Jumat, Juni 19, 2026
No Result
View All Result
Bicara Tabu, Itu Tabooo!
  • Tabooo
  • Reality
  • Taboooverse
  • Pattern
  • Figures
  • Global
  • Nasional
  • Regional
  • Deep
  • Edge
  • Check
  • Culture
  • Life
  • Talk
  • Vibes
  • Book Club
  • Madilog Series
  • Tabooo
  • Reality
  • Taboooverse
  • Pattern
  • Figures
No Result
View All Result
Bicara Tabu, Itu Tabooo!
No Result
View All Result

50 Heli Turun di Sumatera: Negara Gerak Cepat atau Gimik Belaka?

by sigit
Desember 3, 2025
in Nasional, Reality
A A
Home Reality Nasional
Share on FacebookShare on Twitter

Tabooo.id: Nasional – Pemerintah mengklaim telah mengerahkan lebih dari 50 helikopter dari TNI, Polri, dan BNPB untuk menembus wilayah terisolir akibat banjir bandang dan longsor di Sumatera. Langkah ini disebut sebagai upaya percepatan distribusi bantuan di tengah bencana yang telah menelan 753 korban jiwa dan memaksa 3,3 juta warga terdampak mengungsi maupun kehilangan rumah.


Menko PMK Pratikno menyampaikan bahwa helikopter tersebut menyasar daerah-daerah yang benar-benar terputus dari jalur darat. “Lebih dari 50 helikopter digunakan untuk menjangkau wilayah terisolir,” ujarnya dalam jumpa pers di Lanud Halim Perdanakusuma.

Tak hanya heli, pemerintah juga menerjunkan alutsista berskala besar. Pesawat angkut Airbus A400 dikerahkan untuk memobilisasi logistik berat. Sementara itu, wilayah seperti Aceh Tamiang dan Langsa mendapat suplai darurat lewat airdrop menggunakan CN-295, A-2904, dan C-130J Super Hercules.

Di lapangan, instansi pemerintah membangun posko logistik, posko kesehatan, hingga dapur lapangan. Pratikno menegaskan dapur umum termasuk dapur SPPG bergerak cepat untuk distribusi makanan hangat bagi para penyintas.

Ini Belum Selesai

PB XIV Hangabehi Turunkan 14 Pusaka di Tengah Dualisme Keraton

Pakoe Boewono XIV Purbaya Batal Kirab Pusaka, Ada Apa?

Skala kerusakan pun mengerikan: 3.600 rumah rusak berat, 2.100 rusak sedang, 3.700 rusak ringan, plus kerusakan fasilitas umum dari jembatan, sekolah, fasilitas ibadah, hingga pusat kesehatan. Data BNPB pada Rabu pagi memperlihatkan bahwa 650 warga masih hilang dan 2.600 lainnya luka-luka.

Jumlah pengungsi membengkak: 1,5 juta di Aceh, 538 ribu di Sumut, dan lebih dari 106 ribu di Sumbar. Angka ini terus bergerak, menunjukkan betapa masifnya dampak bencana yang dipicu hujan ekstrem berhari-hari.


Karena bencana sebesar ini bukan hanya soal angka ini soal apakah sistem negara mampu menyelamatkan warganya ketika alam mengamuk. Informasi soal helikopter, posko, dan alutsista memberi gambaran apakah bantuan benar-benar bergerak atau hanya sekadar janji di podium. Ini relevan bagi siapa pun yang ingin tahu: seberapa siap kita menghadapi cuaca ekstrem yang makin jadi “normal baru”?


Ketika jutaan warga menggantungkan harapan pada langit yang kian tak bersahabat, pertanyaannya kembali pada kita: seberapa cepat sebuah negara bisa berlari ketika rakyatnya sedang tenggelam? (red)

Tags: bencanaBNPBpengungsisumatra

Kamu Melewatkan Ini

AI Super Pintar: Asisten Masa Depan atau Bencana yang Kita Ciptakan Sendiri?

AI Super Pintar: Asisten Masa Depan atau Bencana yang Kita Ciptakan Sendiri?

by teguh
Mei 8, 2026

Tabooo.id: Teknologi - Kalau suatu hari kamu punya asisten pribadi yang tahu hampir semua hal tentang hidupmu dari kerjaan sampai...

Tambang Tanpa Izin Berujung Maut, Siapa Bertanggung Jawab?

Tambang Ilegal Kembali Makan Korban: Kecelakaan atau Sistem yang Dibiarkan?

by dimas
April 11, 2026

Tabooo.id: Deep - Mereka tidak sedang mencari masalah. Sebaliknya, mereka hanya ingin mencari penghidupan. Namun, Kamis sore itu berubah drastis....

Tambang Tanpa Izin Berujung Maut, Siapa Bertanggung Jawab?

Tambang Tanpa Izin Berujung Maut, Siapa Bertanggung Jawab?

by dimas
April 10, 2026

Tabooo.id: Regional - Longsor menimbun dua penambang emas di Jorong Lintas Harapan, Nagari Palangki, Kabupaten Sijunjung, Sumatera Barat, Kamis (9/4/2026)...

Next Post
Adu Kemiri Ketika Denting Bambu Ego dan Tradisi Bertemu di Satu Titik

Adu Kemiri Saat Denting Bambu Ego dan Tradisi Bertemu di Satu Titik

Madilog Series

Logika: Hoaks, Algoritma, dan Ilusi Kebenaran – Madilog Series #3.3

Logika: Hoaks, Algoritma, dan Ilusi Kebenaran – Madilog Series #3.3

Juni 18, 2026
Logika: Kenapa Orang Pintar Bisa Tetap Bodoh? – Madilog Series #3.2

Logika: Kenapa Orang Pintar Bisa Tetap Bodoh? – Madilog Series #3.2

Juni 7, 2026
Logika: Senjata Pembebasan yang Jarang Dipakai – Madilog Series #3.1

Logika: Senjata Pembebasan yang Jarang Dipakai – Madilog Series #3.1

Juni 2, 2026

Marx Series

Labour Power: Cara Kapital Membeli Waktu dan Tenagamu – Marx Series #1.4

Labour Power: Cara Kapital Membeli Waktu dan Tenagamu – Marx Series #1.4

Juni 2, 2026

Uang Menjadi Kapital: Ketika Uang Berubah Jadi Mesin Penghisap – Marx Series #1.3

Mei 29, 2026

Fetisisme Komoditas: Saat Barang Terlihat Lebih Penting daripada Manusia – Marx Series #1.2

Mei 25, 2026

Komoditas: Cara Pasar Menyembunyikan Kerja Manusia – Marx Series #1.1

Mei 17, 2026
Bicara Tabu, Itu Tabooo!

© 2026 Tabooo.id

Explore Tabooo

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy

Stay in the Loop

No Result
View All Result
  • Tabooo.id
  • Reality
  • Taboooverse
    • Deep
    • Edge
    • Check
    • Talk
    • Life
    • Vibes
    • Culture
  • Pattern
  • Figures

© 2026 Tabooo.id