Sabtu, Agustus 22, 2026
No Result
View All Result
Bicara Tabu, Itu Tabooo!
  • Tabooo
  • Reality
  • Taboooverse
  • Pattern
  • Figures
  • Global
  • Nasional
  • Regional
  • Deep
  • Edge
  • Check
  • Culture
  • Life
  • Talk
  • Vibes
  • Book Club
  • Madilog Series
  • Tabooo
  • Reality
  • Taboooverse
  • Pattern
  • Figures
No Result
View All Result
Bicara Tabu, Itu Tabooo!
No Result
View All Result

Mudik Berujung Duka: Satu Keluarga Tewas di Tol Pemalang-Batang, Balita Kritis

by dimas
Maret 20, 2026
in Reality, Regional
A A
Home Reality
Share on Facebook
Share on Twitter

Tabooo.id: Regional – Perjalanan mudik yang seharusnya membawa kebahagiaan berubah menjadi tragedi. Kecelakaan maut terjadi di ruas Tol Pemalang-Batang Km 290-B, Kecamatan Warureja, Kabupaten Tegal, pada Kamis (19/3/2026). Insiden ini merenggut nyawa satu keluarga empat orang meninggal dunia, sementara seorang balita kini berjuang dalam kondisi kritis.

Petugas langsung mengevakuasi seluruh korban ke RS Siaga Medika Pemalang. Suasana duka menyelimuti ruang perawatan. Empat jenazah terbaring, sementara satu anak kecil terus bertahan di tengah luka serius.

Dugaan Sopir Mengantuk, Mobil Hantam Bus

Kanit Gakkum Satlantas Polres Tegal, Henry Ade Birawa, menjelaskan bahwa kecelakaan bermula dari kelalaian pengemudi minibus. Kendaraan yang melaju dari arah barat tiba-tiba oleng ke kanan sebelum menghantam bagian belakang bus.

“Mobil pribadi diduga mengantuk, lalu oleng ke kanan dan menabrak bagian pojok belakang bus,” jelasnya.

Benturan keras menghancurkan bagian depan minibus. Sementara itu, bus hanya mengalami kerusakan ringan di bagian belakang. Perbedaan kondisi ini menunjukkan betapa fatalnya tabrakan dari arah belakang dalam kecepatan tinggi.

Ini Belum Selesai

Relawan Gugur Antar Bantuan Gempa NTT, Siapa Melindungi Mereka?

11 Desa, 21.171 Jiwa, Bantuan Terbatas: Camat Manggarai Protes

Mudik dari Cikarang, Gagal Sampai Tujuan

Keluarga tersebut berangkat dari Cikarang menuju Petarukan, Pemalang kampung halaman yang rutin mereka kunjungi setiap Lebaran.

Kerabat korban, Siti (56), menyebut perjalanan ini sebagai tradisi tahunan keluarga. Namun kali ini, perjalanan itu berakhir tragis di tengah jalan tol.

“Itu keponakan saya, mereka mudik seperti biasa ke Petarukan,” ujarnya dengan suara bergetar.

Empat korban meninggal dunia yaitu Gunawan (42), Devi Agustina (33), serta dua anak mereka, Nafisah Maisaroh (11) dan Narendra Dewan Gaozan (8). Sementara itu, balita Murel Arshaka Sachid (3) selamat, namun mengalami luka serius dan masih menjalani perawatan intensif.

Santunan Disiapkan, Luka Tak Tergantikan

Kepala Jasa Raharja Cabang Pekalongan, Julianto, memastikan pihaknya segera mendata korban untuk menyalurkan santunan.

Keluarga korban meninggal akan menerima Rp50 juta, sedangkan korban luka-luka mendapat Rp20 juta sesuai ketentuan. Bantuan ini memang penting, tetapi tidak pernah cukup untuk menggantikan kehilangan.

Risiko Lama yang Terus Terulang

Kecelakaan ini kembali mengingatkan bahaya klasik di jalur mudik: kelelahan dan kantuk saat berkendara. Jalan tol yang panjang dan lurus sering menurunkan konsentrasi pengemudi hanya dalam hitungan detik.

