Rabu, Juni 10, 2026
No Result
View All Result
Bicara Tabu, Itu Tabooo!
  • Tabooo
  • Reality
  • Taboooverse
  • Pattern
  • Figures
  • Global
  • Nasional
  • Regional
  • Deep
  • Edge
  • Check
  • Culture
  • Life
  • Talk
  • Vibes
  • Book Club
  • Madilog Series
  • Tabooo
  • Reality
  • Taboooverse
  • Pattern
  • Figures
No Result
View All Result
Bicara Tabu, Itu Tabooo!
No Result
View All Result

24 Nama Resmi Timnas Indonesia untuk FIFA Series 2026

by teguh
Maret 22, 2026
in Reality, Sports
A A
Home Reality
Share on FacebookShare on Twitter

Tabooo.id: Sports – Di tengah hangatnya suasana Idul Fitri 1447 H, saat orang-orang masih sibuk bersalaman dan saling memaafkan, kabar panas justru datang dari dunia sepak bola. Tanpa banyak sinyal, PSSI merilis 24 nama final Timnas Indonesia untuk FIFA Series 2026.

Bukan sekadar daftar biasa, keputusan ini langsung terasa tajam. Ada harapan yang diangkat, tapi ada juga mimpi yang harus tertunda.

24 Dipilih, 16 Tersingkir

Pelatih John Herdman mengambil langkah berani. Dari total 41 pemain di daftar awal, ia memangkas 16 nama. Meski Miliano Jonathans sudah lebih dulu absen karena cedera ACL, persaingan tetap berlangsung sengit hingga akhir. Kini, 24 pemain siap bertarung di Stadion Utama Gelora Bung Karno pada 27–30 Maret 2026.

Indonesia dijadwalkan menghadapi Saint Kitts dan Nevis di laga pembuka. Di sisi lain, Bulgaria akan melawan Kepulauan Solomon. Formatnya sederhana, tetapi tekanannya tinggi: pemenang melaju ke final, sementara yang kalah harus bertarung lagi demi posisi ketiga. Setiap menit akan terasa krusial.

Wajah Lama, Cerita Baru

Mayoritas skuad kali ini masih diisi pemain langganan. Nama-nama seperti Rizky Ridho, Jay Idzes, Justin Hubner, hingga Ivar Jenner kembali dipercaya untuk menjaga stabilitas tim.

Ini Belum Selesai

DPR Sahkan RUU Polri, Pengawasan dan Netralitas Jadi Taruhan

Chatib Basri Dipanggil ke Istana, Apakah Purbaya Akan Diganti?

Namun, kejutan tetap muncul. Beberapa nama besar justru harus tersingkir. Marc Klok, Ricky Kambuaya, Egy Maulana Vikri, Yance Sayuri, hingga Ezra Walian gagal masuk daftar akhir. Keputusan ini langsung memancing perbincangan, sekaligus meningkatkan ekspektasi terhadap skuad terpilih.

Di tengah itu, Elkan Baggott dan Cahya Supriadi kembali mendapatkan tempat. Sementara itu, Dony Tri Pamungkas dan Mauro Zijlstra sukses mencuri perhatian dan mengamankan slot di tim utama.

Pilihan ini menunjukkan satu pesan performa terkini lebih penting daripada reputasi.

24 Nama Resmi Timnas Indonesia untuk FIFA Series 2026
Elkan Baggott kembali mendapatkan panggilan Timnas.

Herdman Kirim Pesan Tegas

Dalam pernyataannya, Herdman menekankan bahwa tim ini dibangun untuk bertarung, bukan sekadar tampil.

“Kami memilih pemain yang siap bertarung, bukan sekadar punya nama,” tegasnya.

Pernyataan tersebut langsung memberi gambaran suasana di dalam tim. Tidak ada pemain yang benar-benar aman. Semua harus membuktikan kualitasnya di lapangan.

Tekanan jelas terasa, apalagi bermain di GBK dengan dukungan suporter yang masif.

Lebih dari Turnamen Biasa

FIFA Series 2026 memang hanya mini turnamen. Meski begitu, maknanya jauh lebih besar bagi Timnas Indonesia.

Ajang ini menjadi panggung pembuktian. Selain itu, ini juga jadi tolok ukur awal untuk melihat arah perkembangan tim di bawah Herdman.

Bermain di kandang sendiri tentu memberi keuntungan. Namun, ekspektasi publik juga bisa menjadi beban tersendiri. Di sinilah mental diuji, bukan hanya skill.

Apa Maknanya?

