Rabu, Mei 13, 2026
No Result
View All Result
Bicara Tabu, Itu Tabooo!
  • Tabooo
  • Reality
  • Taboooverse
  • Figures
  • Global
  • Nasional
  • Regional
  • Deep
  • Edge
  • Check
  • Culture
  • Life
  • Talk
  • Vibes
  • Book Club
  • Madilog Series
  • Tabooo
  • Reality
  • Taboooverse
  • Figures
No Result
View All Result
Bicara Tabu, Itu Tabooo!
No Result
View All Result

Wapres Gibran Sambangi Pasar Ikan Biak, Papua

by dimas
Januari 14, 2026
in Nasional, Reality
A A
Home Reality Nasional
Share on FacebookShare on Twitter

Tabooo.id: Nasional – Kunjungan Wakil Presiden RI Gibran Rakabuming Raka ke Pasar Ikan Fandoi, Kabupaten Biak Numfor, Papua, Selasa (13/1/2026), meninggalkan kesan mendalam bagi para pedagang. Kehadiran orang nomor dua di Indonesia itu bukan sekadar simbol kenegaraan, tetapi juga membawa harapan baru bagi warga yang selama ini menggantungkan hidup dari laut.

Di tengah aktivitas pasar yang sederhana, Gibran menyapa pedagang satu per satu. Ia bahkan memborong dagangan ikan milik mama-mama Papua, sebuah gestur kecil yang langsung menyentuh sisi ekonomi warga.

Dagangan Diborong, Rasa Bangga Tak Tertahan

Flora Aibekob (54), pedagang ikan sako dan julung-julung di Pasar Fandoi, mengaku sangat senang bisa bertemu langsung dengan wakil presiden. Ia tidak menyembunyikan rasa bangga ketika Gibran membeli seluruh dagangannya.

“Senang, bangga, gembira, semangat, karena kita pendukung dia,” ujar Flora dengan mata berbinar usai pertemuan singkat tersebut.

Bagi Flora, momen ini terasa istimewa karena menjadi pertemuan pertamanya dengan seorang wakil presiden. Meski pertemuan berlangsung singkat, ia tetap bersyukur bisa berjabat tangan langsung dengan Gibran.

Ini Belum Selesai

Sekolah Rakyat di Kupang: Jalan Baru Anak Miskin Keluar dari Batas Pendidikan?

MBG Bisa Ditolak, Prabowo Persilakan Anak Orang Kaya Mundur

“Jabat tangan, tangannya lembut sekali,” tambahnya.

Aspirasi yang Tak Sempat Terucap

Keterbatasan waktu membuat Flora dan pedagang lainnya tidak sempat menyampaikan aspirasi secara langsung. Gibran melanjutkan agenda kunjungan dengan cepat, meninggalkan pasar dalam suasana riuh dan harap.

Meski demikian, Flora menyimpan harapan besar kepada pemerintah. Ia berharap pembangunan di Papua terus berlanjut dan tidak berhenti pada kunjungan simbolik semata.

Ia secara khusus menyoroti persoalan pengangguran yang masih membayangi anak-anak muda Papua. Menurutnya, banyak lulusan perguruan tinggi yang kembali ke rumah tanpa pekerjaan.

“Harus Papua dibangun. Supaya kitong pu anak-anak tidak cuma pegang ijazah,” jelasnya.

Sebagai ibu empat anak, Flora merasakan langsung dampak persoalan tersebut. Tiga dari anaknya telah menyelesaikan pendidikan tinggi, namun belum mendapatkan pekerjaan tetap. Hanya satu anak yang baru saja bekerja.

Pasar dan Harga Ikan Jadi Taruhan Hidup

Selain soal lapangan kerja, Flora juga berharap Pasar Fandoi bisa semakin ramai dan stabil secara ekonomi. Ia mengingatkan bahwa pada tahun lalu harga ikan sempat anjlok drastis, membuat pedagang kecil kesulitan bertahan.

