Senin, Oktober 19, 2026
No Result
View All Result
Bicara Tabu, Itu Tabooo!
  • Tabooo
  • Reality
  • Taboooverse
  • Pattern
  • Figures
  • Global
  • Nasional
  • Regional
  • Deep
  • Edge
  • Check
  • Culture
  • Life
  • Talk
  • Vibes
  • Book Club
  • Madilog Series
  • Tabooo
  • Reality
  • Taboooverse
  • Pattern
  • Figures
No Result
View All Result
Bicara Tabu, Itu Tabooo!
No Result
View All Result

Usai Diperiksa KPK, Yaqut Pilih Diam soal Dugaan Korupsi Kuota Haji

by dimas
Desember 27, 2025
in Nasional, Reality
A A
Home Reality Nasional
Share on Facebook
Share on Twitter

Tabooo.id: Nasional – Delapan setengah jam bukan waktu singkat untuk sekadar duduk dan menjawab. Namun ketika pintu Gedung Merah Putih KPK akhirnya terbuka, satu hal justru terasa kosong: penjelasan. Eks Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas memilih diam, menutup rapat informasi usai diperiksa sebagai saksi dalam kasus dugaan korupsi kuota haji 2024.

Yaqut tiba di kantor KPK, Jakarta, pukul 11.41 WIB dan baru keluar pada 20.13 WIB. Wajah lelah tampak jelas, tetapi jawabannya tetap singkat dan berulang. Saat wartawan mencecar soal materi pemeriksaan, ia hanya mengarahkan satu pintu.

“Tolong ditanyakan langsung ke penyidik ya. Nanti tolong ditanyakan,” ujarnya, sambil bergegas meninggalkan lokasi.

Irit Bicara, Tegaskan Masih Berstatus Saksi

Pertanyaan demi pertanyaan mengalir, terutama soal temuan KPK di Arab Saudi yang berkaitan dengan pengelolaan kuota haji. Namun Yaqut tak bergeser dari sikapnya. Ia menolak menjelaskan apa pun secara terbuka.

“Kawan-kawan yang saya hormati, tolong ditanyakan ke penyidik. Saya mohon izin lewat,” jelasnya.

Ini Belum Selesai

BBM Belum Normal, ASN Jember WFH: Siapa Menjamin Layanan Publik Tetap Jalan?

Prabowo dan Guterres Bertemu di Hambalang, Apa Agenda Indonesia di Panggung Dunia?

Satu-satunya hal yang ia pastikan hanyalah status hukumnya. Hingga kini, ia menegaskan masih diperiksa sebagai saksi, bukan tersangka. Sebuah penegasan yang penting, tetapi tak cukup meredam rasa penasaran publik.

KPK Fokus Hitung Kerugian Negara

Berbeda dengan sikap tertutup Yaqut, KPK justru membuka sedikit tabir arah penyidikan. Juru Bicara KPK Budi Prasetyo menjelaskan, penyidik mendalami keterangan Yaqut untuk kepentingan penghitungan kerugian negara.

Proses ini tidak dilakukan sendirian. KPK menggandeng tim auditor Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) untuk memastikan angka kerugian negara dihitung secara akurat.

“Pemeriksaan para saksi difokuskan pada penghitungan kerugian negara oleh kawan-kawan BPK,” ujar Budi, Selasa malam.

Menurutnya, penghitungan tersebut melengkapi keterangan yang sebelumnya sudah dikumpulkan penyidik. Bahkan, temuan di Arab Saudi ikut menjadi bahan pengayaan agar konstruksi perkara berdiri utuh.

Tim auditor BPK, kata Budi, masih bekerja hingga malam hari. Artinya, angka kerugian negara belum final dan penyidikan masih terus bergerak.

Kuota Haji Tambahan dan Dugaan Pelanggaran Aturan

Kasus ini berakar pada penentuan kuota haji tahun 2023-2024 di Kementerian Agama. KPK menduga terjadi penyelewengan dalam pembagian 20.000 kuota tambahan yang diberikan pemerintah Arab Saudi.

Pelaksana Tugas Deputi Penindakan dan Eksekusi KPK Asep Guntur Rahayu menjelaskan, undang-undang telah mengatur pembagian kuota secara tegas: 92 persen untuk haji reguler dan 8 persen untuk haji khusus.

