Rabu, Mei 13, 2026
No Result
View All Result
Bicara Tabu, Itu Tabooo!
  • Tabooo
  • Reality
  • Taboooverse
  • Figures
  • Global
  • Nasional
  • Regional
  • Deep
  • Edge
  • Check
  • Culture
  • Life
  • Talk
  • Vibes
  • Book Club
  • Madilog Series
  • Tabooo
  • Reality
  • Taboooverse
  • Figures
No Result
View All Result
Bicara Tabu, Itu Tabooo!
No Result
View All Result

Danur Bikin Satu Juta Orang Rela Diteror Bareng-Bareng

by eko
Mei 8, 2026
in Culture, Film
A A
Home Culture
Share on FacebookShare on Twitter

Tabooo.id: Film – Lebaran selalu identik dengan ketupat, opor, dan maaf-maafan. Tapi tahun ini, kita nambah satu tradisi baru: teriak bareng di bioskop.

Iya, siapa sangka di tengah suasana suci dan hangatnya silaturahmi, lebih dari sejuta orang justru sengaja cari sensasi “disapa” makhluk tak kasat mata.

Selamat datang di fenomena Danur: The Last Chapter.

Sejuta Penonton, Sejuta Teriakan

Awi Suryadi langsung tancap gas lewat film ini. Danur: The Last Chapter resmi jadi film Lebaran 2026 pertama yang menembus 1 juta penonton.

Akun resmi MD Pictures bahkan dengan santai ngumumin: “1.000.000++ orang sudah nyanyi Abdi Teh di bioskop.”

Ini Belum Selesai

Amir Syarifuddin: Tokoh Komunis yang Membawa Injil saat Eksekusi

GTA 6 Habiskan Rp 26 Triliun, Ini Game atau Negara Kecil?

Nyanyi? Di film horor? Ya, begitulah Indonesia.

Sejak tayang 18 Maret 2026, film yang dibintangi Prilly Latuconsina terus menguasai posisi puncak. Data dari Cinepoint juga mengonfirmasi: Danur bukan cuma laris, tapi konsisten. Bukan hype lewat doang.

Sebagai penutup saga Risa Saraswati, film ini menarik kita kembali ke konflik lama: hidup normal atau menerima “panggilan” dari dunia lain. Risa—yang sempat menutup mata batinnya akhirnya membuka lagi demi melindungi orang-orang terdekatnya. Termasuk menghadapi kembali Peter cs, sahabat tak kasat mata yang sudah jadi ikon horor lokal.

Deretan cast-nya juga solid. Selain Prilly, ada Zee Asadel, Dito Darmawan, sampai Lewis Robert. Kombinasi ini bikin film terasa dekat—kayak nongkrong bareng teman, cuma… ada yang nggak kelihatan.

Kenapa Kita Suka Ditakut-takutin?

Sekarang, jujur aja. Kenapa sih kita doyan banget cari takut?

Jawabannya nggak sesederhana “karena seru.” Di tengah hidup yang makin penuh tekanan deadline, overthinking, notifikasi tanpa jeda—horor jadi pelarian. Aneh memang. Kita kabur dari stres… ke sesuatu yang bikin jantung makin kerja lembur.

Tapi justru di situ letak magisnya.

Horor seperti Danur memberi kita rasa takut yang terkontrol. Kita boleh panik, boleh teriak, tapi tetap tahu: semua akan selesai dalam dua jam. Berbeda dengan ketakutan di dunia nyata yang sering nggak punya tombol “end”.

Horor sebagai Ritual Sosial

Dan ada satu hal yang sering kita lupa: kebersamaan.

Nonton horor di Indonesia bukan pengalaman solo. Ini ritual. Kita teriak bareng, ketawa habis jumpscare, sampai nyanyi “Abdi Teh” tanpa aba-aba.

Di situ, rasa “kita” muncul.

Ironisnya, film tentang dunia tak kasat mata justru jadi alat paling nyata untuk menyatukan orang.

