Minggu, Juni 28, 2026
No Result
View All Result
Bicara Tabu, Itu Tabooo!
  • Tabooo
  • Reality
  • Taboooverse
  • Pattern
  • Figures
  • Global
  • Nasional
  • Regional
  • Deep
  • Edge
  • Check
  • Culture
  • Life
  • Talk
  • Vibes
  • Book Club
  • Madilog Series
  • Tabooo
  • Reality
  • Taboooverse
  • Pattern
  • Figures
No Result
View All Result
Bicara Tabu, Itu Tabooo!
No Result
View All Result

Kasus Pelecehan, Pimpinan Ponpes di Lombok Timur Ditangkap

by dimas
Februari 21, 2026
in Reality, Regional
A A
Home Reality
Share on FacebookShare on Twitter

Tabooo.id: Regional – Kasus kekerasan seksual kembali mengguncang dunia pendidikan keagamaan di Lombok Timur, Nusa Tenggara Barat. Aparat Polda NTB menetapkan pimpinan salah satu pondok pesantren di wilayah Sukamulia berinisial MJ sebagai tersangka dugaan pelecehan seksual terhadap santriwati.

Polisi menangkap MJ saat ia berusaha meninggalkan Indonesia melalui Bandara Internasional Lombok. Penangkapan ini sekaligus menegaskan bahwa penyidik melihat adanya risiko pelarian. Karena itu, aparat bergerak cepat sebelum tersangka benar-benar keluar dari wilayah hukum Indonesia.

Direktur Reserse PPA-PPO Polda NTB, Ni Made Pujawati, membenarkan status tersangka tersebut. Namun, ia menegaskan bahwa penyidik masih menyusun keterangan lengkap untuk publik. Sementara itu, penyidik terus mendalami kemungkinan adanya korban lain.

Di sisi lain, Ketua LPA Mataram, Joko Jumadi, memastikan pihaknya sudah menerima SPDP dari kepolisian. Dengan demikian, proses hukum resmi telah berjalan. Selain itu, tim pendamping langsung memperkuat layanan pemulihan trauma bagi korban.

Kronologi Terungkap dari Pengakuan Korban

Kasus ini terkuak setelah korban berani melapor. Awalnya, dua korban datang ke lembaga pendamping untuk menceritakan pengalaman mereka. Setelah itu, pendamping membantu proses pelaporan ke polisi.

Ini Belum Selesai

Suran Agung PSHW ke-123: Madiun Mengawal Persaudaraan

TABOOO Corner Hadir di Winongo, Buka Ruang Membaca Realitas

Menurut pendamping korban, pelaku menjalankan aksinya dalam waktu panjang. Bahkan, dalam salah satu kasus, kekerasan berlangsung hingga korban menikah. Lebih jauh lagi, pelaku masih memanipulasi korban setelah korban berstatus istri. Akibatnya, korban kini mengalami depresi berat dan membutuhkan pendampingan intensif.

Modus Manipulasi Agama dan Psikologis

Pelaku diduga menggunakan manipulasi psikologis dan tafsir agama yang disesatkan. Ia meyakinkan korban bahwa hubungan seksual merupakan bagian dari “pembersihan rahim”. Selain itu, pelaku juga mengklaim tindakan tersebut terjadi karena dirinya kerasukan makhluk gaib.

Akibat narasi tersebut, korban merasa takut sekaligus bingung. Di satu sisi, korban mempercayai pelaku sebagai figur otoritas. Namun di sisi lain, korban tidak memahami bahwa dirinya sedang menjadi korban kejahatan seksual.

Korban Paling Terdampak: Santriwati Muda dan Keluarganya

Kasus ini paling berdampak pada santriwati usia remaja. Mereka berada dalam posisi rentan karena bergantung pada sistem pendidikan berasrama. Selain itu, keluarga korban juga menanggung tekanan sosial dan psikologis.

Lebih luas lagi, masyarakat mulai mempertanyakan sistem pengawasan di lembaga pendidikan tertutup. Karena itu, kasus ini tidak hanya menjadi perkara pidana, tetapi juga menjadi alarm sosial bagi dunia pendidikan.

