Selasa, Mei 5, 2026
tabooo.id
  • Tabooo
  • Deep
  • Edge
  • Check
  • Talk
  • Life
  • Vibes
  • Figures
  • Tabooo Today
    • News
      • Global
      • Nasional
      • Regional
      • Kriminal
      • Bisnis
      • Sports
    • Entertainment
      • Film
      • Game
      • Musik
      • Tabooo Book Club
    • Lifestyle
      • Teknologi
      • Otomotif
      • Food
      • Travel
  • Tabooo
  • Deep
  • Edge
  • Check
  • Talk
  • Life
  • Vibes
  • Figures
tabooo.id

Gunung Ile Lewotolok Catat 466 Kali Erupsi Dalam Sehari

by dimas
Januari 18, 2026
in News, Regional
A A
Home News
Share on FacebookShare on Twitter

Tabooo.id: Regional – Aktivitas Gunung Ile Lewotolok di Kabupaten Lembata, Nusa Tenggara Timur, melonjak tajam. Dalam satu hari pengamatan, pada Sabtu (17/1/2026), pos pengamat mencatat 466 kali erupsi. Angka ini menandai fase aktivitas intens yang langsung berdampak ke permukiman warga di lereng gunung.

Erupsi berlangsung hampir tanpa jeda, disertai lontaran material pijar serta dentuman dan gemuruh berintensitas lemah hingga sedang. Gunung yang selama ini “aktif tapi stabil” kembali menunjukkan watak aslinya.

Lava Pijar dan Abu Menyebar dari Kawah

Petugas Pos Pengamat Gunung Api (PGA) Ile Lewotolok, Yeremias Kristianto Pugel, menjelaskan bahwa erupsi memuntahkan material pijar ke sektor selatan dan tenggara sejauh 100 hingga 200 meter dari bibir kawah. Aliran lava juga bergerak ke arah barat dengan jarak luncur sekitar 100 meter.

Kolom abu terpantau membumbung setinggi 200 hingga 500 meter dengan warna putih, kelabu, hingga hitam. Secara visual, puncak gunung masih terlihat jelas hingga tertutup kabut tipis level 0–II. Asap kawah bertekanan lemah hingga sedang tampak cukup tebal dan naik 20-50 meter dari puncak.

Cuaca di sekitar gunung berubah-ubah, dari cerah hingga hujan, dengan angin bertiup lemah sampai sedang ke arah timur. Suhu udara berkisar 24-30 derajat Celsius kondisi yang membuat sebaran abu semakin sulit diprediksi.

Ini Belum Selesai

Jurnalis di Papua Terus Diteror, Kebebasan Pers Masih Sekadar Janji?

Virus Langka Pecah di Laut: 3 Tewas, Dunia Mulai Khawatir

Hujan Abu Ganggu Air Bersih dan Pakan Ternak

Dampak paling nyata dirasakan warga di dua kecamatan, Ile Ape Timur dan Omesuri. Hujan abu vulkanik menyelimuti sejumlah desa dan mulai mengganggu aktivitas harian masyarakat.

Di Kecamatan Ile Ape Timur, desa-desa seperti Todanara, Jontona, Bailaliduli, Lamaau, Aulesa, Lamatokan, Watidiri, dan Lamawolo terdampak langsung. Abu mencemari bak penampung air, membuat warga kesulitan mendapatkan air bersih. Sumber pakan ternak pun ikut terpapar, memicu kekhawatiran akan keberlangsungan ekonomi keluarga yang bergantung pada pertanian dan peternakan.

Sementara itu, di Kecamatan Omesuri, empat desa Holea, Holea 2, Meluwiting, dan Meluwiting 1 mengalami kondisi serupa.

Warga Diminta Batasi Aktivitas Luar Ruangan

Camat Omesuri, Ade Hasan Yusuf, menyebut material vulkanik terbawa angin dan menyebar luas ke wilayah permukiman. Dampaknya terasa saat warga berkendara, berkebun, hingga saat menyiapkan pakan ternak.

