Sabtu, Juni 27, 2026
No Result
View All Result
Bicara Tabu, Itu Tabooo!
  • Tabooo
  • Reality
  • Taboooverse
  • Pattern
  • Figures
  • Global
  • Nasional
  • Regional
  • Deep
  • Edge
  • Check
  • Culture
  • Life
  • Talk
  • Vibes
  • Book Club
  • Madilog Series
  • Tabooo
  • Reality
  • Taboooverse
  • Pattern
  • Figures
No Result
View All Result
Bicara Tabu, Itu Tabooo!
No Result
View All Result

Langkah Terhenti, Tim Voli Duduk Indonesia Bawa Pulang Medali Perak

by dimas
Januari 25, 2026
in Reality, Sports
A A
Home Reality
Share on FacebookShare on Twitter

Tabooo.id: Sport – Tim voli duduk putra Indonesia harus menelan hasil pahit di partai puncak ASEAN Para Games 2025. Bertanding di Liptanpanlop, Nakhonratchasima, Thailand, Minggu, skuad Merah Putih takluk dari Myanmar dalam tiga set langsung dengan skor 0-3 (17-25, 22-25, 14-25). Kekalahan ini membuat Indonesia harus puas membawa pulang medali perak.

Set Pertama: Indonesia Tertekan Sejak Awal

Sejak set pembuka, Myanmar langsung menguasai ritme permainan. Indonesia berusaha keluar dari tekanan, namun hingga pertengahan set masih tertinggal 7-10. Myanmar terus menekan dan memperlebar jarak menjadi 17-10. Upaya Indonesia untuk membalikkan keadaan tak membuahkan hasil, hingga set pertama berakhir dengan skor 25-17 untuk Myanmar.

Pada set kedua, Myanmar tetap tampil disiplin dan menjaga tempo permainan. Mereka unggul 13-10 di pertengahan set. Indonesia mulai meningkatkan intensitas serangan dan sempat memangkas jarak. Namun, pertahanan rapat Myanmar kembali menjadi pembeda. Saat skor mencapai 21-16, Myanmar tetap tenang dan menutup set kedua dengan kemenangan 25-22.

Memasuki set ketiga, Indonesia justru kehilangan momentum. Kesalahan sendiri mulai bermunculan dan memberi keuntungan bagi Myanmar. Di pertengahan set, Myanmar unggul 16-12 dan terus menjaga konsistensi permainan. Sukarno dan kawan-kawan mencoba mengejar, tetapi tekanan lawan terlalu kuat. Set ketiga pun ditutup dengan skor 25-14 untuk Myanmar.

Medali Perak dan Pekerjaan Rumah Besar

Kekalahan ini menempatkan Indonesia di posisi kedua dan mengantarkan tim Merah Putih meraih medali perak. Hasil tersebut tetap menjadi catatan penting, meski belum memenuhi target tertinggi. Persaingan di level Asia Tenggara kian ketat dan menuntut kesiapan teknis serta mental yang lebih matang.

Ini Belum Selesai

TABOOO Corner Hadir di Winongo, Buka Ruang Membaca Realitas

Spektra Carnival 2026: Saat Madiun Menyalakan Identitasnya

Di Balik Kekalahan, Jalan Panjang Pembinaan

Bagi tim voli duduk putra Indonesia, final ini menjadi pengingat bahwa kerja keras belum selalu berbuah emas. Namun, dari kegagalan inilah evaluasi dan pembenahan seharusnya dimulai. Sebab di arena olahraga, mereka yang bertahan dan berbenah biasanya datang lebih kuat di kesempatan berikutnya. @dimas

Tags: ASEANAsiaDisabilitasNasionalolahragaPara GamesPrestasiSports

Kamu Melewatkan Ini

Birokrasi atau Balas Jasa Politik? Tito Bongkar Praktik Titipan Honorer di Daerah

Birokrasi atau Balas Jasa Politik? Tito Bongkar Praktik Titipan Honorer di Daerah

by teguh
Juni 9, 2026

Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian membuka kembali perdebatan lama tentang hubungan politik dan birokrasi daerah. Dalam rapat bersama Komisi II...

Buku yang Menulis Indonesia Sebelum Indonesia Lahir

Buku yang Menulis Indonesia Sebelum Indonesia Lahir

by jeje
Juni 2, 2026

Bagaimana mungkin seseorang menulis tentang Indonesia sebelum Indonesia benar-benar ada? Pertanyaan itu muncul ketika membaca Naar de Republiek Indonesia, karya Tan...

BPIP Undang Semua Mantan Presiden ke Hari Lahir Pancasila, Siapa yang Datang?

BPIP Undang Semua Mantan Presiden ke Hari Lahir Pancasila, Siapa yang Datang?

by teguh
Mei 29, 2026

Hari Lahir Pancasila tahun ini terasa lebih dari sekadar seremoni negara. Di tengah dinamika politik nasional, publik mulai bertanya: siapa...

Next Post
Gunung Marapi Kembali Meletus, Warga Diminta Waspada Ancaman Lahar

Gunung Marapi Kembali Meletus, Warga Diminta Waspada Ancaman Lahar

Madilog Series

Logika: Hoaks, Algoritma, dan Ilusi Kebenaran – Madilog Series #3.3

Logika: Hoaks, Algoritma, dan Ilusi Kebenaran – Madilog Series #3.3

Juni 18, 2026
Logika: Kenapa Orang Pintar Bisa Tetap Bodoh? – Madilog Series #3.2

Logika: Kenapa Orang Pintar Bisa Tetap Bodoh? – Madilog Series #3.2

Juni 7, 2026
Logika: Senjata Pembebasan yang Jarang Dipakai – Madilog Series #3.1

Logika: Senjata Pembebasan yang Jarang Dipakai – Madilog Series #3.1

Juni 2, 2026

Marx Series

Ketika Marx Membongkar Rahasia Profit – Marx Series #1.5

Ketika Marx Membongkar Rahasia Profit – Marx Series #1.5

Juni 20, 2026

Labour Power: Cara Kapital Membeli Waktu dan Tenagamu – Marx Series #1.4

Juni 2, 2026

Uang Menjadi Kapital: Ketika Uang Berubah Jadi Mesin Penghisap – Marx Series #1.3

Mei 29, 2026

Fetisisme Komoditas: Saat Barang Terlihat Lebih Penting daripada Manusia – Marx Series #1.2

Mei 25, 2026
Bicara Tabu, Itu Tabooo!

© 2026 Tabooo.id

Explore Tabooo

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy

Stay in the Loop

No Result
View All Result
  • Tabooo.id
  • Reality
  • Taboooverse
    • Deep
    • Edge
    • Check
    • Talk
    • Life
    • Vibes
    • Culture
  • Pattern
  • Figures

© 2026 Tabooo.id