Rabu, Juni 10, 2026
No Result
View All Result
Bicara Tabu, Itu Tabooo!
  • Tabooo
  • Reality
  • Taboooverse
  • Pattern
  • Figures
  • Global
  • Nasional
  • Regional
  • Deep
  • Edge
  • Check
  • Culture
  • Life
  • Talk
  • Vibes
  • Book Club
  • Madilog Series
  • Tabooo
  • Reality
  • Taboooverse
  • Pattern
  • Figures
No Result
View All Result
Bicara Tabu, Itu Tabooo!
No Result
View All Result

Perancis, Jerman, dan Inggris Siap Ambil Langkah Defensif terhadap Iran

by dimas
Maret 2, 2026
in Global, Reality
A A
Home Reality Global
Share on FacebookShare on Twitter

Tabooo.id: Global – Ketegangan di Timur Tengah memasuki babak baru. Tiga kekuatan utama Eropa Perancis, Jerman, dan Inggris menyatakan kesiapan mengambil langkah defensif terhadap Iran, Minggu (1/3/2026). Ketiganya bersiap melindungi kepentingan militer dan warganya di kawasan Teluk jika situasi terus memburuk.

Para pemimpin Eropa itu mengaku terkejut dengan serangan rudal Iran yang mereka nilai tidak proporsional dan menyasar berbagai titik tanpa pandang bulu. Mereka menilai Teheran telah melampaui batas dengan menyerang wilayah yang tidak terlibat langsung dalam operasi militer awal Amerika Serikat dan Israel.

Dalam pernyataan bersama yang dikutip AFP, mereka menegaskan bahwa serangan Iran telah mengancam sekutu dekat, personel militer, serta warga sipil Eropa di kawasan. Karena itu, Paris, Berlin, dan London sepakat meningkatkan koordinasi dengan Amerika Serikat dan para sekutunya di Timur Tengah.

Serangan Meluas, Pangkalan Multinasional Jadi Target

Iran melancarkan rangkaian serangan rudal dan drone ke sejumlah negara Teluk setelah menerima gempuran dari koalisi AS–Israel sejak Sabtu (28/2/2026). Garda Revolusi Iran mengklaim serangan itu sebagai respons langsung atas eskalasi militer yang mereka anggap sebagai agresi terbuka.

Rudal Iran menghantam pangkalan militer multinasional di dekat Arbil, Irak utara, serta kamp tentara Jerman di Yordania timur. Meski tidak menimbulkan korban jiwa di lokasi tersebut, insiden itu meningkatkan kewaspadaan militer Eropa.

Ini Belum Selesai

DPR Sahkan RUU Polri, Pengawasan dan Netralitas Jadi Taruhan

Chatib Basri Dipanggil ke Istana, Apakah Purbaya Akan Diganti?

Ledakan juga mengguncang Riyadh, Dubai, Abu Dhabi, Doha, Manama, Yerusalem, dan Tel Aviv. Layanan penyelamatan Israel melaporkan sedikitnya sembilan orang tewas di Beit Shemesh. Eskalasi ini menunjukkan bahwa konflik tidak lagi terbatas pada dua atau tiga aktor utama, melainkan telah menyeret banyak negara ke pusaran ketegangan regional.

Respons Iran: Balas Dendam Tanpa Batas

Eskalasi meningkat tajam setelah wafatnya Pemimpin Tertinggi Iran, Ali Khamenei. Pemerintah Iran menyebut kematian tersebut sebagai “deklarasi perang terhadap umat Muslim”. Presiden Iran, Masoud Pezeshkian, menegaskan negaranya memiliki hak sah untuk membalas para pelaku dan dalang serangan.

Menteri Luar Negeri Iran, Abbas Araghchi, bahkan menyatakan Iran tidak menetapkan batas dalam membela rakyatnya. Pernyataan itu mempertegas sikap konfrontatif Teheran sekaligus memperbesar risiko konflik terbuka berskala luas.

Dampak Ekonomi dan Siapa yang Paling Terdampak

Konflik ini langsung mengguncang stabilitas kawasan Teluk, yang menjadi jalur vital energi dunia. Jika eskalasi terus berlanjut, harga minyak global berpotensi melonjak. Dampaknya akan terasa hingga Eropa dan Asia, termasuk Indonesia, melalui kenaikan biaya energi dan tekanan pada harga kebutuhan pokok.