“Abu mulai mengganggu aktivitas harian. Kami imbau warga mengurangi kegiatan di luar rumah,” ujar Yusuf. Ia juga meminta masyarakat selalu menggunakan masker atau alat pelindung jika terpaksa beraktivitas di luar.

Alarm Dini bagi Wilayah Rawan Bencana

Peningkatan aktivitas Ile Lewotolok menjadi pengingat keras bagi wilayah-wilayah rawan bencana di Indonesia timur. Di tengah keterbatasan infrastruktur dan akses air bersih, erupsi bukan hanya soal geologi, tetapi juga soal ketahanan hidup warga.

Gunung mungkin hanya menjalankan siklus alamnya. Tapi bagi warga Lembata, setiap letusan adalah pengingat bahwa hidup di kaki gunung selalu menuntut kesiapsiagaan dan sering kali, kesabaran tanpa pilihan. @dimas

Tags: bencanaerupsigunungGunung ApiIle LewotolokKeselamatanLembataMitigasiNTT

Kamu Melewatkan Ini

Ketika Tambora Meledak, Dunia Mengayuh Masa Depan

Ketika Tambora Meledak, Dunia Mengayuh Masa Depan

by teguh
April 16, 2026

Tabooo.id: Vibes - Pada 10/04/2026, dunia menandai 211 tahun sejak puncak letusan Gunung Tambora di Pulau Sumbawa. Banyak orang mengenangnya...

Semeru Meletus 5 Kali Pagi Ini: Abu Capai 1.200 Meter, Lumajang Siaga

Semeru Meletus 5 Kali Pagi Ini: Abu Capai 1.200 Meter, Lumajang Siaga

by teguh
April 16, 2026

Tabooo.id: Nasional - Pagi belum sepenuhnya terang di Lumajang. Namun Gunung Semeru sudah lebih dulu memberi kabar lewat letusan berulang....

Marapi Erupsi Lagi di Sumbar: Letusan 1,6 Km Picu Peringatan Waspada

Marapi Erupsi Lagi di Sumbar: Letusan 1,6 Km Picu Peringatan Waspada

by teguh
April 16, 2026

Tabooo.id: Nasional - Pagi di Sumatera Barat belum lama dimulai. Tetapi pada Kamis, 16/04/2026, langit di sekitar Gunung Marapi kembali...

Next Post
Satu Korban Pesawat ATR 42-500 Ditemukan di Jurang

Satu Korban Pesawat ATR 42-500 Ditemukan di Jurang

Pilihan Tabooo

Buku, Diskusi, dan Anak Muda: Cara Komunitas Madiun Book Party Menghidupkan Literasi Kota

Buku, Diskusi, dan Anak Muda: Cara Komunitas Madiun Book Party Menghidupkan Literasi Kota

Mei 3, 2026

Realita Hari Ini

Jual Beli Titik Dapur MBG Mengemuka, Siapa Bermain di Program Makan Gratis?

Jual Beli Titik Dapur MBG Mengemuka, Siapa Bermain di Program Makan Gratis?

Mei 5, 2026

Jurnalis di Papua Terus Diteror, Kebebasan Pers Masih Sekadar Janji?

Mei 5, 2026

Virus Langka Pecah di Laut: 3 Tewas, Dunia Mulai Khawatir

Mei 5, 2026

Saat Dunia Guncang, Barito Pacific Justru Tancap Gas 200% Lebih

Mei 5, 2026
tabooo.id

© 2026 Tabooo.id

Explore Tabooo

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Sitemap

Stay in the Loop

  • Tabooo.id
    • Deep
    • Edge
    • Vibes
    • Talk
    • Check
    • Life
    • Figures
  • Tabooo Today
    • News
      • Global
      • Nasional
      • Regional
      • Bisnis
      • Kriminal
    • Entertainment
      • Film
      • Musik
      • Tabooo Book Club
      • Game
    • Lifestyle
      • Sports
      • Teknologi
      • Otomotif
      • Food
      • Health
      • Travel

© 2026 Tabooo.id