Jumat, Mei 15, 2026
No Result
View All Result
Bicara Tabu, Itu Tabooo!
  • Tabooo
  • Reality
  • Taboooverse
  • Figures
  • Global
  • Nasional
  • Regional
  • Deep
  • Edge
  • Check
  • Culture
  • Life
  • Talk
  • Vibes
  • Book Club
  • Madilog Series
  • Tabooo
  • Reality
  • Taboooverse
  • Figures
No Result
View All Result
Bicara Tabu, Itu Tabooo!
No Result
View All Result

Langkah Terhenti, Tim Voli Duduk Indonesia Bawa Pulang Medali Perak

by dimas
Januari 25, 2026
in Reality, Sports
A A
Home Reality
Share on FacebookShare on Twitter

Tabooo.id: Sport – Tim voli duduk putra Indonesia harus menelan hasil pahit di partai puncak ASEAN Para Games 2025. Bertanding di Liptanpanlop, Nakhonratchasima, Thailand, Minggu, skuad Merah Putih takluk dari Myanmar dalam tiga set langsung dengan skor 0-3 (17-25, 22-25, 14-25). Kekalahan ini membuat Indonesia harus puas membawa pulang medali perak.

Set Pertama: Indonesia Tertekan Sejak Awal

Sejak set pembuka, Myanmar langsung menguasai ritme permainan. Indonesia berusaha keluar dari tekanan, namun hingga pertengahan set masih tertinggal 7-10. Myanmar terus menekan dan memperlebar jarak menjadi 17-10. Upaya Indonesia untuk membalikkan keadaan tak membuahkan hasil, hingga set pertama berakhir dengan skor 25-17 untuk Myanmar.

Pada set kedua, Myanmar tetap tampil disiplin dan menjaga tempo permainan. Mereka unggul 13-10 di pertengahan set. Indonesia mulai meningkatkan intensitas serangan dan sempat memangkas jarak. Namun, pertahanan rapat Myanmar kembali menjadi pembeda. Saat skor mencapai 21-16, Myanmar tetap tenang dan menutup set kedua dengan kemenangan 25-22.

Memasuki set ketiga, Indonesia justru kehilangan momentum. Kesalahan sendiri mulai bermunculan dan memberi keuntungan bagi Myanmar. Di pertengahan set, Myanmar unggul 16-12 dan terus menjaga konsistensi permainan. Sukarno dan kawan-kawan mencoba mengejar, tetapi tekanan lawan terlalu kuat. Set ketiga pun ditutup dengan skor 25-14 untuk Myanmar.

Medali Perak dan Pekerjaan Rumah Besar

Kekalahan ini menempatkan Indonesia di posisi kedua dan mengantarkan tim Merah Putih meraih medali perak. Hasil tersebut tetap menjadi catatan penting, meski belum memenuhi target tertinggi. Persaingan di level Asia Tenggara kian ketat dan menuntut kesiapan teknis serta mental yang lebih matang.

Ini Belum Selesai

Jurnalis Kalteng Diteror Usai Ajakan Nobar “Pesta Babi”, Diancam Disiram Air Keras

Disekap dan Diperkosa: Ironi Mahasiswi Makassar Saat Mencari Pekerjaan

Di Balik Kekalahan, Jalan Panjang Pembinaan

Bagi tim voli duduk putra Indonesia, final ini menjadi pengingat bahwa kerja keras belum selalu berbuah emas. Namun, dari kegagalan inilah evaluasi dan pembenahan seharusnya dimulai. Sebab di arena olahraga, mereka yang bertahan dan berbenah biasanya datang lebih kuat di kesempatan berikutnya. @dimas

Tags: ASEANAsiaDisabilitasNasionalolahragaPara GamesPrestasiSports

Kamu Melewatkan Ini

Kenapa Kota Kita Makin Penuh Coffee Shop Tapi Miskin Ruang Dialog?

Kenapa Kota Kita Makin Penuh Coffee Shop Tapi Miskin Ruang Dialog?

by jeje
Mei 13, 2026

Di banyak kota, aroma kopi kini terasa lebih mudah ditemukan di coffee Shop daripada ruang bicara yang jujur. Sudut jalan...

Profil Dandhy Laksono: Jurnalis yang Memilih Bertanya Saat Banyak Orang Diam

Profil Dandhy Laksono: Jurnalis yang Memilih Bertanya Saat Banyak Orang Diam

by jeje
Mei 12, 2026

Dandhy Laksono kembali jadi sorotan. Bukan karena kontroversi biasa, tetapi karena film dokumenternya, Pesta Babi: Kolonialisme di Zaman Kita, memicu rasa...

Negara Bicara Pertumbuhan, Warung Kecil Bicara Cara Bertahan

Saat Negara Bicara Pertumbuhan, Warung Kecil Belum Selesai Bertahan

by jeje
Mei 9, 2026

Di tengah harga pangan yang terus naik, pedagang kecil mulai menghadapi dilema paling melelahkan: menaikkan harga jual dan kehilangan pelanggan,...

Next Post
Gunung Marapi Kembali Meletus, Warga Diminta Waspada Ancaman Lahar

Gunung Marapi Kembali Meletus, Warga Diminta Waspada Ancaman Lahar

Pilihan Tabooo

Saat Kehilangan Jadi Awal Perjalanan Baru

Peristiwa Yesus Naik Ke Surga: Saat Kehilangan Jadi Awal Perjalanan Baru

Mei 10, 2026

Realita Hari Ini

Judi Online Kini Memburu Anak-anak: 80 Ribu Bocah di Bawah 10 Tahun Sudah Terpapar

Judol Memburu Anak-anak: 80 Ribu Bocah di Bawah 10 Tahun Terpapar

Mei 15, 2026

“Sepatu Kekecilan” dan Tragedi Siswa SMK Samarinda yang Mengguncang Publik

Mei 15, 2026

Disekap dan Diperkosa: Ironi Mahasiswi Makassar Saat Mencari Pekerjaan

Mei 15, 2026

Pemerintah Tak Melarang Pesta Babi, Tapi Mengapa Nobar Mahasiswa Tetap Dihentikan?

Mei 14, 2026
Bicara Tabu, Itu Tabooo!

© 2026 Tabooo.id

Explore Tabooo

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy

Stay in the Loop

No Result
View All Result
  • Tabooo.id
  • Reality
  • Taboooverse
    • Deep
    • Edge
    • Check
    • Talk
    • Life
    • Vibes
    • Culture
  • Figures

© 2026 Tabooo.id