• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Sitemap
Sabtu, Maret 21, 2026
  • Login
No Result
View All Result
tabooo.id
  • Tabooo
  • News
  • Check
  • Deep
  • Edge
  • Life
  • Talk
  • Vibes
  • Tabooo
  • News
  • Check
  • Deep
  • Edge
  • Life
  • Talk
  • Vibes
No Result
View All Result
tabooo.id
No Result
View All Result
Home News Global

150 WNI Terancam Mati, Kita Terancam Cuek

Desember 27, 2025
in Global, News
A A
150 WNI Terancam Mati, Kita Terancam Cuek

Ilustrasi Pengadilan.(Foto: SHUTTERSTOCK/MARIUSZ SZCZYGIEL)

Share on FacebookShare on Twitter

Tabooo.id: Global – Sebanyak 150 WNI di Semenanjung Malaysia kini menghadapi ancaman hukuman mati. Data ini berasal dari Atase Hukum KBRI Kuala Lumpur. Namun, ancaman itu bukan sekadar angka. Di baliknya, ada kisah kurir narkotika yang tertipu dan pekerja migran dengan pemahaman hukum terbatas. Selain itu, terdapat juga perkara berat, termasuk kasus pembunuhan. Karena itu, kondisi genting ini mendorong negara bergerak cepat agar nyawa tidak kembali melayang.

Kuasa Usaha Ad Interim KBRI Kuala Lumpur, Danang Waskito, menegaskan bahwa setiap kasus membawa dimensi berbeda. Dimensi itu mencakup aspek hukum, sosial, dan kemanusiaan. Oleh sebab itu, negara tidak bisa menyamaratakan penanganan setiap kasus. Sebagian besar dari 150 kasus berkaitan dengan narkotika. Dalam banyak perkara, WNI menjadi kurir kecil yang terjebak sindikat. Sementara itu, sebagian lainnya tidak memahami konsekuensi hukum di Malaysia. Negara ini dikenal memiliki aturan narkotika paling keras di Asia Tenggara.

Langkah Aktif Perwakilan RI

KBRI Kuala Lumpur bersama KJRI Johor Bahru dan Penang kini bekerja dalam mode siaga permanen. Pertama, mereka menunjuk pengacara bagi WNI yang tidak mampu. Selanjutnya, mereka mengawal proses persidangan dan menghadiri sidang penting. Selain itu, petugas konsuler rutin mengunjungi para tahanan. Kunjungan ini bertujuan menjaga kondisi psikologis mereka.

“Kami membangun komunikasi intens dengan kepolisian, kejaksaan, pengadilan, hingga lembaga pemasyarakatan Malaysia,” ujar Danang, dikutip dari Kompas.com. Dengan langkah ini, perwakilan RI memastikan perlakuan manusiawi. Mereka juga berupaya memperoleh informasi yang akurat.

RelatedPosts

7.039 Pemudik Gratis Tiba di Tirtonadi, Mayoritas dari DKI Jakarta

Prabowo Sebut Penyiraman Aktivis KontraS Terorisme, Harus Usut Dalangnya

Tahap Banding dan Diplomasi Penentu

Ketegangan meningkat saat kasus memasuki tahap banding atau permohonan pengampunan. Pada fase ini, proses melibatkan Yang di-Pertuan Agong atau Sultan Negeri. Karena itu, diplomasi dan advokasi harus berjalan tanpa cela. Danang menekankan pentingnya koordinasi lintas lembaga. Di sisi lain, perbedaan bahasa sering menghambat proses. Kesulitan pembuktian dan lamanya tahap banding juga memperumit upaya penyelamatan.

Perhatian Pemerintah Pusat

Sekretaris Ditjen AHU Kemenkumham, Hantor Situmorang, menyampaikan bahwa Presiden Prabowo Subianto memberi perhatian khusus pada persoalan ini. Terutama, pemerintah menyoroti kepastian status kewarganegaraan WNI. Atase Hukum berperan menjembatani komunikasi hukum lintas negara. Selain itu, mereka mengawal layanan grasi, abolisi, dan Mutual Legal Assistance. Pemerintah memperkuat layanan tersebut melalui penyusunan RUU baru.

Mereka bukan sekadar statistik. Sebaliknya, mereka adalah pekerja migran dan saudara sebangsa. Nasib hukum mereka mencerminkan rapuhnya perlindungan warga negara di luar negeri. Dengan memahami kondisi ini, publik dapat melihat betapa mudahnya warga biasa terseret ke pusaran hukum asing.

Pada akhirnya, di tengah berbagai upaya diplomatik, satu pertanyaan tetap menggantung: sudahkah negara dan publik benar-benar hadir sebelum semuanya terlambat? (red)

Tags: 150eksekusihukuman matikbriKuala Lumpursiaga permanenterancamwni
Next Post
50 Heli Turun di Sumatera: Negara Gerak Cepat atau Gimik Belaka?

50 Heli Turun di Sumatera: Negara Gerak Cepat atau Gimik Belaka?

Recommended

Check Fakta: Supermoon Bikin Gempa?

Check Fakta: Supermoon Bikin Gempa?

5 bulan ago
Surabaya Siaga Bantu Korban Banjir dan Longsor Sumatera

Surabaya Siaga Bantu Korban Banjir dan Longsor Sumatera

4 bulan ago

Popular News

  • Kabar Duka: Bos Djarum Bambang Hartono Meninggal Dunia di Singapura

    Kabar Duka: Bos Djarum Bambang Hartono Meninggal Dunia di Singapura

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Empat Prajurit TNI Terseret Kasus Penyiraman Air Keras Aktivis

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Iran Luncurkan Rudal ke Israel, Timur Tengah Kembali Memanas

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Idul Fitri: Kita Kembali ke Diri, atau Sekadar Kembali ke Tradisi?

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pantai Kuta Bali: Surga yang Dijual, atau Ilusi yang Disepakati?

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Sitemap
PT Tabooo Network Indonesia

© 2025 Tabooo.id - Bicara Tabu, Itu Tabooo! @TaboooNetwork.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • News
  • Entertainment
  • Lifestyle
  • Life
  • Check
  • Deep
  • Edge
  • Talk
  • Vibes

© 2025 Tabooo.id - Bicara Tabu, Itu Tabooo! @TaboooNetwork.