Dengan skema itu, seharusnya kuota tambahan dibagi menjadi 18.400 untuk reguler dan 1.600 untuk khusus. Namun fakta di lapangan berkata lain.

“Yang terjadi justru dibagi rata, 10.000 reguler dan 10.000 kuota khusus. Itu menyalahi aturan,” ujar Asep.

Diam, Angka, dan Kepercayaan Publik

Kasus kuota haji bukan sekadar soal angka dan persentase. Di baliknya, ada jutaan calon jemaah yang menunggu giliran bertahun-tahun, berharap sistem berjalan adil dan transparan.

Diamnya seorang mantan menteri mungkin sah secara hukum. Namun di hadapan publik, keheningan justru sering terdengar paling nyaring. Dan ketika ibadah bertemu birokrasi, satu hal menjadi taruhannya kepercayaan. @dimas

Tags: Kementerian AgamaKPKKuota HajiPenegakan Hukum

Kamu Melewatkan Ini

Fatwa Haram Vape di Depan Mata, Terus Nasib UMKM yang Tak Terlibat Narkotika?

Fatwa Haram Vape di Depan Mata, Terus Nasib UMKM yang Tak Terlibat Narkotika?

by teguh
Oktober 18, 2026

Aroma buah tidak menjamin cairan vape aman. Di balik kemasan yang tampak biasa, aparat menghadapi tantangan untuk membedakan produk legal...

Karhutla Padam, Sawit Tumbuh di Kawasan Hutan Dharmasraya

Karhutla Padam, Sawit Tumbuh di Kawasan Hutan Dharmasraya

by dimas
Oktober 18, 2026

Karhutla di Dharmasraya padam, tetapi tanaman sawit tumbuh di kawasan hutan seluas 5,9 hektare. Polisi menelusuri dugaan pelanggaran dan pihak...

Dana Karhutla Ikut Dikorupsi, KPK Telusuri Pengadaan HT BNPB

Dana Karhutla Ikut Dikorupsi, KPK Telusuri Pengadaan HT BNPB

by dimas
Oktober 16, 2026

Dana karhutla diduga ikut dikorupsi dalam perkara Dana Siap Pakai BNPB. KPK menelusuri pengadaan alat komunikasi HT untuk penanganan kebakaran...

Next Post
Prabowo Ubah Rumus UMP, Buruh Dapat Harapan, Pengusaha Dapat PR Baru

Prabowo Ubah Rumus UMP, Buruh Dapat Harapan, Pengusaha Dapat PR Baru

Madilog Series

Logika vs Emosi: Siapa yang Sebenarnya Mengendalikan Kamu? – Madilog Series #3.5

Logika vs Emosi: Siapa yang Sebenarnya Mengendalikan Kamu? – Madilog Series #3.5

Agustus 24, 2026
Logika: Senjata Sederhana Agar Tidak Mudah Ditipu – Madilog Series #3.4

Logika: Senjata Sederhana Agar Tidak Mudah Ditipu – Madilog Series #3.4

Juli 7, 2026
Logika: Hoaks, Algoritma, dan Ilusi Kebenaran – Madilog Series #3.3

Logika: Hoaks, Algoritma, dan Ilusi Kebenaran – Madilog Series #3.3

Juni 18, 2026

Marx Series

Mesin dan Industri Modern: Teknologi Membebaskan atau Membuat Pekerja Makin Mudah Diganti?

Mesin dan Industri Modern: Teknologi Membebaskan atau Membuat Pekerja Makin Mudah Diganti?

Agustus 25, 2026

Working-Day: Kenapa Jam Kerja Selalu Jadi Medan Perang?

Juli 16, 2026

Ketika Marx Membongkar Rahasia Profit – Marx Series #1.5

Juni 20, 2026

Labour Power: Cara Kapital Membeli Waktu dan Tenagamu – Marx Series #1.4

Juni 2, 2026
Bicara Tabu, Itu Tabooo!

© 2026 Tabooo.id

Explore Tabooo

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy

Stay in the Loop

No Result
View All Result
  • Tabooo.id
  • Reality
  • Taboooverse
    • Deep
    • Edge
    • Check
    • Talk
    • Life
    • Vibes
    • Culture
  • Pattern
  • Figures

© 2026 Tabooo.id