Dampaknya tidak berhenti pada korban di lokasi. Keluarga yang ditinggalkan harus menanggung duka panjang, sementara anak yang selamat menghadapi trauma sejak dini.

Mudik selalu identik dengan pulang dan kebahagiaan. Namun setiap tahun, tragedi serupa terus berulang seolah semua sudah tahu risikonya, tapi hanya sedikit yang benar-benar mengantisipasinya sebelum terlambat. @dimas

Tags: BerdukaBerkendaraKecelakaanKeselamatanlebaranMautMudikNasionalPemalang

Kamu Melewatkan Ini

Kartu Kredit Indonesia Meluncur, MDR QRIS 0% Diperluas

Kartu Kredit Indonesia Meluncur, MDR QRIS 0% Diperluas

by Tabooo
Agustus 18, 2026

Excerpt: Kartu Kredit Indonesia resmi meluncur. Bersamaan dengan itu, BI memperluas MDR QRIS 0% mulai 1 Oktober 2026 untuk transaksi...

RUU Perampasan Aset Mulai Ngebut. Bagaimana Realisasinya?

RUU Perampasan Aset Mulai Ngebut. Bagaimana Realisasinya?

by Tabooo
Agustus 18, 2026

Prabowo meminta RUU Perampasan Aset dipercepat. DPR masih menjaring masukan publik. Tantangannya bukan cuma pengesahan, tetapi memastikan aset hasil kejahatan...

Alphard KH Anwar Zahid Ditabrak Trailer: Ada yang Salah dengan Antrean Jalan?

Alphard KH Anwar Zahid Ditabrak Trailer: Ada yang Salah dengan Antrean Jalan?

by teguh
Agustus 11, 2026

Senin malam, 10 Agustus 2026, kendaraan berhenti di Jalan Raya Padangan–Ngawi, Bojonegoro. Sistem buka-tutup mengatur arus lalu lintas karena pekerjaan...

Next Post
Prabowo Sebut Penyiraman Aktivis KontraS Terorisme, Harus Usut Dalangnya

Prabowo Sebut Penyiraman Aktivis KontraS Terorisme, Harus Usut Dalangnya

Madilog Series

Logika: Senjata Sederhana Agar Tidak Mudah Ditipu – Madilog Series #3.4

Logika: Senjata Sederhana Agar Tidak Mudah Ditipu – Madilog Series #3.4

Juli 7, 2026
Logika: Hoaks, Algoritma, dan Ilusi Kebenaran – Madilog Series #3.3

Logika: Hoaks, Algoritma, dan Ilusi Kebenaran – Madilog Series #3.3

Juni 18, 2026
Logika: Kenapa Orang Pintar Bisa Tetap Bodoh? – Madilog Series #3.2

Logika: Kenapa Orang Pintar Bisa Tetap Bodoh? – Madilog Series #3.2

Juni 7, 2026

Marx Series

Working-Day: Kenapa Jam Kerja Selalu Jadi Medan Perang?

Working-Day: Kenapa Jam Kerja Selalu Jadi Medan Perang?

Juli 16, 2026

Ketika Marx Membongkar Rahasia Profit – Marx Series #1.5

Juni 20, 2026

Labour Power: Cara Kapital Membeli Waktu dan Tenagamu – Marx Series #1.4

Juni 2, 2026

Uang Menjadi Kapital: Ketika Uang Berubah Jadi Mesin Penghisap – Marx Series #1.3

Mei 29, 2026
Bicara Tabu, Itu Tabooo!

© 2026 Tabooo.id

Explore Tabooo

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy

Stay in the Loop

No Result
View All Result
  • Tabooo.id
  • Reality
  • Taboooverse
    • Deep
    • Edge
    • Check
    • Talk
    • Life
    • Vibes
    • Culture
  • Pattern
  • Figures

© 2026 Tabooo.id