Selasa, Oktober 20, 2026
No Result
View All Result
Bicara Tabu, Itu Tabooo!
  • Tabooo
  • Reality
  • Taboooverse
  • Pattern
  • Figures
  • Global
  • Nasional
  • Regional
  • Deep
  • Edge
  • Check
  • Culture
  • Life
  • Talk
  • Vibes
  • Book Club
  • Madilog Series
  • Tabooo
  • Reality
  • Taboooverse
  • Pattern
  • Figures
No Result
View All Result
Bicara Tabu, Itu Tabooo!
No Result
View All Result

Satu Korban Pesawat ATR 42-500 Ditemukan di Jurang

by dimas
Januari 18, 2026
in Nasional, Reality
A A
Home Reality Nasional
Share on Facebook
Share on Twitter

Tabooo.id: Nasional – Tim SAR gabungan akhirnya menemukan satu korban pesawat ATR 42-500 yang jatuh di kawasan Gunung Bulusaraung, Kabupaten Pangkep, Sulawesi Selatan. Korban berjenis kelamin laki-laki itu ditemukan dalam kondisi meninggal dunia Minggu (18/1/2026) siang, setelah tim menyisir medan pegunungan yang ekstrem sejak pagi.

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Makassar, Muhammad Arif Anwar, menegaskan bahwa temuan ini menjadi perkembangan penting dalam operasi pencarian yang penuh risiko. Menurutnya, setiap kemajuan di lapangan diperoleh melalui perhitungan matang dan koordinasi lintas unsur.

“Tim kami telah menemukan satu korban laki-laki dalam kondisi meninggal dunia,” ujar Arif.

Korban Ditemukan di Jurang Sedalam 200 Meter

Sekitar pukul 14.20 WITA, tim SAR berhasil menjangkau lokasi korban di koordinat 04°54’44” LS dan 119°44’48” BT. Korban berada di jurang sedalam kurang lebih 200 meter, berdekatan dengan serpihan badan pesawat yang sebelumnya ditemukan.

Temuan ini sekaligus menggambarkan tingkat kesulitan operasi di Bulusaraung. Lereng yang curam, vegetasi rapat, dan jurang dalam memaksa tim bergerak perlahan. Karena itu, setiap langkah evakuasi harus dilakukan dengan perencanaan teknis yang ketat.

Ini Belum Selesai

Kapolda Sulsel Usul Arena Tawuran 10 Lawan 10, Polisi Bidik Produsen Busur

BBM Belum Normal, ASN Jember WFH: Siapa Menjamin Layanan Publik Tetap Jalan?

“Korban berada di sekitar serpihan pesawat, tepat di jurang dengan kedalaman sekitar 200 meter,” tambahnya.

Cuaca Buruk Hambat Proses Evakuasi

Meski lokasi korban sudah diketahui, tim SAR masih terus berjuang melakukan evakuasi hingga Minggu sore. Arif menekankan bahwa keselamatan personel tetap menjadi prioritas utama dalam setiap tahapan operasi.

Sejak pagi, hujan lebat dan kabut tebal menyelimuti puncak Gunung Bulusaraung. Akibatnya, jarak pandang di lokasi pencarian hanya mencapai sekitar lima meter. Kondisi tersebut memaksa tim menunda beberapa rencana penurunan vertikal yang berisiko tinggi.

“Demi keselamatan, kami sempat membatalkan beberapa manuver penurunan,” jelas Arif.

Tim SAR Bergerak Bertahap Sesuai Medan

Dalam pelaksanaannya, komando operasi membagi wilayah pencarian ke dalam beberapa sektor. SRU 1 bergerak menuruni sisi barat menggunakan teknik tali, sementara SRU 3 tetap bertahan di puncak dan sebagian personel berhasil menyeberang menuju titik dua.

Namun, tidak semua tim dapat melanjutkan pergerakan. SRU 4, yang sempat berada sekitar 200 meter dari titik misi, tidak menemukan jalur aman. Setelah berkoordinasi dengan posko induk, tim tersebut akhirnya kembali demi menghindari risiko kecelakaan.

Sementara itu, tim logistik terus bergerak menuju puncak gunung. Mereka membawa peralatan dan perlengkapan tambahan untuk memastikan operasi SAR dapat berlanjut tanpa kendala teknis.

