Senin, November 2, 2026
No Result
View All Result
Bicara Tabu, Itu Tabooo!
  • Tabooo
  • Reality
  • Taboooverse
  • Pattern
  • Figures
  • Global
  • Nasional
  • Regional
  • Deep
  • Edge
  • Check
  • Culture
  • Life
  • Talk
  • Vibes
  • Book Club
  • Madilog Series
  • Tabooo
  • Reality
  • Taboooverse
  • Pattern
  • Figures
No Result
View All Result
Bicara Tabu, Itu Tabooo!
No Result
View All Result

Wali Kota Turun ke Banjir Solo: Lansia Didahulukan, Kota Masih Berjuang

by teguh
April 15, 2026
in Reality, Regional
A A
Home Reality
Share on Facebook
Share on Twitter

Tabooo.id: Regional – Banjir belum surut, tapi respons harus bergerak cepat. Rabu dini hari, 15 April 2026, Wali Kota Solo Respati Ardi turun langsung ke titik banjir di berbagai wilayah kota. Ia ingin memastikan warga tetap mendapat perlindungan di tengah situasi darurat.

Hujan lebat yang mengguyur Solo sejak Selasa sore, 14 April 2026, memicu luapan air. Air kemudian masuk ke rumah-rumah warga dan memaksa sebagian keluarga mencari tempat aman.

Laweyan Jadi Titik Kritis, Warga Mulai Bergerak

Respati mengawali peninjauan dari Kelurahan Bumi, Kecamatan Laweyan. Di wilayah ini, air sudah menggenangi permukiman dan mengganggu aktivitas warga.

Ia langsung menginstruksikan BPBD dan Dinas Sosial untuk mempercepat distribusi bantuan.
“Dini hari tadi saya berada di Laweyan, daerah terdampak banjir. Saya memastikan kebutuhan warga yang terdampak terpenuhi dulu. Saya sudah meminta BPBD dan Dinas Sosial untuk memenuhi kebutuhan logistik,” ujarnya, Rabu (15/04/2026).

Warga kini menempati masjid, balai warga, dan gedung sekolah sebagai lokasi pengungsian. Mereka beradaptasi cepat, meski kondisi masih jauh dari nyaman.

Ini Belum Selesai

Pajak Pembalut: Ketika Kebutuhan Biologis Dikenai Pajak

Banjir Aceh Barat Rendam 12 Desa, Dua Sungai Meluap, Infrastruktur Mulai Rusak

Evakuasi Berbasis Empati: Lansia dan Disabilitas Diutamakan

Respati menegaskan prioritas evakuasi harus jelas. Tim di lapangan harus lebih dulu membantu lansia dan penyandang disabilitas.

“Kami menyediakan bantuan berupa makanan untuk warga yang sedang dievakuasi. Lansia dan disabilitas yang nanti akan kita prioritaskan,” katanya.

Langkah ini penting. Dalam situasi banjir, kelompok rentan menghadapi risiko lebih besar dan membutuhkan bantuan lebih cepat.

Sebaran Banjir Meluas ke Tujuh Kelurahan

Data BPBD Kota Solo hingga pukul 04.00 WIB menunjukkan banjir menjangkau tujuh kelurahan.

Air menggenangi Pajang di beberapa RW, lalu merendam Joyosuran dengan 117 KK terdampak. Di Tipes, air menyebar ke empat RW. Sementara itu, di Kelurahan Bumi, kondisi cukup rentan karena terdapat 20 balita dan 50 lansia.

Selain itu, air juga masuk ke Joyotakan, Panularan, serta wilayah Sondakan dan Laweyan. Sebaran ini menunjukkan banjir tidak datang di satu titik saja, tetapi menyebar ke banyak ruang hidup warga.

Respons Cepat Diuji Waktu

Pemerintah Kota Solo terus mengerahkan upaya penanganan. Tim gabungan bergerak untuk mempercepat evakuasi dan distribusi logistik.

Namun, waktu jadi faktor penentu. Warga tidak hanya butuh bantuan mereka butuh kecepatan dan kepastian.