Momentum Lebaran membawa pesan yang dalam. Di satu sisi, ada kebahagiaan bagi mereka yang terpilih. Di sisi lain, ada kekecewaan bagi yang harus menunggu kesempatan berikutnya.

Namun, perjalanan belum selesai. Sebanyak 24 pemain kini memikul harapan jutaan suporter. Mereka bukan hanya bertanding, tetapi juga membawa mimpi besar di dada.

Pada akhirnya, sepak bola bukan sekadar soal menang atau kalah. Lebih dari itu, ini tentang perjuangan, kebanggaan, dan keyakinan. Kini, semua mata tertuju ke GBK. Dan Garuda siap menjawabnya di lapangan.

Berikut daftar resmi pemain Timnas Indonesia untuk FIFA Series 2026:

Kiper

Cahya Supriadi, Emil Audero, Maarten Paes, Nadeo Argawinata,

Bek

Dean James, Elkan Baggott, Jay Idzes, Justin Hubner, Kevin Diks, Nathan Tjoe-A-On, Rizky Ridho, Sandy Walsh.

Gelandang

Calvin Verdonk, Eliano Reijnders, Ivar Jenner, Joey Pelupessy, Jordi Amat.

Penyerang

Beckham Putra, Mauro Zijlstra, Ole Romeny, Ragnar Oratmangoen, Ramadhan Sananta, Yakob Sayuri. @teguh

Tags: BulgariaFIFA Series 2026GarudaGBKKrusialNasionalPSSISosial & PublikSuporterTimnas

Kamu Melewatkan Ini

Birokrasi atau Balas Jasa Politik? Tito Bongkar Praktik Titipan Honorer di Daerah

Birokrasi atau Balas Jasa Politik? Tito Bongkar Praktik Titipan Honorer di Daerah

by teguh
Juni 9, 2026

Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian membuka kembali perdebatan lama tentang hubungan politik dan birokrasi daerah. Dalam rapat bersama Komisi II...

Buku yang Menulis Indonesia Sebelum Indonesia Lahir

Buku yang Menulis Indonesia Sebelum Indonesia Lahir

by jeje
Juni 2, 2026

Bagaimana mungkin seseorang menulis tentang Indonesia sebelum Indonesia benar-benar ada? Pertanyaan itu muncul ketika membaca Naar de Republiek Indonesia, karya Tan...

BPIP Undang Semua Mantan Presiden ke Hari Lahir Pancasila, Siapa yang Datang?

BPIP Undang Semua Mantan Presiden ke Hari Lahir Pancasila, Siapa yang Datang?

by teguh
Mei 29, 2026

Hari Lahir Pancasila tahun ini terasa lebih dari sekadar seremoni negara. Di tengah dinamika politik nasional, publik mulai bertanya: siapa...

Next Post
Kenapa Jemuran di Bali Nggak Boleh Tinggi? Bukan Mitos, Ini Soal Etika

Kenapa Jemuran di Bali Nggak Boleh Tinggi?

Madilog Series

Logika: Kenapa Orang Pintar Bisa Tetap Bodoh? – Madilog Series #3.2

Logika: Kenapa Orang Pintar Bisa Tetap Bodoh? – Madilog Series #3.2

Juni 7, 2026
Logika: Senjata Pembebasan yang Jarang Dipakai – Madilog Series #3.1

Logika: Senjata Pembebasan yang Jarang Dipakai – Madilog Series #3.1

Juni 2, 2026
Pemberontakan Tidak Selalu Berhenti Sebagai Pemberontakan – Madilog Series #2.5

Pemberontakan Tidak Selalu Berhenti Sebagai Pemberontakan – Madilog Series #2.5

Mei 27, 2026

Marx Series

Labour Power: Cara Kapital Membeli Waktu dan Tenagamu – Marx Series #1.4

Labour Power: Cara Kapital Membeli Waktu dan Tenagamu – Marx Series #1.4

Juni 2, 2026

Uang Menjadi Kapital: Ketika Uang Berubah Jadi Mesin Penghisap – Marx Series #1.3

Mei 29, 2026

Fetisisme Komoditas: Saat Barang Terlihat Lebih Penting daripada Manusia – Marx Series #1.2

Mei 25, 2026

Komoditas: Cara Pasar Menyembunyikan Kerja Manusia – Marx Series #1.1

Mei 17, 2026
Bicara Tabu, Itu Tabooo!

© 2026 Tabooo.id

Explore Tabooo

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy

Stay in the Loop

No Result
View All Result
  • Tabooo.id
  • Reality
  • Taboooverse
    • Deep
    • Edge
    • Check
    • Talk
    • Life
    • Vibes
    • Culture
  • Pattern
  • Figures

© 2026 Tabooo.id