Selain itu, warga sipil di negara-negara Teluk dan Israel menghadapi risiko keamanan langsung. Pekerja migran, pelaku usaha logistik, serta industri penerbangan menjadi kelompok yang paling rentan terhadap gangguan operasional dan lonjakan biaya.

Sementara itu, Eropa menghadapi dilema strategis. Di satu sisi, mereka harus melindungi kepentingan militer dan ekonominya. Di sisi lain, keterlibatan lebih jauh dapat menyeret mereka ke konflik panjang yang mahal secara politik dan finansial.

Pada akhirnya, konflik ini bukan sekadar soal balas serangan. Ia menyentuh urat nadi ekonomi global dan keamanan regional. Ketika rudal saling meluncur, yang paling cepat terdampak bukan hanya pangkalan militer, tetapi juga dompet masyarakat dunia. @dimas

Tags: Ali KhameneieropaGeopolitikGlobalHargaInggrisJermanKonflik DuniaKrisis GlobalMasoud PezeshkianminyakPerang IranTimur Tengah

Kamu Melewatkan Ini

Dua Musuh, Satu Kepentingan

Dua Musuh, Satu Kepentingan

by dimas
Juni 7, 2026

Di balik ancaman dan negosiasi yang tak berujung, AS dan Iran ternyata terjebak dalam kepentingan yang sama: sama-sama membutuhkan lawannya...

Sebelum Menyalahkan Negara, Pernahkah Kita Berkaca?

Sebelum Menyalahkan Negara, Pernahkah Kita Berkaca?

by jeje
Mei 24, 2026

Lucu, ya. Kita hidup di zaman ketika semua orang tampak marah. Timeline penuh kritik. Warung kopi berubah jadi ruang debat...

Damai atau Jeda Perang? AS dan Iran Mulai Mainkan Narasi Baru

Damai atau Jeda Perang? AS dan Iran Mulai Mainkan Narasi Baru

by dimas
Mei 24, 2026

AS dan Iran menunjukkan sinyal damai baru. Namun di balik negosiasi dan pembukaan Selat Hormuz, dunia masih mencium ancaman konflik...

Next Post
IHSG Menguat di Tengah Redanya Isu AI dan Bayang-Bayang Tarif AS

IHSG Melemah di Awal Pekan, Pasar Tertekan Eskalasi Iran-AS

Madilog Series

Logika: Kenapa Orang Pintar Bisa Tetap Bodoh? – Madilog Series #3.2

Logika: Kenapa Orang Pintar Bisa Tetap Bodoh? – Madilog Series #3.2

Juni 7, 2026
Logika: Senjata Pembebasan yang Jarang Dipakai – Madilog Series #3.1

Logika: Senjata Pembebasan yang Jarang Dipakai – Madilog Series #3.1

Juni 2, 2026
Pemberontakan Tidak Selalu Berhenti Sebagai Pemberontakan – Madilog Series #2.5

Pemberontakan Tidak Selalu Berhenti Sebagai Pemberontakan – Madilog Series #2.5

Mei 27, 2026

Marx Series

Labour Power: Cara Kapital Membeli Waktu dan Tenagamu – Marx Series #1.4

Labour Power: Cara Kapital Membeli Waktu dan Tenagamu – Marx Series #1.4

Juni 2, 2026

Uang Menjadi Kapital: Ketika Uang Berubah Jadi Mesin Penghisap – Marx Series #1.3

Mei 29, 2026

Fetisisme Komoditas: Saat Barang Terlihat Lebih Penting daripada Manusia – Marx Series #1.2

Mei 25, 2026

Komoditas: Cara Pasar Menyembunyikan Kerja Manusia – Marx Series #1.1

Mei 17, 2026
Bicara Tabu, Itu Tabooo!

© 2026 Tabooo.id

Explore Tabooo

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy

Stay in the Loop

No Result
View All Result
  • Tabooo.id
  • Reality
  • Taboooverse
    • Deep
    • Edge
    • Check
    • Talk
    • Life
    • Vibes
    • Culture
  • Pattern
  • Figures

© 2026 Tabooo.id