Banjir dan Realitas yang Berulang

Banjir memang datang dari hujan. Tapi dampaknya selalu kembali ke manusia.

Ketika pemerintah harus memprioritaskan lansia dan disabilitas, itu menunjukkan satu hal tidak semua warga punya kekuatan yang sama untuk bertahan.

Lalu, jika skenario ini terus berulang setiap tahun, kita perlu bertanya ini sekadar bencana, atau pola lama yang belum benar-benar kita ubah?. @teguh

Tags: banjirDisabilitasDistribusiEvakuasiHujan derasKotaLansiaLogistikPemkot SoloRumahSolo

Kamu Melewatkan Ini

Hujan Ekstrem 349 Milimeter, Cilacap-Banyumas Dikepung Banjir dan Longsor

Hujan Ekstrem 349 Milimeter, Cilacap-Banyumas Dikepung Banjir dan Longsor

by dimas
Oktober 31, 2026

Hujan ekstrem mencapai 349 milimeter mengguyur Cilacap dan Banyumas. Banjir serta longsor melanda sejumlah wilayah, sementara BPBD terus melakukan pemantauan...

Jukir Dikurangi, Parkir Liar Hilang? Solo Diuji oleh Tata Kelolanya Sendiri

Jukir Dikurangi, Parkir Liar Hilang? Solo Diuji oleh Tata Kelolanya Sendiri

by teguh
Oktober 28, 2026

Mengurangi juru parkir terlihat seperti langkah sederhana. Namun, persoalan parkir liar tidak selesai hanya dengan memangkas jumlah petugas. Pemerintah Kota...

BRUS dan BRUN Jadi Langkah Pemkot Solo Siapkan Generasi Muda

BRUS dan BRUN Jadi Langkah Pemkot Solo Siapkan Generasi Muda

by eko
Oktober 15, 2026

Pemkot Solo dan Kemenag memperkuat pembinaan remaja melalui BRUS dan BRUN untuk membangun karakter, keterampilan hidup, dan kesiapan berkeluarga menghadapi...

Next Post
Persis Solo Nunggak Rp 2 M: Drama Lapangan Beralih ke Meja Tagihan

Persis Solo Nunggak Rp 2 M: Drama Lapangan Beralih ke Meja Tagihan

Madilog Series

Logika vs Emosi: Siapa yang Sebenarnya Mengendalikan Kamu? – Madilog Series #3.5

Logika vs Emosi: Siapa yang Sebenarnya Mengendalikan Kamu? – Madilog Series #3.5

Agustus 24, 2026
Logika: Senjata Sederhana Agar Tidak Mudah Ditipu – Madilog Series #3.4

Logika: Senjata Sederhana Agar Tidak Mudah Ditipu – Madilog Series #3.4

Juli 7, 2026
Logika: Hoaks, Algoritma, dan Ilusi Kebenaran – Madilog Series #3.3

Logika: Hoaks, Algoritma, dan Ilusi Kebenaran – Madilog Series #3.3

Juni 18, 2026

Marx Series

Mesin dan Industri Modern: Teknologi Membebaskan atau Membuat Pekerja Makin Mudah Diganti?

Mesin dan Industri Modern: Teknologi Membebaskan atau Membuat Pekerja Makin Mudah Diganti?

Agustus 25, 2026

Working-Day: Kenapa Jam Kerja Selalu Jadi Medan Perang?

Juli 16, 2026

Ketika Marx Membongkar Rahasia Profit – Marx Series #1.5

Juni 20, 2026

Labour Power: Cara Kapital Membeli Waktu dan Tenagamu – Marx Series #1.4

Juni 2, 2026
Bicara Tabu, Itu Tabooo!

© 2026 Tabooo.id

Explore Tabooo

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy

Stay in the Loop

No Result
View All Result
  • Tabooo.id
  • Reality
  • Taboooverse
    • Deep
    • Edge
    • Check
    • Talk
    • Life
    • Vibes
    • Culture
  • Pattern
  • Figures

© 2026 Tabooo.id