Rabu, Mei 13, 2026
No Result
View All Result
Bicara Tabu, Itu Tabooo!
  • Tabooo
  • Reality
  • Taboooverse
  • Figures
  • Global
  • Nasional
  • Regional
  • Deep
  • Edge
  • Check
  • Culture
  • Life
  • Talk
  • Vibes
  • Book Club
  • Madilog Series
  • Tabooo
  • Reality
  • Taboooverse
  • Figures
No Result
View All Result
Bicara Tabu, Itu Tabooo!
No Result
View All Result

Empat Prajurit TNI Terseret Kasus Penyiraman Air Keras Aktivis

by dimas
Maret 18, 2026
in Nasional, Reality
A A
Home Reality Nasional
Share on FacebookShare on Twitter

Tabooo.id: Nasional – Tentara Nasional Indonesia mulai membuka tabir kasus penyiraman air keras terhadap aktivis HAM. Empat prajurit aktif kini diduga terlibat dalam serangan terhadap Andrie Yunus dari KontraS.

Komandan Pusat Polisi Militer Mabes TNI, Yusri Nuryanto, menyebut keempatnya berasal dari Denma Badan Intelijen Strategis (Bais) TNI. Mereka berinisial Kapten NDP, Lettu SL, Lettu BHW, dan Serda ES, dengan latar belakang Angkatan Laut dan Angkatan Udara.

Pernyataan ini langsung mengubah arah kasus. Dugaan kini mengarah ke internal institusi militer, bukan lagi pelaku anonim di luar sistem.

Serangan Terjadi Setelah Aktivitas Advokasi

Serangan terjadi pada Kamis malam, 12 Maret 2026, di kawasan Senen, Jakarta Pusat. Andrie baru saja menyelesaikan rekaman siniar di kantor Yayasan Lembaga Bantuan Hukum Indonesia di Menteng.

Pelaku mendekat, lalu menyiramkan air keras secara cepat dan terarah. Serangan itu tidak memberi ruang bagi korban untuk menghindar.

Ini Belum Selesai

Sekolah Rakyat di Kupang: Jalan Baru Anak Miskin Keluar dari Batas Pendidikan?

MBG Bisa Ditolak, Prabowo Persilakan Anak Orang Kaya Mundur

Tim medis di Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo mencatat luka bakar sekitar 24 persen pada tubuh Andrie. Luka menyasar mata, wajah, dada, dan tangan bagian vital yang berisiko menimbulkan dampak permanen. Saat ini, Andrie masih menjalani perawatan intensif.

Motif Masih Diselidiki, Pertanyaan Publik Menguat

TNI belum mengungkap motif di balik serangan ini. Yusri menegaskan penyidik terus mendalami latar belakang tindakan para pelaku.

Ketiadaan penjelasan memicu pertanyaan publik. Andrie dikenal aktif mengangkat isu pelanggaran HAM. Latar ini membuat banyak pihak menduga serangan tidak berdiri sendiri.

Apakah ini murni tindak kriminal, atau bentuk tekanan terhadap suara kritis? Pertanyaan itu terus mengemuka seiring proses penyidikan berjalan.

Dampak Langsung: Aktivis di Bawah Bayang Ancaman

Kasus ini langsung mengguncang rasa aman komunitas sipil. Aktivis, jurnalis, dan pendamping hukum kini menghadapi risiko yang semakin nyata.

Di sisi lain, sorotan publik mengarah ke institusi negara. Dugaan keterlibatan aparat aktif menguji komitmen penegakan hukum yang transparan dan akuntabel.

Jika aparat ikut terlibat, publik berhak menuntut proses hukum yang terbuka tanpa perlindungan institusional.

Pengungkapan pelaku memang membuka jalan, tetapi belum menjawab inti persoalan. Ketika kekerasan menyasar aktivis, yang diuji bukan hanya hukum melainkan keberanian negara menjaga ruang kritik tetap hidup. @dimas

Tags: AktivisAndrie YunusDaruratHak Asasi ManusiaHAMImpunitasKasusKeadilankekerasanKontraSkorbanKriminal & HukumKritisLawanNasionalPerlindunganReformasiSuaraTNItransparansi

Kamu Melewatkan Ini

Profil Dandhy Laksono: Jurnalis yang Memilih Bertanya Saat Banyak Orang Diam

Profil Dandhy Laksono: Jurnalis yang Memilih Bertanya Saat Banyak Orang Diam

by jeje
Mei 12, 2026

Dandhy Laksono kembali jadi sorotan. Bukan karena kontroversi biasa, tetapi karena film dokumenternya, Pesta Babi: Kolonialisme di Zaman Kita, memicu rasa...

Ketika Tanah Adat Berubah Jadi Zona Maut bagi Perempuan Papua

Perempuan Papua dan Tanah Adat Yang Berubah Jadi Zona Maut

by dimas
Mei 11, 2026

Perempuan Papua berdiri di tengah pegunungan yang sunyi, membawa cerita yang tak lagi tentang kampung halaman, melainkan tentang ruang hidup...

Nobar Film “Pesta Babi” Dibubarkan: Masih Adakah Kebebasan Berekspresi?

Nobar Film “Pesta Babi” Dibubarkan: Masih Adakah Kebebasan Berekspresi?

by dimas
Mei 11, 2026

Nobar film Pesta Babi di ruang-ruang publik menunjukkan bagaimana seni kerap dianggap sebagai cara paling aman untuk menyuarakan realitas. Film,...

Next Post
Xbox One Akhirnya Kalah, Peretas Buka Akses Sistem hingga Level Terdalam

Xbox One Akhirnya Kalah, Peretas Buka Akses Sistem hingga Level Terdalam

Pilihan Tabooo

Saat Kehilangan Jadi Awal Perjalanan Baru

Peristiwa Yesus Naik Ke Surga: Saat Kehilangan Jadi Awal Perjalanan Baru

Mei 10, 2026

Realita Hari Ini

MPR RI Nonaktifkan Juri dan MC LCC Kalbar Usai Polemik Jawaban DPD Viral

MPR RI Nonaktifkan Juri dan MC LCC Kalbar Usai Polemik Jawaban DPD Viral

Mei 12, 2026

Rupiah Anjlok ke Rp 17.500 per Dolar AS, Investor Mulai Kehilangan Kepercayaan

Mei 12, 2026

Kuota Tanpa Batas? Nyaman Buat Kamu, Tapi Jaringan Bisa Kewalahan

Mei 8, 2026

Sekolah Rakyat di Kupang: Jalan Baru Anak Miskin Keluar dari Batas Pendidikan?

Mei 12, 2026
Bicara Tabu, Itu Tabooo!

© 2026 Tabooo.id

Explore Tabooo

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy

Stay in the Loop

No Result
View All Result
  • Tabooo.id
  • Reality
  • Taboooverse
    • Deep
    • Edge
    • Check
    • Talk
    • Life
    • Vibes
    • Culture
  • Figures

© 2026 Tabooo.id