Selasa, Oktober 20, 2026
No Result
View All Result
Bicara Tabu, Itu Tabooo!
  • Tabooo
  • Reality
  • Taboooverse
  • Pattern
  • Figures
  • Global
  • Nasional
  • Regional
  • Deep
  • Edge
  • Check
  • Culture
  • Life
  • Talk
  • Vibes
  • Book Club
  • Madilog Series
  • Tabooo
  • Reality
  • Taboooverse
  • Pattern
  • Figures
No Result
View All Result
Bicara Tabu, Itu Tabooo!
No Result
View All Result

MBG Bukan Makan Bergizi Gratis, Ini Versi “Mantap Banget Gila”

by dimas
April 9, 2026
in Reality, Regional
A A
Home Reality
Share on Facebook
Share on Twitter

Tabooo.id: Regional – Sebuah lapak sarapan di Tebet, Jakarta Selatan, mendadak ramai dibicarakan. Bukan karena menunya, tapi karena namanya MBG. Mirip program pemerintah, tapi ternyata punya arti berbeda.

Berawal dari Ide Nongkrong Usai Salat

Zainurrahman (29), pemilik lapak sarapan itu, mengaku ide bisnis muncul spontan. Ia bersama dua rekannya memutuskan membuka usaha setelah diskusi santai usai salat berjemaah.

“Lebih kurang semingguan yang lalu kita mulai. Habis salat Isya, kita ngobrol, kepikiran buat bisnis,” ujar Zainurrahman, Rabu (8/4/2026).

Mereka lalu mencari nama yang unik dan mudah diingat. Dari situ, muncul ide memakai singkatan yang sedang ramai dibicarakan publik.

Terinspirasi Isu Viral, Bukan Menyindir

Nama MBG yang dipakai ternyata bukan “Makan Bergizi Gratis” seperti program pemerintah. Di lapak ini, MBG berarti Mantap Banget Gila.

Ini Belum Selesai

Kapolda Sulsel Usul Arena Tawuran 10 Lawan 10, Polisi Bidik Produsen Busur

BBM Belum Normal, ASN Jember WFH: Siapa Menjamin Layanan Publik Tetap Jalan?

Tak hanya itu, mereka juga memakai istilah lain seperti BGN (Badan Ganjel Nyarap) dan SPPG (Solusi Perut Paling Gawat).

“Teman-teman yang nyetusin. Kita lihat MBG lagi booming, dari muda sampai tua tahu. Jadi kita pikir menarik perhatian,” jelasnya.

Namun, penggunaan nama itu sempat menuai reaksi warganet. Zainurrahman mengaku pernah diperingatkan agar tidak dianggap menyindir pemerintah.

“Dari sosmed dibilangin, ‘Bang hati-hati, nanti dikira nyindir pemerintah.’ Padahal kita enggak ada niat ke sana,” katanya.

Strategi Branding yang Berhasil Tarik Pembeli

Alih-alih surut, lapak ini justru ramai. Sejak Rabu pagi, pembeli berdatangan ke lokasi di depan Lapangan PSPT Tebet.

Menu yang ditawarkan cukup sederhana, mulai dari roti hingga nasi chicken katsu. Harganya pun ramah kantong, sekitar Rp12.000 per porsi.

Zainurrahman dan tim juga serius membangun branding. Mereka membuat logo hingga jingle untuk media sosial demi menjangkau lebih banyak pelanggan.

“Hari pertama mikir nama, hari kedua langsung jualan. Bahkan sempat kepikiran bikin lagu biar lebih menarik,” ujarnya.

Kreatif atau Berisiko?

Fenomena ini menunjukkan satu hal kreativitas anak muda dalam bisnis bisa datang dari mana saja, bahkan dari isu yang sedang viral.

Tapi di sisi lain, penggunaan istilah yang mirip program negara juga bisa memicu salah paham di publik.

Lalu, menurutmu, ini sekadar strategi cerdas atau justru berisiko bikin blunder? @dimas

Tags: BisnisJakartaKulinerMarketingMBGNasionalStrategi

Kamu Melewatkan Ini

Survei SMRC: Kepuasan Publik terhadap Prabowo Anjlok ke 44,5 Persen

Survei SMRC: Kepuasan Publik terhadap Prabowo Anjlok ke 44,5 Persen

by eko
Oktober 18, 2026

Survei SMRC mencatat kepuasan publik terhadap Prabowo turun menjadi 44,5 persen. Harga sembako, ekonomi, penegakan hukum, dan program pemerintah menjadi...

Polemik Motor Listrik MBG: 21.801 di Dokumen, 2.117 Terealisasi

Polemik Motor Listrik MBG: 21.801 di Dokumen, 2.117 Terealisasi

by dimas
Oktober 4, 2026

Polemik pengadaan motor listrik MBG mencuat setelah 21.801 unit tercatat dalam dokumen, sementara realisasi hingga Maret 2026 baru mencapai 2.117...

Yang Dibangun Bukan Cuma Dapur, Tapi Risiko: Mengintip Ekonomi di Balik Dapur MBG

Yang Dibangun Bukan Cuma Dapur, Tapi Risiko: Mengintip Ekonomi di Balik Dapur MBG

by teguh
Oktober 1, 2026

Ketika program negara bertemu modal mitra, persoalannya bukan sekadar Rp2.000 per porsi. Ada investasi miliaran rupiah, biaya operasional, dan risiko...

Next Post
Nelayan Lombok Temukan Drone Bawah Laut China, Australia Ikut Pasang Mata

Nelayan Lombok Temukan Drone Bawah Laut China, Australia Ikut Pasang Mata

Madilog Series

Logika vs Emosi: Siapa yang Sebenarnya Mengendalikan Kamu? – Madilog Series #3.5

Logika vs Emosi: Siapa yang Sebenarnya Mengendalikan Kamu? – Madilog Series #3.5

Agustus 24, 2026
Logika: Senjata Sederhana Agar Tidak Mudah Ditipu – Madilog Series #3.4

Logika: Senjata Sederhana Agar Tidak Mudah Ditipu – Madilog Series #3.4

Juli 7, 2026
Logika: Hoaks, Algoritma, dan Ilusi Kebenaran – Madilog Series #3.3

Logika: Hoaks, Algoritma, dan Ilusi Kebenaran – Madilog Series #3.3

Juni 18, 2026

Marx Series

Mesin dan Industri Modern: Teknologi Membebaskan atau Membuat Pekerja Makin Mudah Diganti?

Mesin dan Industri Modern: Teknologi Membebaskan atau Membuat Pekerja Makin Mudah Diganti?

Agustus 25, 2026

Working-Day: Kenapa Jam Kerja Selalu Jadi Medan Perang?

Juli 16, 2026

Ketika Marx Membongkar Rahasia Profit – Marx Series #1.5

Juni 20, 2026

Labour Power: Cara Kapital Membeli Waktu dan Tenagamu – Marx Series #1.4

Juni 2, 2026
Bicara Tabu, Itu Tabooo!

© 2026 Tabooo.id

Explore Tabooo

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy

Stay in the Loop

No Result
View All Result
  • Tabooo.id
  • Reality
  • Taboooverse
    • Deep
    • Edge
    • Check
    • Talk
    • Life
    • Vibes
    • Culture
  • Pattern
  • Figures

© 2026 Tabooo.id