Antara Diri Sendiri dan Dunia Tak Terlihat

Danur: The Last Chapter juga menyentil satu hal penting: yang paling sulit itu bukan menghadapi hantu, tapi menghadapi diri sendiri.

Risa harus memilih menjalani hidup normal atau menerima sisi dirinya yang nggak semua orang pahami. Dan, jujur aja, itu relate.

Kita juga sering berdiri di persimpangan yang sama: jadi diri sendiri sepenuhnya, atau menyesuaikan diri supaya tetap diterima.

Bedanya, kita nggak ditemani Peter.

Jadi, Kamu Tim Takut atau Tim Rame?

Akhirnya, 1 juta penonton ini bukan sekadar angka. Ini soal kebiasaan, budaya, dan cara kita mencari pelarian sekaligus koneksi.

Jadi, kalau kamu termasuk di dalamnya, pertanyaannya simpel:

Kamu nonton karena pengen takut atau karena pengen ngerasain rame-rame?@eko

Tags: PenontonPrilly Latuconsina

Kamu Melewatkan Ini

Saat AI Dijanjikan Tambah PDB, Kita Sedang Menjadi Apa?

Saat AI Dijanjikan Tambah PDB, Kita Sedang Menjadi Apa?

by teguh
April 20, 2026

Di Bali, Sabtu 18/04/2026, panggung bicara soal masa depan kembali menyala. Menteri Komunikasi dan Digital Meutya Hafid menyebut adopsi kecerdasan...

Petani Punk: Saat Anak Jalanan Menanam Harga Diri di Tanah Sendiri

Petani Punk: Saat Anak Jalanan Menanam Harga Diri di Tanah Sendiri

by teguh
April 16, 2026

Tabooo.id: Deep - Di Padukuhan Kalangan, Gunungkidul, pagi bergerak pelan seperti biasa. Matahari naik perlahan. Jalan kampung masih lengang. Namun,...

Persis Solo Nunggak Rp 2 M: Drama Lapangan Beralih ke Meja Tagihan

Persis Solo Nunggak Rp 2 M: Drama Lapangan Beralih ke Meja Tagihan

by teguh
April 15, 2026

Tabooo.id: Sports - Sepak bola biasanya bicara soal gol, strategi, dan euforia tribun. Tapi kali ini, Persis Solo justru terseret...

Next Post
Empat Tahun Hilang, Sekali Muncul BTS Bikin Dunia Serasa Reuni

Empat Tahun Hilang, Sekali Muncul BTS Bikin Dunia Serasa Reuni

Pilihan Tabooo

Saat Kehilangan Jadi Awal Perjalanan Baru

Peristiwa Yesus Naik Ke Surga: Saat Kehilangan Jadi Awal Perjalanan Baru

Mei 10, 2026

Realita Hari Ini

MPR RI Nonaktifkan Juri dan MC LCC Kalbar Usai Polemik Jawaban DPD Viral

MPR RI Nonaktifkan Juri dan MC LCC Kalbar Usai Polemik Jawaban DPD Viral

Mei 12, 2026

Rupiah Anjlok ke Rp 17.500 per Dolar AS, Investor Mulai Kehilangan Kepercayaan

Mei 12, 2026

Kuota Tanpa Batas? Nyaman Buat Kamu, Tapi Jaringan Bisa Kewalahan

Mei 8, 2026

Sekolah Rakyat di Kupang: Jalan Baru Anak Miskin Keluar dari Batas Pendidikan?

Mei 12, 2026
Bicara Tabu, Itu Tabooo!

© 2026 Tabooo.id

Explore Tabooo

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy

Stay in the Loop

No Result
View All Result
  • Tabooo.id
  • Reality
  • Taboooverse
    • Deep
    • Edge
    • Check
    • Talk
    • Life
    • Vibes
    • Culture
  • Figures

© 2026 Tabooo.id