condong ke arah timur mengikuti arah angin.

Meski kolom abu tergolong rendah, intensitas letusan yang terus berulang menunjukkan bahwa tekanan magma di dalam tubuh gunung masih aktif. Gemuruh yang menyertai erupsi terdengar lemah, namun muncul secara konsisten, terutama pada jam-jam tertentu.

Kondisi ini, menurut Stanislaus, menuntut kewaspadaan ekstra, terutama bagi warga yang bermukim di lereng gunung.

Aktivitas Seismik Mengiringi Erupsi

Selain letusan, aktivitas seismik Gunung Ile Lewotolok juga mengalami peningkatan signifikan. Pada hari yang sama, PGA mencatat 323 kali gempa embusan serta 72 kali tremor non-harmonik.

Rangkaian gempa ini menandakan pergerakan fluida dan gas vulkanik yang masih intens di bawah permukaan. Aktivitas tersebut menjadi indikasi bahwa fase erupsi belum sepenuhnya mereda.

Petugas menegaskan bahwa suara dentuman atau gemuruh yang terdengar sewaktu-waktu merupakan karakteristik alamiah gunung api aktif. Warga diminta tidak panik, namun tetap meningkatkan kewaspadaan terhadap perubahan kondisi.

Status Waspada dan Dampak bagi Warga

Hingga saat ini, Gunung Ile Lewotolok masih berada pada Status Level II (Waspada). Otoritas vulkanologi mengimbau masyarakat dan wisatawan untuk tidak melakukan aktivitas dalam radius 2 hingga 2,5 kilometer dari kawah.

Kelompok yang paling terdampak ialah warga desa di sekitar lereng gunung, nelayan pesisir yang bergantung pada kondisi alam, serta petani yang berisiko kehilangan hasil panen jika abu vulkanik menyebar lebih luas akibat perubahan arah angin.

RelatedPosts

7.039 Pemudik Gratis Tiba di Tirtonadi, Mayoritas dari DKI Jakarta

Prabowo Sebut Penyiraman Aktivis KontraS Terorisme, Harus Usut Dalangnya

Pemerintah daerah bersama aparat setempat terus memantau perkembangan aktivitas gunung sembari menyiapkan langkah mitigasi jika intensitas erupsi meningkat.

Di Lembata, hidup berdampingan dengan gunung api sudah menjadi bagian dari keseharian. Namun ketika alam mulai berbicara lebih keras dari biasanya, kewaspadaan bukan lagi pilihan melainkan kebutuhan agar peringatan kecil hari ini tidak berubah menjadi bencana besar esok hari. @dimas

Tags: bencanaerupsiGunung ApiIle LewotolokKeamananLembataMitigasiNTTPGAVulkanikwaspada
Next Post
BTS ke Jakarta: Konser, Air Mata, dan Euforia Kolektif Akhirnya Terbayar

BTS ke Jakarta Konser, Air Mata, dan Euforia Kolektif Akhirnya Terbayar

Recommended

Check Fakta: Supermoon Bikin Gempa?

Check Fakta: Supermoon Bikin Gempa?

6 bulan ago
Surabaya Siaga Bantu Korban Banjir dan Longsor Sumatera

Surabaya Siaga Bantu Korban Banjir dan Longsor Sumatera

4 bulan ago

Popular News

  • SSD Lebih Awet dari HDD? Atau Kita yang Makin Takut Kehilangan Data?

    SSD Lebih Awet dari HDD? Atau Kita yang Makin Takut Kehilangan Data?

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kuta Not Crime: Kenapa Muncul di Tembok Poppies?

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Harga Bitcoin Melemah di Tengah Ketidakpastian Ekonomi Global

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • KPK Buka Peluang Tahanan Rumah, Kasus Yaqut Jadi Sorotan Publik

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Trump Beri Ultimatum 48 Jam ke Iran untuk Buka Selat Hormuz

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Sitemap
PT Tabooo Network Indonesia

© 2025 Tabooo.id - Bicara Tabu, Itu Tabooo! @TaboooNetwork.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • News
  • Entertainment
  • Lifestyle
  • Life
  • Check
  • Deep
  • Edge
  • Talk
  • Vibes

© 2025 Tabooo.id - Bicara Tabu, Itu Tabooo! @TaboooNetwork.