Antara Proses Hukum dan Pemulihan Korban

Saat ini, proses hukum terhadap tersangka terus berjalan. Sementara itu, lembaga pendamping fokus memulihkan kondisi mental korban. Pendamping menyediakan terapi psikologis, bantuan hukum, serta perlindungan selama persidangan berlangsung.

Pada akhirnya, kasus ini bukan hanya soal satu pelaku dan beberapa korban. Sebaliknya, kasus ini mengingatkan publik bahwa kekuasaan tanpa pengawasan bisa berubah menjadi ancaman. Dan ironisnya, ancaman itu justru bisa muncul di tempat yang seharusnya menjadi ruang paling aman bagi anak-anak untuk belajar dan bertumbuh. @dimas

Tags: AnakKasuskekerasanmataramNTBPelecehanPerlindunganSeksual

Kamu Melewatkan Ini

Saat Minimarket Tutup, 150 Orang Kehilangan Tempat Bertahan Hidup

Saat Minimarket Tutup, 150 Orang Kehilangan Tempat Bertahan Hidup

by teguh
Mei 27, 2026

Di halaman Kantor Bupati Lombok Tengah, suasana siang itu terasa janggal. Tempat yang biasanya ramai urusan administrasi mendadak berubah seperti...

Kalau Kamu Jadi Bupati, Pilih Pasar Tradisional atau 150 Pekerja?

Kalau Kamu Jadi Bupati, Pilih Pasar Tradisional atau 150 Pekerja?

by teguh
Mei 23, 2026

Bayangkan kamu duduk di kursi bupati. Di satu sisi, ada aturan daerah yang jelas minimarket modern tak boleh terlalu dekat...

25 Minimarket Ditutup: Kenapa Pemerintah Baru Tegas Setelah Ritel Menjamur?

25 Minimarket Ditutup: Kenapa Pemerintah Baru Tegas Setelah Ritel Menjamur?

by teguh
Mei 22, 2026

Pemkab Lombok Tengah memilih langkah tegas. Pemerintah menghentikan operasional 25 Minimarket karena lokasi mereka melanggar aturan zonasi pasar rakyat. Tabooo.id...

Next Post
Tragedi Kota Tual: Satu Helm, Satu Kematian dan Seribu Pertanyaan

Tragedi Kota Tual: Satu Helm, Satu Kematian dan Seribu Pertanyaan

Madilog Series

Logika: Hoaks, Algoritma, dan Ilusi Kebenaran – Madilog Series #3.3

Logika: Hoaks, Algoritma, dan Ilusi Kebenaran – Madilog Series #3.3

Juni 18, 2026
Logika: Kenapa Orang Pintar Bisa Tetap Bodoh? – Madilog Series #3.2

Logika: Kenapa Orang Pintar Bisa Tetap Bodoh? – Madilog Series #3.2

Juni 7, 2026
Logika: Senjata Pembebasan yang Jarang Dipakai – Madilog Series #3.1

Logika: Senjata Pembebasan yang Jarang Dipakai – Madilog Series #3.1

Juni 2, 2026

Marx Series

Ketika Marx Membongkar Rahasia Profit – Marx Series #1.5

Ketika Marx Membongkar Rahasia Profit – Marx Series #1.5

Juni 20, 2026

Labour Power: Cara Kapital Membeli Waktu dan Tenagamu – Marx Series #1.4

Juni 2, 2026

Uang Menjadi Kapital: Ketika Uang Berubah Jadi Mesin Penghisap – Marx Series #1.3

Mei 29, 2026

Fetisisme Komoditas: Saat Barang Terlihat Lebih Penting daripada Manusia – Marx Series #1.2

Mei 25, 2026
Bicara Tabu, Itu Tabooo!

© 2026 Tabooo.id

Explore Tabooo

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy

Stay in the Loop

No Result
View All Result
  • Tabooo.id
  • Reality
  • Taboooverse
    • Deep
    • Edge
    • Check
    • Talk
    • Life
    • Vibes
    • Culture
  • Pattern
  • Figures

© 2026 Tabooo.id