Pangdam: Lokasi Korban Dekat Serpihan Pesawat

Sebelumnya, Pangdam XIV/Hasanuddin Mayjen TNI Bangun Nawoko juga mengonfirmasi penemuan satu korban dalam operasi pencarian pesawat ATR 42-500. Ia menyebut posisi korban berada di lereng gunung, tidak jauh dari lokasi puing pesawat.

“Korban ditemukan di jurang, hampir berdekatan dengan serpihan pesawat yang sudah kami identifikasi sebelumnya,” ujar Bangun di Posko SAR Desa Tompobulu, Kecamatan Balocci, Pangkep.

Antara Kepastian dan Risiko di Medan Ekstrem

Penemuan satu korban memberi kepastian awal bagi keluarga penumpang yang menunggu kabar di tengah ketidakpastian panjang. Namun, di sisi lain, kondisi Gunung Bulusaraung terus mengingatkan bahwa operasi penyelamatan selalu berjalan di batas risiko.

Di puncak gunung, kabut bisa turun lebih cepat dari harapan. Dan di balik setiap temuan, keselamatan para penyelamat tetap menjadi harga yang tak bisa ditawar. @dimas

Tags: EkstremEvakuasiGunung BulusaraungKeselamatankorbanOperasiPangkepPesawatSARSulsel

Kamu Melewatkan Ini

Banjir Bandang Solok: 12 Kantor Rusak, Hulu Gunung Talang Disorot

Banjir Bandang Solok: 12 Kantor Rusak, Hulu Gunung Talang Disorot

by teguh
September 23, 2026

Banjir bandang menerjang kawasan Arosuka, Kabupaten Solok, Sumatera Barat, Senin malam, 21/09/2026. Material lumpur, batu, kayu, dan air menerjang permukiman...

KM Virgo Tenggelam: 3 Jenazah Ditemukan, 126 Masih Hilang

KM Virgo Tenggelam: 3 Jenazah Ditemukan, 126 Masih Hilang

by dimas
September 19, 2026

KM Virgo Tenggelam di Laut Jawa. Tiga jenazah ditemukan, sementara 126 korban masih hilang dalam operasi pencarian dan penyelamatan. Tabooo.id...

Sinyal Telepon Ada, Manusianya Belum: Misteri 8 Orang Hilang di Selat Sunda

Sinyal Telepon Ada, Manusianya Belum: Misteri 8 Orang Hilang di Selat Sunda

by teguh
September 13, 2026

Sinyal telepon ada memberi satu petunjuk penting dalam pencarian lima jurnalis dan tiga kru kapal yang hilang di perairan Selat...

Next Post
Prabowo Akan Bertemu Raja Charles III, Diplomasi Hijau hingga Dagang Jadi Taruhan

Prabowo Akan Bertemu Raja Charles III, Diplomasi Hijau hingga Dagang Jadi Taruhan

Madilog Series

Logika vs Emosi: Siapa yang Sebenarnya Mengendalikan Kamu? – Madilog Series #3.5

Logika vs Emosi: Siapa yang Sebenarnya Mengendalikan Kamu? – Madilog Series #3.5

Agustus 24, 2026
Logika: Senjata Sederhana Agar Tidak Mudah Ditipu – Madilog Series #3.4

Logika: Senjata Sederhana Agar Tidak Mudah Ditipu – Madilog Series #3.4

Juli 7, 2026
Logika: Hoaks, Algoritma, dan Ilusi Kebenaran – Madilog Series #3.3

Logika: Hoaks, Algoritma, dan Ilusi Kebenaran – Madilog Series #3.3

Juni 18, 2026

Marx Series

Mesin dan Industri Modern: Teknologi Membebaskan atau Membuat Pekerja Makin Mudah Diganti?

Mesin dan Industri Modern: Teknologi Membebaskan atau Membuat Pekerja Makin Mudah Diganti?

Agustus 25, 2026

Working-Day: Kenapa Jam Kerja Selalu Jadi Medan Perang?

Juli 16, 2026

Ketika Marx Membongkar Rahasia Profit – Marx Series #1.5

Juni 20, 2026

Labour Power: Cara Kapital Membeli Waktu dan Tenagamu – Marx Series #1.4

Juni 2, 2026
Bicara Tabu, Itu Tabooo!

© 2026 Tabooo.id

Explore Tabooo

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy

Stay in the Loop

No Result
View All Result
  • Tabooo.id
  • Reality
  • Taboooverse
    • Deep
    • Edge
    • Check
    • Talk
    • Life
    • Vibes
    • Culture
  • Pattern
  • Figures

© 2026 Tabooo.id