Jumat, April 10, 2026
  • Login
No Result
View All Result
tabooo.id
  • Tabooo
  • Deep
  • Edge
  • Check
  • Talk
  • Life
  • Vibes
  • Figures
  • Tabooo Today
    • News
      • Global
      • Nasional
      • Regional
      • Kriminal
      • Bisnis
      • Sports
    • Entertainment
      • Film
      • Game
      • Musik
      • Tabooo Book Club
    • Lifestyle
      • Teknologi
      • Otomotif
      • Food
      • Travel
  • Tabooo
  • Deep
  • Edge
  • Check
  • Talk
  • Life
  • Vibes
  • Figures
No Result
View All Result
tabooo.id
No Result
View All Result
Home News

Next Goal: Program Sekaligus Ujian Serius Sepak Bola Putri Indonesia

April 8, 2026
in News, Sports
A A
Next Goal: Program Sekaligus Ujian Serius Sepak Bola Putri Indonesia

Kedutaan Besar Prancis di Indonesia Bersama Federasi Sepak Bola Prancis (FFF), serta PSSI menjadi motor utama pelaksanaan program Next Goal. (Foto: Istimewa)

Share on FacebookShare on Twitter

Tabooo.id: Sports – Sepak bola biasanya bicara soal gol, kemenangan, dan rivalitas. Tapi kali ini, ceritanya beda. PSSI menggandeng Federasi Sepak Bola Prancis untuk meluncurkan program Next Goal dan ini bukan sekadar proyek olahraga biasa. Ini soal siapa yang akhirnya dapat panggung.

Dari Paris ke Indonesia: Momentum yang Tak Mau Disia-siakan

Kolaborasi ini lahir di momen strategis. Setelah euforia Olimpiade Paris 2024 dan menuju Piala Dunia 2026, Indonesia dan Prancis melihat satu peluang memperbaiki fondasi sepak bola, khususnya untuk perempuan.

Program Next Goal bukan cuma soal teknik di lapangan. Ia membawa misi yang lebih besar pemberdayaan, kesetaraan gender, dan pembenahan sistem yang selama ini terasa timpang.

Karena jujur saja, sepak bola perempuan masih sering dipinggirkan. Akses terbatas, jalur karier yang tidak jelas, sampai minimnya ruang kepemimpinan itu masalah yang nyata, bukan sekadar narasi.

Masalah Lama, Solusi Baru?

Di banyak negara, termasuk Indonesia, sepak bola wanita masih berjalan di jalur yang tidak rata. Talenta ada, tapi sistem sering tidak mendukung.

BacaJuga

Praktik Sains Berujung Maut: Edukasi atau Eksperimen Berbahaya?

Penggeledahan Berlanjut: Kasus Maidi Mulai Seret Lingkar Dalam

Next Goal mencoba menjawab itu dari hulu ke hilir. Program ini menyasar:

  • Penguatan kemampuan teknis pemain
  • Pengembangan pelatih dan manajemen
  • Pembentukan jalur kepemimpinan bagi perempuan

Bahkan, program ini menjadi lanjutan dari inisiatif sebelumnya, Bola d’Or Indonesia, yang sejak 2024 fokus mencari dan membina talenta muda.

Bedanya? Kali ini skalanya lebih besar. Lebih sistemik. Lebih serius.

Suara PSSI: Ini Bukan Sekadar Kolaborasi Formal

Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, menegaskan bahwa ini bukan proyek simbolik.

“Kami menyambut baik kolaborasi melalui program Next Goal ini sebagai langkah nyata percepatan perkembangan sepak bola perempuan di Indonesia.”

Buat PSSI, ukuran kemajuan sepak bola tidak lagi berhenti di prestasi timnas.

“Kemajuan sepak bola tidak hanya diukur dari prestasi timnas, tetapi juga seberapa besar kita memberi kesempatan setara bagi generasi muda, termasuk perempuan, untuk berkembang dan berprestasi bersama.”

Ada satu pesan yang jelas kalau kesempatan tidak merata, maka kemenangan pun terasa timpang.

Belajar dari Prancis, Tapi Siapkah Kita Berubah?

Kerja sama ini juga membuka akses belajar dari Prancis negara dengan tradisi sepak bola kuat dan sistem pembinaan yang matang.

“Kerja sama dengan Federasi Sepak Bola Prancis dan Kedutaan Besar Prancis menjadi momentum untuk belajar dari pengalaman negara yang memiliki tradisi sepak bola kuat,” lanjut Erick.

Targetnya jelas bukan cuma mencetak pemain, tapi membangun ekosistem. Mulai dari pelatih, manajemen, hingga tata kelola yang selama ini sering jadi titik lemah.

