• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Sitemap
Minggu, Maret 22, 2026
  • Login
No Result
View All Result
tabooo.id
  • Tabooo
  • News
  • Check
  • Deep
  • Edge
  • Life
  • Talk
  • Vibes
  • Tabooo
  • News
  • Check
  • Deep
  • Edge
  • Life
  • Talk
  • Vibes
No Result
View All Result
tabooo.id
No Result
View All Result
Home News Nasional

Wacana Beras Satu Harga, Bulog Buka Kartu Soal Rugi

Desember 30, 2025
in Nasional
A A
Wacana Beras Satu Harga, Bulog Buka Kartu Soal Rugi

Direktur Utama Perum Bulog, Ahmad Rizal Ramdhani. (Foto: Istimewa)

Share on FacebookShare on Twitter

Bulog Buka Kartu Soal Beras Satu Harga

Tabooo.id: Nasional – Wacana pemerintah menerapkan Harga Eceran Tertinggi (HET) beras satu harga dari Sabang sampai Merauke memantik respons Perum Bulog. Perusahaan pelat merah itu menyatakan siap mendukung kebijakan tersebut, asal negara ikut menyesuaikan aturan mainnya.

Bulog menilai konsep beras satu harga tak bisa berdiri sendirian. Tanpa dukungan kebijakan tambahan, ide itu justru berisiko memberatkan distribusi dan keuangan perusahaan.

Margin 5% Dianggap Tak Masuk Akal

Direktur Utama Perum Bulog, Ahmad Rizal Ramdhani, secara terbuka menyebut margin fee yang berlaku saat ini terlalu kecil. Bulog hanya mengantongi Rp 50 per kilogram beras, angka yang nyaris tak berarti jika harus menutup biaya logistik lintas pulau.

Bulog pun terus mencatat kerugian. Di satu sisi, perusahaan menjalankan penugasan negara. Di sisi lain, Bulog tetap harus menanggung biaya operasional, distribusi, dan bunga pinjaman bank Himbara.

“Kondisi ini jelas membebani,” kata Ahmad Rizal saat ditemui di kantornya, Senin (29/12/2025).

Usul Margin Naik Jadi 10%

Untuk keluar dari tekanan itu, Bulog mengusulkan kenaikan margin fee menjadi 10%. Ahmad Rizal menilai angka tersebut lebih realistis untuk menopang operasional perusahaan.

Jika usulan ini berjalan, Bulog memperkirakan potensi keuntungan bisa mencapai Rp 2,1 triliun. Dana itu akan langsung menopang distribusi beras nasional.

“Targetnya jelas, beras satu harga dari Sabang sampai Merauke,” ujarnya.

Siapa yang Diuntungkan, Siapa yang Tertekan?

Jika margin naik, Bulog diuntungkan. Perusahaan bisa menjalankan tugas negara tanpa terus berdarah-darah. Distribusi beras ke daerah terpencil juga lebih terjamin karena biaya logistik tertutup.

RelatedPosts

Lebaran 2026: Prabowo Undang Ribuan Warga ke Istana Kepresidenan

Prabowo Sebut Penyiraman Aktivis KontraS Terorisme, Harus Usut Dalangnya

Masyarakat di wilayah timur Indonesia berpeluang merasakan harga beras yang lebih adil. Selama ini, harga beras di daerah terpencil sering melonjak karena ongkos angkut.

Namun, beban negara ikut naik. Pemerintah perlu mengatur ulang skema subsidi, pengawasan harga, dan dampak lanjutan ke pasar. Jika tak hati-hati, kebijakan ini bisa memicu kritik soal efisiensi BUMN.

Bulog Ingin Lepas dari Ketergantungan Negara

Ahmad Rizal menegaskan, margin yang sehat bukan sekadar soal untung. Ia ingin Bulog mandiri secara finansial.

Selama ini, Bulog selalu bergantung pada bantuan pemerintah saat ingin membangun atau merehabilitasi gudang. Dengan margin 10%, Bulog mengklaim bisa membiayai kebutuhan itu sendiri.

“Kalau margin ini ada, Bulog bisa bangun dan rehab sendiri,” katanya.

Harga Sama, Tapi Siapkah Sistemnya?

Wacana beras satu harga terdengar ideal. Semua warga membayar harga yang sama, tanpa diskriminasi wilayah. Namun, di balik slogan itu, ada persoalan klasik siapa yang menanggung ongkos keadilan.

Bulog sudah mengajukan jawabannya margin harus naik. Kini bola ada di tangan pemerintah. Mau memperkuat distribusi pangan nasional, atau tetap menekan BUMN sambil berharap harga stabil sendiri?

Beras boleh satu harga, tapi kebijakan setengah matang justru bisa membuat dapur negara ikut panas. @teguh

Tags: berasBulogDistribusiFinansialHETKebijakanMarginNasionalpemerintahRugiSatu HargaWacana
Next Post
Google Uji Baterai Udara: Simpan Listrik Pakai CO₂

Google Uji Baterai Udara: Simpan Listrik Pakai CO₂

Recommended

Check Fakta: Supermoon Bikin Gempa?

Check Fakta: Supermoon Bikin Gempa?

6 bulan ago
Surabaya Siaga Bantu Korban Banjir dan Longsor Sumatera

Surabaya Siaga Bantu Korban Banjir dan Longsor Sumatera

4 bulan ago

Popular News

  • KPK Buka Peluang Tahanan Rumah, Kasus Yaqut Jadi Sorotan Publik

    KPK Buka Peluang Tahanan Rumah, Kasus Yaqut Jadi Sorotan Publik

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Trump Beri Ultimatum 48 Jam ke Iran untuk Buka Selat Hormuz

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Puncak Arus Balik Lebaran 2026 Diprediksi Terjadi dalam Dua Gelombang

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Gelar Griya di Istana, Prabowo Satukan Elite Politik dalam Suasana Lebaran

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Dari Karaton ke Masjid Agung, Gunungan Garebeg Pasa Jadi Rebutan Ratusan Warga

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Sitemap
PT Tabooo Network Indonesia

© 2025 Tabooo.id - Bicara Tabu, Itu Tabooo! @TaboooNetwork.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • News
  • Entertainment
  • Lifestyle
  • Life
  • Check
  • Deep
  • Edge
  • Talk
  • Vibes

© 2025 Tabooo.id - Bicara Tabu, Itu Tabooo! @TaboooNetwork.