Rabu, Juli 22, 2026
No Result
View All Result
Bicara Tabu, Itu Tabooo!
  • Tabooo
  • Reality
  • Taboooverse
  • Pattern
  • Figures
  • Global
  • Nasional
  • Regional
  • Deep
  • Edge
  • Check
  • Culture
  • Life
  • Talk
  • Vibes
  • Book Club
  • Madilog Series
  • Tabooo
  • Reality
  • Taboooverse
  • Pattern
  • Figures
No Result
View All Result
Bicara Tabu, Itu Tabooo!
No Result
View All Result

Baru Sebulan Pimpin BGN, Nanik S Deyang Mundur, Ada Apa?

by dimas
Juli 22, 2026
in Nasional, Reality
A A
Home Reality Nasional
Share on FacebookShare on Twitter
Baru sebulan memimpin Badan Gizi Nasional, Nanik S. Deyang mengundurkan diri karena alasan kesehatan. Di tengah bayang-bayang kasus korupsi MBG, publik pun bertanya ada apa?

Tabooo.id: Jakarta – Badan Gizi Nasional (BGN) kembali menghadapi pergantian kepemimpinan. Belum genap dua bulan menjabat sebagai Kepala BGN, Nanik Sudaryati Deyang memutuskan mengundurkan diri karena alasan kesehatan dan akan menjalani pengobatan di luar negeri.

Keputusan itu muncul ketika BGN masih berusaha memulihkan kepercayaan publik setelah kasus dugaan korupsi Program Makan Bergizi Gratis (MBG) menyeret mantan Kepala BGN, Dadan Hindayana. Di tengah proses pembenahan tersebut, perubahan pucuk pimpinan kembali menguji stabilitas lembaga yang mengelola salah satu program prioritas Presiden Prabowo Subianto.

Nanik Umumkan Pengunduran Diri Lewat Facebook

Nanik mengumumkan pengunduran dirinya melalui akun Facebook pribadinya pada Rabu (22/7/2026). Dalam unggahan itu, ia menjelaskan telah menyampaikan keputusan tersebut secara langsung kepada Presiden Prabowo Subianto.

Menurut Nanik, kondisi kesehatannya tidak lagi memungkinkan untuk menjalankan tanggung jawab sebagai Kepala BGN secara optimal. Atas pertimbangan tersebut, Presiden Prabowo menyetujui permohonan pengunduran dirinya.

“Saya sampaikan ke Presiden juga dengan beribu maaf sepertinya saya harus mundur sebagai Kepala BGN, demi kesehatan saya, dan karena Presiden prihatin dan kasihan dengan saya, Presiden menyetujui,” tulis Nanik.

Meski menerima pengunduran diri itu, Presiden disebut tetap menginginkan Nanik berkontribusi dalam penguatan tata kelola BGN melalui fungsi pengawasan.

Ini Belum Selesai

Bendung Karet Juwana Bocor Lagi, Ribuan Hektare Sawah Terancam Kekurangan Air

Modus Miras Gelasan Terbongkar di Solo

“Kemungkinan Presiden akan membentuk dewan pengawas, di mana saya disuruh menjadi ketua dewan pengawasnya. Kalau mencereweti kayaknya masih bisa, yang penting tidak berhubungan dengan pegang uang. Sumpah trauma akut,” tulisnya.

Ungkapan “trauma akut” tersebut menarik perhatian publik karena muncul di tengah sorotan terhadap tata kelola keuangan BGN pasca-terungkapnya dugaan korupsi dalam pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis.

Masa Jabatan Berakhir dalam Waktu Singkat

Presiden Prabowo Subianto mengangkat Nanik Sudaryati Deyang sebagai Kepala BGN pada 8 Juni 2026 melalui Keputusan Presiden Nomor 18/M Tahun 2026.

Ia menggantikan Dadan Hindayana yang tersangkut dugaan korupsi dalam pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis dan kini telah berstatus tersangka.

Dengan demikian, masa kepemimpinan Nanik hanya berlangsung sekitar satu setengah bulan. Rentang waktu tersebut belum cukup panjang untuk menyelesaikan konsolidasi di lembaga yang masih menghadapi krisis kepercayaan publik.

Pergantian Pimpinan Kembali Menguji BGN

BGN memegang peran penting dalam menjalankan Program Makan Bergizi Gratis, salah satu program prioritas pemerintah yang menyasar jutaan penerima manfaat di berbagai daerah.

Besarnya anggaran dan luasnya cakupan program menuntut sistem pengelolaan yang transparan, akuntabel, serta memiliki pengawasan yang kuat.

Kasus dugaan korupsi yang menjerat pimpinan sebelumnya telah mengguncang kepercayaan masyarakat. Karena itu, banyak pihak menaruh harapan kepada Nanik untuk mempercepat proses pembenahan kelembagaan.

