Sabtu, Juli 18, 2026
No Result
View All Result
Bicara Tabu, Itu Tabooo!
  • Tabooo
  • Reality
  • Taboooverse
  • Pattern
  • Figures
  • Global
  • Nasional
  • Regional
  • Deep
  • Edge
  • Check
  • Culture
  • Life
  • Talk
  • Vibes
  • Book Club
  • Madilog Series
  • Tabooo
  • Reality
  • Taboooverse
  • Pattern
  • Figures
No Result
View All Result
Bicara Tabu, Itu Tabooo!
No Result
View All Result

Next Goal: Program Sekaligus Ujian Serius Sepak Bola Putri Indonesia

by teguh
April 8, 2026
in Reality, Sports
A A
Home Reality
Share on FacebookShare on Twitter

Tabooo.id: Sports – Sepak bola biasanya bicara soal gol, kemenangan, dan rivalitas. Tapi kali ini, ceritanya beda. PSSI menggandeng Federasi Sepak Bola Prancis untuk meluncurkan program Next Goal dan ini bukan sekadar proyek olahraga biasa. Ini soal siapa yang akhirnya dapat panggung.

Dari Paris ke Indonesia: Momentum yang Tak Mau Disia-siakan

Kolaborasi ini lahir di momen strategis. Setelah euforia Olimpiade Paris 2024 dan menuju Piala Dunia 2026, Indonesia dan Prancis melihat satu peluang memperbaiki fondasi sepak bola, khususnya untuk perempuan.

Program Next Goal bukan cuma soal teknik di lapangan. Ia membawa misi yang lebih besar pemberdayaan, kesetaraan gender, dan pembenahan sistem yang selama ini terasa timpang.

Karena jujur saja, sepak bola perempuan masih sering dipinggirkan. Akses terbatas, jalur karier yang tidak jelas, sampai minimnya ruang kepemimpinan itu masalah yang nyata, bukan sekadar narasi.

Masalah Lama, Solusi Baru?

Di banyak negara, termasuk Indonesia, sepak bola wanita masih berjalan di jalur yang tidak rata. Talenta ada, tapi sistem sering tidak mendukung.

Ini Belum Selesai

Tragedi Sibolangit: Empat Nyawa Melayang di Jalur Medan-Berastagi

Vivo T5 Lite Resmi Meluncur, Bawa Baterai 6.500 mAh dan Fast Charging 44W

Next Goal mencoba menjawab itu dari hulu ke hilir. Program ini menyasar:

  • Penguatan kemampuan teknis pemain
  • Pengembangan pelatih dan manajemen
  • Pembentukan jalur kepemimpinan bagi perempuan

Bahkan, program ini menjadi lanjutan dari inisiatif sebelumnya, Bola d’Or Indonesia, yang sejak 2024 fokus mencari dan membina talenta muda.

Bedanya? Kali ini skalanya lebih besar. Lebih sistemik. Lebih serius.

Suara PSSI: Ini Bukan Sekadar Kolaborasi Formal

Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, menegaskan bahwa ini bukan proyek simbolik.

“Kami menyambut baik kolaborasi melalui program Next Goal ini sebagai langkah nyata percepatan perkembangan sepak bola perempuan di Indonesia.”

Buat PSSI, ukuran kemajuan sepak bola tidak lagi berhenti di prestasi timnas.

“Kemajuan sepak bola tidak hanya diukur dari prestasi timnas, tetapi juga seberapa besar kita memberi kesempatan setara bagi generasi muda, termasuk perempuan, untuk berkembang dan berprestasi bersama.”

Ada satu pesan yang jelas kalau kesempatan tidak merata, maka kemenangan pun terasa timpang.

Belajar dari Prancis, Tapi Siapkah Kita Berubah?

Kerja sama ini juga membuka akses belajar dari Prancis negara dengan tradisi sepak bola kuat dan sistem pembinaan yang matang.

“Kerja sama dengan Federasi Sepak Bola Prancis dan Kedutaan Besar Prancis menjadi momentum untuk belajar dari pengalaman negara yang memiliki tradisi sepak bola kuat,” lanjut Erick.

Targetnya jelas bukan cuma mencetak pemain, tapi membangun ekosistem. Mulai dari pelatih, manajemen, hingga tata kelola yang selama ini sering jadi titik lemah.