Ratusan Peserta, Tapi Dampaknya Harus Lebih Besar

Program ini akan langsung menyentuh ratusan peserta. Klinik pelatihan dijadwalkan berlangsung pada 11–12 April 2026 di Lapangan Sidolig, menghadirkan pelatih dari akademi Prancis dan pemain lintas negara.

Tapi dampak sebenarnya bukan di angka peserta. Melainkan di pertanyaan ini apakah sistemnya ikut berubah?

Karena tanpa perubahan struktural, pelatihan hanya jadi event. Bukan solusi.

Closing: Sepak Bola Putri, Antara Harapan dan Realita

Next Goal terdengar ambisius. Bahkan menjanjikan.

Tapi sepak bola seperti hidup tidak pernah hanya soal rencana. Ia soal konsistensi, keberanian, dan kemauan untuk benar-benar berubah.

Sekarang bolanya ada di kaki Indonesia. Apakah ini akan jadi titik balik sepak bola perempuan? Atau sekadar program bagus yang berhenti di seremoni?. @teguh

Tags: AkademiBola d’Or IndonesiaFFFGenderIndonesiaKedutaan Besar PrancisKetum PSSINext GoalOlimpiade Prancis 2024PelatihPiala Dunia 2026PrestasiProgramPSSIRivalitasSepak BolaTalentawanita

REKOMENDASI TABOOO

Derbi Belum Sembuh: Kanjuruhan, Trauma, dan Sepak Bola yang Masih Berduka

Derbi Belum Sembuh: Kanjuruhan, Trauma, dan Sepak Bola yang Masih Berduka

by teguh
April 9, 2026

Tabooo.id: Deep - Malam di Malang itu belum benar-benar pergi. Lampu stadion kembali menyala. Rumput tumbuh lagi. Tapi ingatan tentang...

MBG Bukan Makan Bergizi Gratis, Ini Versi “Mantap Banget Gila”

MBG Bukan Makan Bergizi Gratis, Ini Versi “Mantap Banget Gila”

by dimas
April 9, 2026

Tabooo.id: Regional - Sebuah lapak sarapan di Tebet, Jakarta Selatan, mendadak ramai dibicarakan. Bukan karena menunya, tapi karena namanya MBG....

Derbi Jatim: Kapolda Jatim Ingatkan Suporter Rivalitas di Lapangan, Bukan di Jalanan

Derbi Jatim: Kapolda Jatim Ingatkan Suporter Rivalitas di Lapangan, Bukan di Jalanan

by teguh
April 9, 2026

Tabooo.id: Spotrs - Derbi panas Arema FC vs Persebaya Surabaya belum dimulai, tapi tensinya sudah terasa. Pertanyaannya ini soal sepak...

Next Post
PKL Ngamuk di Rasuna Said: Bawa Alat Es Batu, Tuduh Pungli, Siapa yang Salah?

PKL Ngamuk di Rasuna Said: Bawa Alat Es Batu, Tuduh Pungli, Siapa yang Salah?

Recommended

Cadangan Tipis, Risiko Tebal: Potret Rapuhnya Energi Nasional

Cadangan Tipis, Risiko Tebal: Potret Rapuhnya Energi Nasional

April 6, 2026
Damkar Tuban Diminta Siram Jagung: Antara Kekeringan dan Batas Tugas Negara

Damkar Tuban Diminta Siram Jagung: Antara Kekeringan dan Batas Tugas Negara

April 7, 2026

Popular

Penggeledahan Berlanjut: Kasus Maidi Mulai Seret Lingkar Dalam

Penggeledahan Berlanjut: Kasus Maidi Mulai Seret Lingkar Dalam

April 9, 2026

Siapa Ibu Sebenarnya? Teror Psikologis di Balik Legenda Malin Kundang

April 2, 2026

Kenapa Damai di Timur Tengah Selalu Rapuh?

April 9, 2026

Madilog: Kenapa Logika Jadi Hal Paling Ditakuti?

April 9, 2026

Benarkah Gencatan Iran-Israel Sudah Gagal Total? Ini Faktanya

April 9, 2026
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Sitemap
PT Tabooo Network Indonesia

© 2025 Tabooo.id - Bicara Tabu, Itu Tabooo! @TaboooNetwork.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Tabooo.id
    • Deep
    • Edge
    • Vibes
    • Talk
    • Check
    • Life
    • Figures
  • Tabooo Today
    • News
      • Global
      • Nasional
      • Regional
      • Bisnis
      • Kriminal
    • Entertainment
      • Film
      • Musik
      • Tabooo Book Club
      • Game
    • Lifestyle
      • Sports
      • Teknologi
      • Otomotif
      • Food
      • Health
      • Travel

© 2025 Tabooo.id - Bicara Tabu, Itu Tabooo! @TaboooNetwork.