Kini, harapan tersebut kembali menghadapi tantangan. Meski Nanik mundur karena alasan kesehatan, pergantian pimpinan tetap berpotensi memengaruhi kesinambungan reformasi birokrasi yang sedang berjalan.

Kredibilitas Lembaga Menjadi Taruhan

Pergantian kepala lembaga merupakan hal yang wajar dalam pemerintahan. Namun, pergantian yang terjadi berulang di institusi yang sedang menghadapi persoalan integritas dapat memunculkan pertanyaan baru mengenai efektivitas tata kelola.

Yang menjadi taruhan bukan sekadar posisi pimpinan, melainkan konsistensi arah kebijakan, kualitas pengawasan, serta kemampuan pemerintah menjaga kepercayaan publik terhadap pengelolaan anggaran negara.

Program Makan Bergizi Gratis menyangkut kepentingan jutaan anak Indonesia. Oleh sebab itu, perhatian publik tidak hanya tertuju pada siapa pengganti Nanik, tetapi juga pada langkah pemerintah memastikan reformasi di tubuh BGN tetap berjalan tanpa kehilangan momentum.

Pada akhirnya, ujian terbesar BGN bukan hanya mencari pemimpin baru. Lembaga ini harus membuktikan mampu membangun sistem yang kuat, transparan, dan akuntabel sehingga kredibilitasnya tidak bergantung pada satu figur. Institusi yang sehat akan tetap berjalan konsisten meski kepemimpinannya berganti. @dimas

Tags: Badan Gizi NasionalBGNMBGNanik S DeyangProgram Makan Bergizi Gratis

Kamu Melewatkan Ini

Nanik S Deyang Mundur, Siapa Pengganti Kepala BGN?

Nanik S Deyang Mundur, Siapa Pengganti Kepala BGN?

by dimas
Juli 22, 2026

Nanik S. Deyang mengundurkan diri sebagai Kepala Badan Gizi Nasional karena alasan kesehatan. Kini, perhatian publik tertuju pada sosok yang...

Kasus Febrie dan Penghentian Pendataan MBG, Mengapa Berbarengan?

Kasus Febrie dan Penghentian Pendataan MBG, Mengapa Berbarengan?

by dimas
Juli 14, 2026

Kasus Febrie dan penghentian pendataan MBG terjadi hampir bersamaan. Kebetulan atau sekadar momentum? Simak fakta dan penjelasan resminya. Tabooo.id -...

Kejagung Akhiri Pendataan MBG, Pertanyaan Besarnya Baru Dimulai

Kejagung Akhiri Pendataan MBG, Pertanyaan Besarnya Baru Dimulai

by eko
Juli 14, 2026

Kejagung menghentikan pendataan Program Makan Bergizi Gratis. Penyidikan dugaan korupsi MBG berlanjut dengan data yang telah terkumpul sebagai alat pembuktian...

Next Post
Miras Gelasan Bahaya yang Datang Tanpa Label

Miras Gelasan: Bahaya yang Datang Tanpa Label

Madilog Series

Logika: Senjata Sederhana Agar Tidak Mudah Ditipu – Madilog Series #3.4

Logika: Senjata Sederhana Agar Tidak Mudah Ditipu – Madilog Series #3.4

Juli 7, 2026
Logika: Hoaks, Algoritma, dan Ilusi Kebenaran – Madilog Series #3.3

Logika: Hoaks, Algoritma, dan Ilusi Kebenaran – Madilog Series #3.3

Juni 18, 2026
Logika: Kenapa Orang Pintar Bisa Tetap Bodoh? – Madilog Series #3.2

Logika: Kenapa Orang Pintar Bisa Tetap Bodoh? – Madilog Series #3.2

Juni 7, 2026

Marx Series

Working-Day: Kenapa Jam Kerja Selalu Jadi Medan Perang?

Working-Day: Kenapa Jam Kerja Selalu Jadi Medan Perang?

Juli 16, 2026

Ketika Marx Membongkar Rahasia Profit – Marx Series #1.5

Juni 20, 2026

Labour Power: Cara Kapital Membeli Waktu dan Tenagamu – Marx Series #1.4

Juni 2, 2026

Uang Menjadi Kapital: Ketika Uang Berubah Jadi Mesin Penghisap – Marx Series #1.3

Mei 29, 2026
Bicara Tabu, Itu Tabooo!

© 2026 Tabooo.id

Explore Tabooo

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy

Stay in the Loop

No Result
View All Result
  • Tabooo.id
  • Reality
  • Taboooverse
    • Deep
    • Edge
    • Check
    • Talk
    • Life
    • Vibes
    • Culture
  • Pattern
  • Figures

© 2026 Tabooo.id