Ratusan Peserta, Tapi Dampaknya Harus Lebih Besar

Program ini akan langsung menyentuh ratusan peserta. Klinik pelatihan dijadwalkan berlangsung pada 11–12 April 2026 di Lapangan Sidolig, menghadirkan pelatih dari akademi Prancis dan pemain lintas negara.

Tapi dampak sebenarnya bukan di angka peserta. Melainkan di pertanyaan ini apakah sistemnya ikut berubah?

Karena tanpa perubahan struktural, pelatihan hanya jadi event. Bukan solusi.

Closing: Sepak Bola Putri, Antara Harapan dan Realita

Next Goal terdengar ambisius. Bahkan menjanjikan.

Tapi sepak bola seperti hidup tidak pernah hanya soal rencana. Ia soal konsistensi, keberanian, dan kemauan untuk benar-benar berubah.

Sekarang bolanya ada di kaki Indonesia. Apakah ini akan jadi titik balik sepak bola perempuan? Atau sekadar program bagus yang berhenti di seremoni?. @teguh

Tags: GenderNasionalPelatihPiala Dunia 2026PrestasiProgramPSSIRivalitasSepak BolaTalenta

Kamu Melewatkan Ini

Inggris Sudah Melihat Final, Argentina Datang Merampas Mimpinya

Inggris Sudah Melihat Final, Argentina Datang Merampas Mimpinya

by jeje
Juli 16, 2026

Harapan Inggris menuju final Piala Dunia 2026 sirna dalam hitungan menit. Saat kemenangan sudah di depan mata, Argentina justru menunjukkan...

Nama Jampidsus Disebut, Febrie Pertanyakan Kaitannya dengan Blackout PLN

Nama Jampidsus Disebut, Febrie Pertanyakan Kaitannya dengan Blackout PLN

by Tabooo
Juli 11, 2026

Nama Jampidsus Febrie Adriansyah ikut disebut dalam pusaran pengusutan dugaan korupsi BUMN. Ia mempertanyakan kaitannya dengan kasus blackout PLN yang...

Birokrasi atau Balas Jasa Politik? Tito Bongkar Praktik Titipan Honorer di Daerah

Birokrasi atau Balas Jasa Politik? Tito Bongkar Praktik Titipan Honorer di Daerah

by teguh
Juni 9, 2026

Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian membuka kembali perdebatan lama tentang hubungan politik dan birokrasi daerah. Dalam rapat bersama Komisi II...

Next Post
PKL Ngamuk di Rasuna Said: Bawa Alat Es Batu, Tuduh Pungli, Siapa yang Salah?

PKL Ngamuk di Rasuna Said: Bawa Alat Es Batu, Tuduh Pungli, Siapa yang Salah?

Madilog Series

Logika: Senjata Sederhana Agar Tidak Mudah Ditipu – Madilog Series #3.4

Logika: Senjata Sederhana Agar Tidak Mudah Ditipu – Madilog Series #3.4

Juli 7, 2026
Logika: Hoaks, Algoritma, dan Ilusi Kebenaran – Madilog Series #3.3

Logika: Hoaks, Algoritma, dan Ilusi Kebenaran – Madilog Series #3.3

Juni 18, 2026
Logika: Kenapa Orang Pintar Bisa Tetap Bodoh? – Madilog Series #3.2

Logika: Kenapa Orang Pintar Bisa Tetap Bodoh? – Madilog Series #3.2

Juni 7, 2026

Marx Series

Working-Day: Kenapa Jam Kerja Selalu Jadi Medan Perang?

Working-Day: Kenapa Jam Kerja Selalu Jadi Medan Perang?

Juli 16, 2026

Ketika Marx Membongkar Rahasia Profit – Marx Series #1.5

Juni 20, 2026

Labour Power: Cara Kapital Membeli Waktu dan Tenagamu – Marx Series #1.4

Juni 2, 2026

Uang Menjadi Kapital: Ketika Uang Berubah Jadi Mesin Penghisap – Marx Series #1.3

Mei 29, 2026
Bicara Tabu, Itu Tabooo!

© 2026 Tabooo.id

Explore Tabooo

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy

Stay in the Loop

No Result
View All Result
  • Tabooo.id
  • Reality
  • Taboooverse
    • Deep
    • Edge
    • Check
    • Talk
    • Life
    • Vibes
    • Culture
  • Pattern
  • Figures

© 2026 Tabooo.id