Jumat, Mei 15, 2026
No Result
View All Result
Bicara Tabu, Itu Tabooo!
  • Tabooo
  • Reality
  • Taboooverse
  • Figures
  • Global
  • Nasional
  • Regional
  • Deep
  • Edge
  • Check
  • Culture
  • Life
  • Talk
  • Vibes
  • Book Club
  • Madilog Series
  • Tabooo
  • Reality
  • Taboooverse
  • Figures
No Result
View All Result
Bicara Tabu, Itu Tabooo!
No Result
View All Result

Prabowo Hadiri Jamuan Makan Malam Presiden Macron di Istana Élysée

by dimas
Januari 24, 2026
in Global, Reality
A A
Home Reality Global
Share on FacebookShare on Twitter

Tabooo.id: Global – Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto mengunjungi Istana Élysée, Paris, pada Jumat (23/1/2026) waktu setempat untuk memenuhi undangan jamuan santap malam Presiden Prancis Emmanuel Macron. Agenda ini menjadi bagian penting dari rangkaian diplomasi bilateral Indonesia-Prancis, setelah Prabowo merampungkan kehadirannya di World Economic Forum (WEF) Davos, Swiss.

Berdasarkan siaran pers Sekretariat Presiden yang dirilis Sabtu (24/1/2026), Presiden Macron menyambut langsung Prabowo di halaman Istana Élysée. Penyambutan berlangsung resmi dan khidmat, menandai posisi Indonesia sebagai mitra strategis Prancis di kawasan Indo-Pasifik.

Prosesi Kehormatan di Jantung Kekuasaan Prancis

Setibanya di istana, Pasukan Jajar Kehormatan berdiri rapi menyambut kedatangan Presiden Prabowo. Detasemen musik militer mengiringi langkah Kepala Negara saat turun dari kendaraan kenegaraan dan berjalan menuju Macron.

Prosesi ini tidak sekadar simbol seremonial. Bagi Prancis, penyambutan resmi di Élysée mencerminkan bobot politik tamu negara. Bagi Indonesia, momen ini menegaskan posisi diplomatik di tengah persaingan pengaruh global.

Jabat Tangan dan Pelukan Hangat

Usai turun dari kendaraan, Prabowo dan Macron berjabat tangan erat, lalu saling berpelukan singkat sebelum berjalan berdampingan memasuki istana. Gestur tersebut menampilkan hubungan yang melampaui formalitas protokoler.

Ini Belum Selesai

Disekap dan Diperkosa: Ironi Mahasiswi Makassar Saat Mencari Pekerjaan

300 Rumah Terendam Saat Warga Tidur: Banjir Lumajang Datang dari Hulu

Kedua pemimpin kemudian menuju Le Salon des Portraits, ruangan bersejarah yang menjadi lokasi jamuan santap malam. Di ruang inilah percakapan berlangsung lebih cair, jauh dari sorotan kamera konferensi pers.

Jamuan Malam dan Diplomasi Personal

Jamuan santap malam di Istana Élysée menjadi ruang diplomasi personal antara dua kepala negara. Dalam suasana lebih intim, Prabowo dan Macron membuka dialog untuk memperkuat komunikasi politik sekaligus membahas arah kerja sama Indonesia–Prancis ke depan.

Pertemuan ini dipandang strategis karena menyentuh berbagai sektor, mulai dari pertahanan, ekonomi, industri strategis, hingga pengembangan teknologi dan investasi. Bagi Indonesia, Prancis menjadi mitra penting dalam memperluas jejaring kerja sama Eropa.

Dari Simbol ke Dampak Riil

Bagi publik Indonesia, rangkaian prosesi di Istana Élysée tampak megah karpet kehormatan, musik militer, dan jamuan elite. Namun di balik simbol itu, masyarakat menunggu hasil konkret yang menyentuh kehidupan sehari-hari.

Diplomasi tidak cukup berhenti pada foto resmi dan pernyataan hangat. Di tengah tekanan ekonomi global, publik berharap pertemuan ini berujung pada investasi nyata, penciptaan lapangan kerja, dan transfer teknologi.

Sebab pada akhirnya, dari meja makan di Élysée, yang paling dinilai bukan keramahan tuan rumah melainkan apa yang benar-benar dibawa pulang untuk rakyat. @dimas

Tags: BilateraldiplomasiEmmanuel MacronHubunganKerja SamaLuar NegeriNasionalPolitik IndonesiaPrabowo SubiantoPrancis

Kamu Melewatkan Ini

Orang-Orang di Persimpangan Kiri Jalan: Apa Isi Buku Ini?

Orang-Orang di Persimpangan Kiri Jalan: Apa Isi Buku Ini?

by jeje
Mei 15, 2026

Sejarah Indonesia sering hadir seperti pertandingan yang hasilnya sudah ditentukan sejak awal. Ada pahlawan, ada pengkhianat. Ada pihak benar, ada...

Main Game Saat Rapat DPRD: Human Error atau Bentuk Tidak Hormat ke Publik?

Main Game Saat Rapat DPRD: Human Error atau Bentuk Tidak Hormat ke Publik?

by teguh
Mei 15, 2026

Saat rapat DPRD membahas stunting, kematian ibu, dan layanan kesehatan warga, publik justru melihat video anggota dewan diduga bermain game...

Film, Ketakutan, dan Negara: Kenapa Kritik soal Papua Selalu Jadi Ruang Sensitif?

Film, Ketakutan, dan Negara: Kenapa Kritik soal Papua Selalu Jadi Ruang Sensitif?

by teguh
Mei 15, 2026

Malam itu kampus di Mataram belum benar-benar ramai. Mahasiswa baru menyiapkan layar ketika suasana berubah mendadak. Petugas keamanan mengawasi proyektor,...

Next Post
Konsep Otomatis

KPK Periksa Dito Ariotedjo sebagai Saksi Kasus Dugaan Korupsi Kuota Haji 2024

Pilihan Tabooo

Saat Kehilangan Jadi Awal Perjalanan Baru

Peristiwa Yesus Naik Ke Surga: Saat Kehilangan Jadi Awal Perjalanan Baru

Mei 10, 2026

Realita Hari Ini

Sepatu Kekecilan Itu Membunuh? Tragedi Siswa SMK Samarinda Bikin Publik Tersentak

“Sepatu Kekecilan” dan Tragedi Siswa SMK Samarinda yang Mengguncang Publik

Mei 15, 2026

Judol Memburu Anak-anak: 80 Ribu Bocah di Bawah 10 Tahun Terpapar

Mei 15, 2026

Disekap dan Diperkosa: Ironi Mahasiswi Makassar Saat Mencari Pekerjaan

Mei 15, 2026

Pemerintah Tak Melarang Pesta Babi, Tapi Mengapa Nobar Mahasiswa Tetap Dihentikan?

Mei 14, 2026
Bicara Tabu, Itu Tabooo!

© 2026 Tabooo.id

Explore Tabooo

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy

Stay in the Loop

No Result
View All Result
  • Tabooo.id
  • Reality
  • Taboooverse
    • Deep
    • Edge
    • Check
    • Talk
    • Life
    • Vibes
    • Culture
  • Figures

© 2026 Tabooo.id