Menurutnya, masuknya ikan dari kapal-kapal besar ke pasar lokal membuat harga ikan nelayan kecil jatuh bebas. Saat itu, ikan sako dan julung-julung nyaris tak bernilai.

“Harganya jatuh sekali. Dua puluh ribu rupiah dapat 20 ekor,” pungkasnya.

Belakangan ini, kondisi mulai membaik. Harga ikan perlahan kembali normal, meski belum sepenuhnya stabil. Bagi pedagang kecil seperti Flora, fluktuasi harga ikan bukan sekadar angka, melainkan soal makan hari ini dan besok.

Kunjungan Gibran ke Pasar Fandoi memang hanya berlangsung singkat. Namun, di balik jabat tangan dan ikan yang diborong, tersimpan harapan besar warga Papua: pembangunan yang nyata, pekerjaan yang tersedia, dan pasar yang kembali hidup. Sebab bagi mama-mama Papua, senyum pejabat memang menyenangkan tetapi yang paling mereka tunggu adalah perubahan yang benar-benar terasa. @dimas

Tags: Gibran RakabumingpapuaPedagangPembangunanrakyat

Kamu Melewatkan Ini

Dari Ujung Timur ke Dunia: Papua Tak Lagi Sekadar Pinggiran

Dari Ujung Timur ke Dunia: Papua Tak Lagi Sekadar Pinggiran

by teguh
Mei 10, 2026

Papua tak lagi sekedar pinggiran. Dulu, banyak orang menyebut Papua sebagai “ujung Indonesia”. Tempat yang terasa jauh, mahal dijangkau, dan...

Indonesia Suka Resmikan Kabel. Yang Sering Putus Justru Harapan

Indonesia Suka Resmikan Kabel. Yang Sering Putus Justru Harapan

by teguh
Mei 10, 2026

Papua akhirnya mendapat jalur internet baru yang katanya lebih cepat, lebih global, dan lebih tangguh. Indonesia suka resmikan Kabel dan...

Internet Cepat Bikin Papua Maju? Atau Kita Terlalu Cepat Optimistis?

Internet Cepat Bikin Papua Maju? Atau Kita Terlalu Cepat Optimistis?

by teguh
Mei 10, 2026

Papua akhirnya punya “jalur tol” digital baru. Kabel laut lintas negara Pukpuk-1 resmi beroperasi di Jayapura, Jumat (08/05/2026). Pemerintah dan...

Next Post
Pelapor Kasus Penipuan Kripto Timothy Ronald Klaim Rugi Rp 3 Miliar

Pelapor Kasus Penipuan Kripto Timothy Ronald Klaim Rugi Rp 3 Miliar

Pilihan Tabooo

Saat Kehilangan Jadi Awal Perjalanan Baru

Peristiwa Yesus Naik Ke Surga: Saat Kehilangan Jadi Awal Perjalanan Baru

Mei 10, 2026

Realita Hari Ini

MPR RI Nonaktifkan Juri dan MC LCC Kalbar Usai Polemik Jawaban DPD Viral

MPR RI Nonaktifkan Juri dan MC LCC Kalbar Usai Polemik Jawaban DPD Viral

Mei 12, 2026

Rupiah Anjlok ke Rp 17.500 per Dolar AS, Investor Mulai Kehilangan Kepercayaan

Mei 12, 2026

Kuota Tanpa Batas? Nyaman Buat Kamu, Tapi Jaringan Bisa Kewalahan

Mei 8, 2026

Sekolah Rakyat di Kupang: Jalan Baru Anak Miskin Keluar dari Batas Pendidikan?

Mei 12, 2026
Bicara Tabu, Itu Tabooo!

© 2026 Tabooo.id

Explore Tabooo

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy

Stay in the Loop

No Result
View All Result
  • Tabooo.id
  • Reality
  • Taboooverse
    • Deep
    • Edge
    • Check
    • Talk
    • Life
    • Vibes
    • Culture
  • Figures

© 2026 Tabooo.id